CLOCK


Mutiara Harian

Showing posts with label Informasi Bayi. Show all posts
Showing posts with label Informasi Bayi. Show all posts

Friday, May 27, 2016

Cara cek nomor Three (3), Indosat, Telkomsel, Axis dan XL anda sendiri

Cek nomor hp sendiri – Nomer telepon memang merupakan informasi yang penting bagi kita. Banyak sekali yang menanyakan nomor telpon untuk sekedar menambahkan teman ataupun untuk keperluan tertentu. Terkadang kita sering lupa nomor kita sendiri sewaktu kita membutuhkan apalagi jika kita sering gonta ganti nomor telpon.

Cara mengetahui nomor hape sendiri

Untuk menanganinya ternyata ada fitur dari masing masing operator yang dapat anda manfaatkan yaitu mengetahui nomor sendiri dari nomor kita. Caranya sebagai berikut

Cara mengetahui nomor Three (3) anda sendiri

Untuk pelanggan Three dapat menggunakan nomor sebagai berikut
  • Tekan *998# kemudian panggil dengarkan
  • Tekan *123*1*1# cara ini juga menampilkan sisa pulsa kartu Three anda
  • Tekan *111*1# cara ini sama seperti nomor 2 menampilkan nomor anda dan sisa pulsa anda

Cara mengetahui nomor Indosat anda sendiri

Untuk mengetahui nomor Indosat anda dapat mengakses melalui nomor berikut
*123*30# kemudian tekan panggil

Cara mengetahui nomor Telkomsel anda sendiri

Untuk yang ini pengguna telkomsel dapat mengaksesnya di nomor ini
*808# kemudian tekan panggil

Cara mengetahui nomor XL anda sendiri

Untuk XL dapat mengakssesnya di nomor ini
*123*7*3*1*1 kemudian tekan panggil

Cara mengetahui nomor Axis anda sendiri

Untuk Axis dapat mengaksesnya dinomor
*#2#

Thursday, July 10, 2014

Checklist Barang Baby

Sumber : http://siraplimau.com/checklist-barang-newborn-baby-bayi-keperluan-ibu-hospital-bersalin/
Untuk memudahkan semua bakal ibu, pihak SirapLimau.com mengambil inisiatif untuk membuat checklist barang baby ke hospital. Ini kerana selalu orang bertanya tentang senarai barang keperluan ibu dan bayi. Sebagai satu projek komuniti, daripada senarai ini, kami akan sediakan fail dalam bentuk PDF yang boleh di muat turun. Maaf, kami tiada fail berbentuk Microsoft Word atau Excel.
Jika anda ada senarai yang dibuat sendiri, kongsikan dengan kami.
Tidak kira untuk anak baru lahir, anak pertama atau yang kedua, sesiapa sahaja boleh berkongsi informasi ini
Sebelum itu, mohon para ibu sekelian memberikan sedikit pendapat berkenaan senarai atau ‘checklist’ ini. Sila beritahu di ruangan komen jika ada yang tertinggal.
A) Keperluan di Hospital
IBU
1. Kad Rawatan Bulanan
2. Pakaian Di hospital
3. Nursing Bra
4. Nursing Pad
5. Maternity Panty
6. Sanitary Pad
7. Baju Panas
8. Stokin
9. Kain Batik
10. Sabun
11. Berus Gigi
12. Tuala Mandi
13. Sikat
14. Selipar
15. Peralatan Makan Minum
16. Pakaian Pulang
BAYI
1. Diapers
2. Tuala (Receiving Towel)
3. Tuala Mandi
4. Wet Tissue
5. Tisu
6. Baju Bayi
7. Selimut
8. Sarung Tangan
9. Stokin

B) Keperluan di Rumah
MANDIAN
1. Tuala
2. Sabun Bayi
3. Syampu
4. Bedak
5. Lotion Bayi
6. Besen Mandi
7. Minyak Rambut
8. Krim Bayi (Nappy Rash)
TIDUR
1. Bantal Bayi
2. Kelambu
3. Tilam Bayi
4. Katil Bayi
5. Buaian
6. Selimut
PAKAIAN
1. Baju Lengan Panjang
2. Lampin/Diapers
3. Baju Lengan Pendek
4. Seluar Panjang
5. Seluar Pendek
6. Stokin Tangan
7. Stokin Kaki
LAIN-LAIN
1. Pin Keselamatan
2. Baby Wipes
3. Cotton Bud
4. Bakul Baju
5. Bakul Baju Kotor
6. Baby Detergent
7. Bakul Sampah

Thursday, January 09, 2014

Kiat Agar Bayi Tetap Nyaman di Dalam Pesawat

Berlibur adalah salah satu aktivitas yang jadi favorit hampir semua orang. Namun, bagaimana jika Anda baru saja melahirkan dan si kecil tidak mungkin ditinggal. Bagaimana cara aman membawa bayi bepergian dengan pesawat?

Sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat bersama si kecil ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Pertama, si kecil harus dalam keadaan sehat saat melakukan perjalanan udara. Bagaimana pun, hal ini merupakan sesuatu yang baru bagi si kecil dan ia harus beradaptasi terlebih dahulu. Hal lain yang harus Anda perhatikan adalah:

Usia
Beberapa ahli mengatakan, bayi baru diperbolehkan melakukan perjalanan jauh setelah usianya enam minggu, karena sebelum enam minggu biasanya bayi masih rentan terhadap kuman. Bayi bisa melakukan perjalanan dengan menggunakan jalur darat, laut atau udara. Namun, ada baiknya perjalanan yang ditempuh tidak terlalu lama yang membuat bayi merasa lelah dan bisa menyebabkan rewel.

Telinga
Perubahan tekanan dalam kabin pesawat selama penerbangan dapat membuat telinga bayi menjadi sakit. Untuk mengatasinya, berikan ASI (menyusui langsung atau menggunakan dot) pada saat akan lepas landas atau mendarat. Tunda penerbangan jika bayi sedang mengalami infeksi telinga, karena akan membuat infeksi semakin parah. 

Pernafasan
Kemungkinan bayi akan sulit bernafas dengan udara yang terbatas seperti di dalam pesawat, terlebih lagi jika bayi sedang pilek. Pastikan bayi dalam keadaan yang sehat dan pada posisi yang nyaman dan leluasa untuk bernafas. 

Popok, makanan dan mainan
Siapkan semua kebutuhan bayi dan jangan sampai ada yang tertinggal, seperti popok, makanan, dan mainan bayi. Beberapa kebutuhan bayi tersebut sangat berguna untuk membuat bayi lebih nyaman apabila popoknya basah, merasa lapar atau bosan.

Bepergian dengan menggunakan pesawat dengan si kecil adalah hal yang menyenangkan. Buatlah si kecil tetap senyaman mungkin selama dalam pesawat. Pastikan juga Anda tidak kekurangan cairan saat penerbangan karena terlalu sibuk dengan si kecil. Jangan lupa tidur jika bayi juga sudah tidur, supaya Anda bisa beristirahat sebelum si kecil bangun. 

dr. Adhiatma Gunawan
www.MeetDoctor.com
Penulis: Devi Suzanty

Sumber : http://id.she.yahoo.com/kiat-agar-bayi-tetap-nyaman-di-dalam-pesawat-113449298.html

Wednesday, September 05, 2012

Menghindari Kesalahan Merawat Bayi


Ghiboo.com - Tahun pertama kehidupan bayi Anda, bisa menjadi satu hal yang menarik dan luar biasa. Jangan berharap untuk menjadi orang tua yang sempurna dan benar dalam melakukan segala hal. Pasti Anda pernah melakukan satu dua hal kesalahan.
Berikut beberapa kesalahan paling umum yang dilakukan orang tua pada tahun pertama bayi mereka yang bisa Anda hindari, seperti dikutip dari Timesofindia, Selasa (4/9).
Mencemaskan sesuatu
Tidak masalah jika bayi Anda muntah atau menangis, jangan terlalu mencemaskan hal itu. Namun jika hal itu Anda lihat berlangsung terlalu lama, Anda bisa segera ke dokter menghilangkan rasa khawatir Anda.
Khawatir dengan tangisan
Ketika bayi Anda menangis, tidak berarti Anda melakukan kesalahan. Bayi memang dirancang untuk menangis. Anda tinggal mengganti popok, menyelimutinya atau memberinya makan. Namun, jika bayi Anda sulit ditenangkan lebih dari satu jam, hubungi dokter Anda.
Bangunkan bayi untuk menyusu
Bayi Anda akan menangis ketika dia lapar, haus dan sebagainya. Usahakan tidak membangunkan bayi Anda di tengan malam karena Anda pikir dia lapar. Menyusui bayi bisa sepanjang malam. Jika mereka butuh susu, mereka akan bangun sendiri.
Bingung dengan mutah dan gumoh
Semua bayi gumoh. Jangan berpikir mereka muntah karena makanan. Jika bayi muntah secara berkala (sekitar 25-30 menit), bisa saja ada yang salah.
Memperbaiki kursi mobil
Setelah usia bayi Anda tiga bulan, dan membawa bayi Anda keluar dengan mobil rasanya menyenangkan, tapi pastikan kursi mobil Anda telah diatur dengan baik. Minta bantuan seseorang jika Anda belum, yakin, lebih baik pastikan semua aman daripada nanti Anda menyesal.
Melupakan perawatan mulut
Hanya karena bayi Anda tidak memiliki gigi, bukan berarti mereka tidak perlu perawatan mulut. Ambillah kain lembut dan oleskan ke gusi bayi Anda. Setelah giginya tumbuh, jangan biarkan bayi Anda minum susu sambil tiduran. Ini upaya untuk menghindari gigi berlubang dan membusuk.
Berdebat dengan pasangan Anda
Ingat, orang tua adalah mitra. Karena itu jangan berdebat panjang untuk hal-hal yang bisa diambil solusinya, terutama di depan bayi Anda. Ingat, bayi usia empat bulan saja dapat merasakan adanya perdebatan antara orangtuanya.
Mendengarkan nasihat orang tua
Berapa banyak yang menyarankan Anda tentang cara menggendong bayi, memberi makan dan bersendawa bayi. Mengapa bayi menangis, mandi. Saran selalu Anda terima, tapi tidak dilakukan dengan semestinya. Sebaiknya, apa yang dinasihatkan orang tua Anda lakukan, karena semua untuk kebaikan bayi Anda.

Wednesday, January 05, 2011

5 Masalah Umum Dialami Bayi Baru Lahir

VIVAnews - Banyak hal yang bisa dialami bayi baru lahir. Tak mengherankan jika sebagian hal dialami bayi membuat panik orangtua. Masalahnya, mulai dari bayi kuning, bayi menangis terus menerus dan infeksi tali pusat.

Namun sebenarnya, masalah-masalah tersebut wajar dialami bayi baru lahir, dan bisa hilang dengan sendirinya. Agar tidak langsung panik, Anda perlu tahu cara tepat menangani masalah-masalah yang umum terjadi pada bayi baru lahir.

Berikut tipsnya, seperti dikutip dari laman Methodsofhealing.com:

1. Kulit Bayi Kuning

Biasanya, bayi baru lahir menderita penyakit kuning, karena mereka memiliki terlalu banyak bilirubin dalam darah. Bilirubin adalah pigmen kuning yang dihasilkan oleh pemecahan hemoglobin (Hb) di dalam hati (liver). Masalah ini menyebabkan bayi menguning di bagian mata dan kulit.

Kondisi ini termasuk masalah umum, yang mempengaruhi hampir 80 persen bayi baru lahir, selama minggu pertama hidup mereka. Masalah ini menyebabkan menguning di bagian mata dan kulit. Biasanya hari ketiga atau keempat kuning pada bayi masih tampak jelas terlihat dan reda hari ketujuh atau kesepuluh.

Penyakit ini tidak berbahaya. Untuk menanganinya, bayi hanya perlu dijemur di bawah terik matahari pagi secara rutin. Paparan sinar dan memberikan ASI terus menerus juga menjadi pengobatan sederhana, yang bisa membantu ekskresi bilirubin melalui urin. Namun jika bilirubin tinggi, bayi mungkin perlu pengobatan khusus seperti fototerapi.

2. Infeksi tali pusat

Saat masih di dalam rahim ibu, tali pusat bermanfaat menyediakan makanan bayi dan oksigen selama di dalam rahim. Setelah lahir, bayi tidak tergantung pada tali pusat sebagai penyalur makanannya. Saat lahir, tali ini akan dipotong.

Namun, perawatan tali pusat setelah dipotong harus dilakukan dengan hati-hati, karena area ini harus selalu bersih dan kering agar tidak terjadi infeksi. Jangan tutupi dengan kain, popok atau bahkan mengaplikasikan bedak untuk mengeringkannya. Potongan tali pusat akan mengerut, kering dan rontok dalam waktu kurang dari sebulan.

3. Bayi menangis terus menerus

Kolik atau bayi menangis selama berjam-jam hal yang wajar bagi bayi baru lahir. Hal ini terjadi karena bayi menelan udara saat mengambil napas. Udara ini lolos dari perut ke usus menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Kondisi ini hanya sementara. Jangan memberikan obat apapun, hingga bayi bersendawa.

Bersendawa akan membawa udara yang tertelan dan memberikan rasa lega pada bayi. Dan jangan panik jika bayi sering bersendawa atau cegukan setelah mengonsumsi ASI. Kondisi ini akan normal setelah bayi berusia tiga bulan.

4. Mata sulit dibuka

Kebanyakan bayi akan sulit membuka mata setelah lahir. Bahkan sering terlihat kotoran kental kekuningan dari mata. Hal ini terutama disebabkan oleh penyumbatan saluran air mata. Membersihkannya dengan hati-hati bisa membantunya membuka mata lebar.

Tapi gunakan kapas steril yang sudah direndam air mendidih dan dihangatkan untuk menghindari infeksi. Perlu diingat, jangan pernah mencampur kapas mata dengan kapas pembersih kotoran bayi.

5. Muntah

Muntah atau gumoh untuk sebutan pada bayi baru lahir lumrah terjadi ketika bayi mengalami kelebihan lendir di perut. Jika si kecil sering mengalami hal ini, cobalah memberinya makan dalam porsi kecil, namun sering, dan membiarkan bayi bersendawa setelah minum ASI. Cara ini bisa membantunya lebih lega.

Jika bayi mengalami demam dan muntah berulang kali, segera membawanya ke dokter. Anda juga harus memperhatikan, jangan sampai bayi mengalami dehidrasi. Berikan asupan cairan yang cukup.

Selain muntah atau gumoh, bayi juga kerap berketombe. Ketombe pada bayi biasa dikenal dengan sebutan 'cap cradle'. Biasanya berupa serpih kekuningan atau putih dan berkerak pada kulit kepala yang sulit untuk dihilangkan. Anda tidak perlu khawatir, karena kondisi ini tidak berbahaya. Jangan membatasi penggunaan minyak dan mencuci rambut bayi. Kondisi 'cradle cap' akan mereda dengan sendirinya seiring pertumbuhan bayi.


Sumber : http://id.news.yahoo.com/viva/20110103/tls-5-masalah-umum-dialami-bayi-baru-lah-34dae5e.html