Suatu hari pada saat sebuah lubang kecil timbul disuatu kepompong seorang pria duduk dan memperhatikan bagaimana seekor bayi kupu-kupu selama berjam-jam berjuang untuk memaksa mengeluarkan badannya melalui lubang tersebut.
Akan tetapi kemudian proses tersebut berhenti tanpa ada kemajuan lebih lanjut. Tampaknya sudah sekuat tenaga dan bayi kupu-kupu tidak bisa bergerak lebih jauh lagi.
Sehingga akhirnya sang lelaki tersebut memutuskan untuk menolong kupu-kupu itu. Diambilnya sebuah gunting untuk membuka kepompong tersebut. Dan kupu-kupu tersebut akhirnya keluar dengan mudah. Walau dengan tubuh yang lemah, kecil dan sayap yang mengkerut.
Sang lelaki terus mengamatinya dengan berharap bahwa, suatu saat sayapnya akan terbuka, membesar dan berkembang agar bisa menyangga tubuhnya dan menjadi kuat.
Ternyata tidak terjadi apa-apa
Dan kupu-kupu tersebut menghabiskan sisa waktu hidupnya dengan merangkak beserta tubuhnya yang lemah dan sayap yang mengkerut tidak pernah bisa terbang.
Lelaki baik dan penolong ini tidak mengerti bahwa kepompong yang menjerat maupun perjuangan yang dibutuhkan oleh kupu-kupu untuk dapat lolos melewati lubang kcil adalah cara Allah untuk mendorong cairan tubuh kupu-kupu kesayapnya, agar kuat dan siap untuk terbang sewaktu-waktu setelah bebas dari kepompongnya nanti.
Perjuangan mutlak dibutuhkan dalam menjalani hidup kita ini
Apabila Allah membolehkan kita hidup tanpa hambatan, itu hanya akan membuat kita lemah, kita tidak akan sekuat ini, tidak pernah bisasesukses ini.
Saya memohon diberi kekuatan dan Allah memberikan kesulitan agar membuat saya kuat
Saya memohon agar menjadi bijaksana dan Allah memberi saya masalah untuk diselesaikan
Saya memohon kekayaan dan Allah memberi saya bakat, waktu, kesehatan dan peluang
Saya memohon keberanian dan Allah memberikan hambatan untuk dilewati
Saya memohon rasa cinta dan Allah memberikan orang-orang bermasalah untuk dibantu.
Saya memohon kelebihan dan Allah memberi saya jalan untuk menemukannya
Saya tidak menerima apapun yang saya minta, akan tetapi saya menerima semua yang saya butuhkan
Hiduplah dengan keberaniaan, hadapi semua hgambatan dan tunjukan bahwa kau mampu mengatasinya. Usahakanlah sekuat tenaga untuk menemukan bakatmu. Luangkan waktu belajar untuk menambah pengetahuan dan keterampilanmu. Jaga kesehatanmu, gunakan waktumu hanya untuk kegiatan yang berkaitan dengan misimu. Banyak-banyaklah berdoa agar ditunjukkan jalan yang benar dalam menemukan peluang. Perluas jaringanmu dan jangan bosan-bosannya berusaha.
Orang Bilang
Hidup Dimulai Hari Ini
Waktu Kita Bangun Tadi Pagi
Bukan Hari Kemarin
Bukan Juga Besok
Tapi Kita Harus Percaya
Hari Ini Dimulai Hanya Dari Kita
Membuka mata Tadi Pagi
Hari Ini Jauh Sebelum Itu
(Mengejar Matahari)
Laa Ilaaha Illallah
(لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ)
Artinya : tiada Tuhan selain Allah
Allah Tidak Membebani Seseorang Melainkan Sesuai Dengan Kesanggupannya.... (Al-Baqarah : 286)
Monday, December 21, 2009
Kumpulan Cerita Tentang Ibu
1. CERITA KE-1
Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu .... sebagai balasannya .... kau menangis sepanjang malam
Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan, sebagai balasannya .... kamu kabur waktu dia memanggilmu
Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .... sebagai balasannya .... kamu buang piring berisi makananmu ke lantai
Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna .... sebagai balasannya .... kamu corat coret tembok rumah dan meja makan
Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah .... sebagai balasannya .... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur
Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah .... sebagai balasannya .... kamu berteriak "NGGAK MAU ....!"
Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola .... sebagai balasannya kamu melemparkan bola ke jendela tetangga
Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim .... sebagai balasannya .... kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu
Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu, sebagai balasannya .... kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar
Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun .... sebagai balasannya .... kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam
Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop .... sebagai balasannya .... kamu minta dia duduk di barisan lain
Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa .... sebagai balasannya .... kamu tunggu sampai dia keluar rumah
Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya, sebagai balasannya .... kamu bilang dia tidak tahu mode
Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan .... sebagai balasannya .... kamu nggak pernah menelponnya
Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ....
sebagai balasannya .... kamu kunci pintu kamarmu
Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil .... sebagai balasannya .... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya
Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting .... sebagai balasannya .... kamu pakai telpon nonstop semalaman
waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA .... sebagai balasannya .... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi
Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu
ke kampus pada hari pertama .... sebagai balasannya .... kamu minta
diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen
Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian ini?".... sebagai balasannya .... kamu menjawab "Ah,
cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang"
Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu .... sebagai balasannya .... kamu bilang "Aku nggak mau seperti kamu"
Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus
perguruan tinggi .... sebagai balasanmu .... kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri
Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah
barumu .... sebagai balasannya .... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu
Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya
tentang rencana di masa depan .... sebagai balasannya .... kamu mengeluh
"Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu"
Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ....
sebagai balasannya .... kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km
Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat
bayimu .... sebagai balasannya .... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda"
Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah
satu saudara dekatmu .... sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali,
nggak ada waktu"
Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu .... sebagai balasannya .... kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya
dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang .... dan tiba-tiba kamu
teringat semua yang belum pernah kamu lakukan .... dan itu menghantam
HATIMU bagaikan pukulan godam
SEKARANG... saat ibu kita masih hidup..
sekarang saat ibu kita masih bias menemani kita.. tidakkah terbesit keinginan untuk membuatnya bahagia..
ada banyak cara untuk membuatnya bahagia, kita tidak perlu memikirkan yg jauh2, seperti menyuapinya makan atau yg lainnya..
dgn memakai polo ini di hari ibu nanti, saya rasa itu sudah bisa membuatnya bahagia
2. Cerita Ke-2
Pada suatu malam, saat aku masih berusia 12 tahun menghampiri ibu yang berada di dapur, ia sedang menyiapkan makan malam. Kemudian aku menyerahkan secarik kertas yang baru saja selesai aku tulis. Setelah ibu mengeringkan tangannya,ia membaca tulisanku,yaitu:
- Untuk Memotong rumput minggu Ini Rp 7500
- Untuk Membersihkan kamar minggu ini Rp 5000
- Untuk Pergi ke warung kalau disuruh ibu Rp 10000
- Untuk Menjaga rumah ketika ibu pergi Rp 5000
- Untuk Membuang sampah setiap harinya Rp 15000
- Untuk Nilai yang bagus di sekolah Rp 25000
- Untuk Menyapu dan mengepel rumah Rp 12500
- Untuk Menggantikan ibu mengerjakan pekerjaan rumah ketika ibu sakit Rp 10000
Jumlah Utang Ibu Rp 90000
Kemudian Ibu memandangku anaknya yang berdiri dengan penuh harap, dan berbagai kenangan terlintas dalam pikirannya. Kemudian Ibu mengambil balpoint, membalik kertasnya lalu menuliskan:
- Untuk 9 bulan ketika Ibu mengandung kamu selama kamu tumbuh dalam perut Ibu, GRATIS
- Untuk Semua malam ketika Ibu menemani kamu, mengobati kamu, dan mendoakan kamu, GRATIS
- Untuk Semua saat susah, dan semua air mata yang kamu sebabkan selama ini, GRATIS
- Untuk Semua malam yang dipenuhi rasa takut dan rasa cemas di waktu yang akan datang, GRATIS
- Untuk mainan, makanan, baju dan untuk menyeka hidungmu serta memandikanmu sewaktu masih kecil, GRATIS
- Anakku dan kalau kamu menjumlahkan semuanya karya cinta sejati Ibu adalah GRATIS
Setelah selesai membaca apa yang ditulis oleh Ibu, aku menatap wajah ibu dan berkata,
“IBU AKU SAYANG SEKALI PADA IBU”
Dan kemudian aku ambil balpoint dan menulis dengan huruf besar-besar “LUNAS”
Spoiler for lanjutan lagi:
3. Cerita ke-3
gw nyesel banget gak serius jalanin kuliah jadinya gw blum lulus nih pdhl udah masuk tingkat 5. gw gak enak ama ibu gw, tiap minta gw minta duit buat kuliah, darimanapun pasti deh ibu gw nyari tuh duit, walau harus ngutang atau minjem, tapi gw menyia-nyiakan dengan segala kegiatan kemahasiswaan bullshit yg bikin gw telat lulus, egois banget yah gw, sekarang gw musti lulus kuliah!!! jadi inget lagu di bawah ini...
IBU
iwan fals
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah
Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas...ibu...ibu....
Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu
4. CERITA KE-4
gw jd terharu baca postingan dr bro Young Rebellion... mslhnya gw juga kadang gtu... gw gak mikir... klo ternyata gw perhitungan bgt... pdhl klo dipikir semua yg nyokap punya dh d kasih ke qta... smpe2 kadang bwt dirinya sendiri d kebelakangin dlu... demi qta... apapun yg qta minta pasti d usahain ma nyokap... biar qta lbh semangat dlm study... eh malahan gw males2an gni... wew... jgn sampe lah penyesalan dtg d kemudian hari... o iya... nih gw sumbang lirik lagu yg bertema kan ibu yg plg gw suka...
BUNDA - MELLY GOESLAW
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku…
reff:
Kata mereka diriku
S’lalu dimanja
Kata mereka diriku
S’lalu ditimang
Nada-nada yang indah
S’lalu terurai darimu
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi derita-mu
Tangan halus dan suci
T’lah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Telah dia berikan
Oh… bunda ada dan tiada
Dirimu-kan selalu ada di dalam hatiku
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku…
Kata mereka diriku
S’lalu dimanja
Kata mereka diriku
S’lalu ditimang
Nada-nada yang indah
S’lalu terurai darimu
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi derita-mu
Tangan halus dan suci
T’lah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Telah dia berikan
Oh… bunda ada dan tiada
Dirimu-kan selalu ada di dalam hatiku
5. CERITA KE-5
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata: "Makanlah nak, aku tidak lapar" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sendokku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA
Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA
Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :"Minumlah nak, aku tidak haus!" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT
Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA
Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM
Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak terbiasa" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH
Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.
Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu !"
Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah.
Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita.
Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi..
Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari.
6. CERITA KE-6
" Nak, bangun... udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibu siapin di
meja... "
Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bisa
mengingat.
Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang karyawan disebuah
Perusahaan Tambang, tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.
" Ibu sayang... ga usah repot-repot Bu, aku dan adik-adikku udah
dewasa " pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah.
Pun ketika Ibu mengajakku makan siang di sebuah restoran.
Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa
Ibu selama ini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.
Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin
sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari sebuah artikel yang
kubaca...
orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung untuk bersikap
kanak-kanak .....
tapi entahlah.... Niatku ingin membahagiakan malah membuat Ibu
sedih.
Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa
Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya,
" Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin
Ibu sedih ? "
Kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata di sana .
Terbata-bata Ibu berkata,
" Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu.
Kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri.
Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian, Ibu tidak bisa
lagi jajanin kalian.
Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri "
Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu .. bersusah payah melayani
putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan.
Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya. Niat membahagiakan
bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk
saling membuka diri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.
Diam-diam aku bermuhasabah. .. Apa yang telah kupersembahkan untuk
Ibu dalam usiaku sekarang ? Adakah Ibu bahagia dan bangga pada putera
putrinya ?
Ketika itu kutanya pada Ibu, Ibu menjawab,
" Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada Ibu.
Kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan .
Kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu.
Kalian berprestasi di pekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu .
Setelah dewasa, kalian berprilaku sebagaimana seharusnya seorang
hamba,
itu kebahagiaan buat Ibu. Setiap kali binar mata kalian
mengisyaratkan kebahagiaan
di situlah kebahagiaan orang tua."
Lagi-lagi aku hanya bisa berucap,
" Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan
yang kuberikan kepada Ibu. Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan
sesuatu. "
Betapa sabarnya Ibuku melalui liku-liku kehidupan. Sebagai seorang
wanita karier seharusnya banyak alasan yang bisa dilontarkan Ibuku untuk "cuti"
dari pekerjaan rumah atau menyerahkan tugas itu kepada pembantu.
Tapi tidak!
Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga, merawat dan mendidik
anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada
siapapun.
Pukul 3 dinihari Ibu bangun dan membangunkan kami untuk tahajud.
Menunggu subuh Ibu ke dapur menyiapkan sarapan sementara aku dan
adik-adik sering tertidur lagi...
Ah, maafin kami Ibu ... 18 jam sehari sebagai "pekerja" seakan tak
pernah membuat Ibu lelah..
Sanggupkah aku ya Allah ?
" Nak... bangun nak, udah azan subuh .. sarapannya udah Ibu siapin
dimeja..
" Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul Ibu
sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan
kuucapkan,
" Terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memiliki Ibu yang baik hati,
ijinkan aku membahagiakan Ibu...".
Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. .. Cintaku ini milikmu,
Ibu...
Aku masih sangat membutuhkanmu. .. Maafkan aku yang belum bisa
menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..
Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan
kalimat "aku sayang padamu... ", namun begitu, Rasulullah menyuruh kita untuk menyampaikan rasa cinta
yang kita punya kepada orang yang kita cintai karena Allah.
Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita ...
Ibu dan ayah walau mereka tak pernah meminta dan mungkin telah tiada.
Percayalah.. . kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti dan
bahagia.
Wallaahua'lam
"Ya Allah, cintai Ibu dan ayahku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan
mereka..., dan jika saatnya nanti mereka Kau panggil, panggillah dalam keadaan
khusnul khatimah.
Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi aku selagi aku kecil "
"Titip Ibu dan ayahku ya Allah"
7. Cerita Ke-7
Mama..
Betapa susah payah engkau melahirkanku
Betapa sengsara engkau membesarkanku
Betapa repotnya engkau mendidikku
Begitu besar kasih sayangmu
Mama..
Engkau selalu peduli diwaktuku sakit
Engkau selalu hadir diwaktuku susah
Engkau selalu menghibur diwaktuku sedih
Engkau selalu menopang diwaktu aku membutuhkan
Engkaulah segala-galanya bagiku
Mama..
Kumenyesal telah membuatmu sedih
Kumenyesal pernah tidak menurutimu
Kumenyesal pernah membentakmu
Betapa durhakanya diriku
Mama..
Hatiku terenyuh waktu kau berkata: "Terima kasih, Tuhan memberkatimu anakku" waktu kuberi uang jajan
Hatiku hancur waktu kau berkata: "Maaf telah merepotkan kalian" waktu aku merawatmu ketika kau sakit
Mama.. semuanya itu tiada artinya dibandingkan kasihmu padaku
Mama.. aku sangat menyayangimu dan sangat mencintaimu
Tuhan..
Satu pintaku padamu
Berilah kekuatan, kesehatan dan kebahagiaan yang berlimpah buat mamaku
Buatlah kasihku yang tak habisnya buat mamaku
Semoga aku dapat memberi kebahagian seumur hidupnya
Amin
I love U Mom, so much ! ^_^
8. Cerita ke-8
Alkisah di suatu desa ada seorang ibu yang sudah tua hidup berdua dengan anak lelaki satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Sang Ibu sering sekali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya. Adapun anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk, yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam, dan banyak kelakuan lainnya yang membuat si Ibu sering menangis meratapi nasibnya yang malang.
Meskipun hidup anaknya dipenuhi oleh kejahatan, ibu tua itu selalu berdoa kepada Tuhan, "Tuhan, tolong sadarkan anak yang kusayangi supaya ia tidak berbuat dosa lebih banyak lagi. Aku sudah tua dan aku ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati." Namun semakin lama kehidupan sang Anak semakin larut dalam perbuatan jahatnya. Sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang telah dilakukannya.
Suatu hari kembali ia mencuri di sebuah rumah penduduk desa. Namun perbuatannya dipergoki oleh warga dan iapun tertangkap. Kemudian ia dibawa ke hadapan Raja untuk diadili sesuai dengan kebiasaan di kerajaan tersebut. Setelah ditimbang berdasarkan seringnya kejahatan yang dilakukannya, maka tanpa ampun lagi si Anak dijatuhi hukuman pancung. Pengumuman hukuman tersebut disebarkan ke seluruh desa. Hukuman pancung akan dilakukan keesokan harinya di depan rakyat tepat pada saat lonceng gereja dibunyikan menandakan pukul enam pagi.
Berita itu sampai juga ke telinga sang Ibu. Dia menangis meratapi anak yang sangat dikasihinya. Sembari berlutut dia berdoa kepada Tuhan, "Tuhan, ampunilah anak hamba. Biarlah hamba-Mu yang sudah tua renta ini yang menanggung dosa dan kesalahannya." Dengan tertatih-tatih sang Ibu kemudian mendatangi Raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan. Tapi keputusan sang Raja sudah bulat, si Anak tetap harus menjalani hukumannya. Dengan hati yang hancur si Ibu kembali ke rumah. Tidak berhenti dia berdoa supaya anaknya diampuni. Karena kelelahan dia tertidur dan bermimpi bertemu dengan Tuhan.
Keesokan harinya di tempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong-bondong datang untuk menyaksikan hukuman pancung tersebut. Sang Algojo sudah siap dengan pancungnya, dan si Anak tadi sudah pasrah menantikan saat ajal menjemputnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua. Tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya.
Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan, lonceng gereja tidak juga terdengar berdentang. Suasana mulai berisik. Sudah lima menit terlewati dari batas waktu yang seharusnya. Akhirnya didatangilah petugas yang bertugas membunyikan lonceng gereja. Dia juga mengaku heran, karena sudah sedari tadi dia menarik lonceng tapi suara dentangnya tidak terdengar.
Ketika mereka sedang terheran-heran karena keanehan yang sedang terjadi, tiba-tiba dari tali yang dipegangnya mengalir darah. Darah tersebut datangnya dari atas, dari tempat di mana lonceng diikat. Seluruh rakyat pun mulai berkumpul menyaksikan keanehan tersebut dan orangpun diutus untuk naik ke atas dan menyelidiki sumber darah itu. Tahukah Anda apa yang mereka temukan? Ternyata di dalam lonceng besar itu ditemui tubuh sang ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk bandul di dalam lonceng yang mengakibatkan lonceng tidak berbunyi dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur ke dinding lonceng.
Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata. Sementara si anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan. Dia menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si Ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng tersebut serta memeluk besi di dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung yang akan dijalani anaknya.
Demikianlah, sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya betapapun jahatnya si anak. Marilah kita mengasihi orangtua kita masing-masing selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia. Sesuatu untuk dijadikan renungan bagi kita agar selalu mencintai sesuatu yang berharga dan tidak bisa dinilai dengan apapun.
9. CERITA KE-9
Alkisah, ada sepasang kekasih yang saling mencintai. Sang pria berasal dari keluarga kaya, dan merupakan orang yang terpandang di kota tersebut. Sedangkan sang wanita adalah seorang yatim piatu, hidup serba kekurangan, tetapi cantik, lemah lembut, dan baik hati. Kelebihan inilah yang membuat sang pria jatuh hati.
Sang wanita hamil di luar nikah. Sang pria lalu mengajaknya menikah, dengan membawa sang wanita ke rumahnya. Seperti yang sudah mereka duga, orang tua sang pria tidak menyukai wanita tsb. Sebagai orang yang terpandang di kota tsb, latar belakang wanita tsb akan merusak reputasi keluarga. Sebaliknya, mereka bahkan telah mencarikan jodoh yang sepadan untuk anaknya. Sang pria berusaha menyakinkan orang tuanya, bahwa ia sudah menetapkan keputusannya, apapun resikonya bagi dia.
Sang wanita merasa tak berdaya, tetapi sang pria menyakinkan wanita tsb bahwa tidak ada yang bisa memisahkan mereka. Sang pria terus berargumen dengan orang tuanya, bahkan membantah perkataan
orangtuanya, sesuatu yang belum pernah dilakukannya selama hidupnya (di zaman dulu, umumnya seorang anak sangat tunduk pada orang tuanya).
Sebulan telah berlalu, sang pria gagal untuk membujuk orang tuanya agar menerima calon istrinya. Sang orang tua juga stress karena gagal membujuk anak satu-satunya, agar berpisah dengan wanita tsb, yang menurut mereka akan sangat merugikan masa depannya.
Sang pria akhirnya menetapkan pilihan untuk kawin lari. Ia memutuskan untuk meninggalkan semuanya demi sang kekasih. Waktu keberangkatan pun ditetapkan, tetapi rupanya rencana ini diketahui oleh orang tua sang pria. Maka ketika saatnya tiba, sang ortu mengunci anaknya di dalam kamar dan dijaga ketat oleh para bawahan di rumahnya yang besar.
Sebagai gantinya, kedua orang tua datang ke tempat yang telah ditentukan sepasang kekasih tsb untuk melarikan diri. Sang wanita sangat terkejut dengan kedatangan ayah dan ibu sang pria. Mereka
kemudian memohon pengertian dari sang wanita, agar meninggalkan anak mereka satu-satunya.
Menurut mereka, dengan perbedaan status sosial yang sangat besar, perkawinan mereka hanya akan menjadi gunjingan seluruh penduduk kota, reputasi anaknya akan tercemar, orang2 tidak akan menghormatinya lagi. Akibatnya, bisnis yang akan diwariskan kepada anak mereka akan bangkrut secara perlahan2.
Mereka bahkan memberikan uang dalam jumlah banyak, dengan permohonan agar wanita tsb meninggalkan kota ini, tidak bertemu dengan anaknya lagi, dan menggugurkan kandungannya. Uang tsb dapat digunakan untuk membiayai hidupnya di tempat lain.
Sang wanita menangis tersedu-sedu. Dalam hati kecilnya, ia sadar bahwa perbedaan status sosial yang sangat jauh, akan menimbulkan banyak kesulitan bagi kekasihnya. Akhirnya, ia setuju untuk
meninggalkan kota ini, tetapi menolak untuk menerima uang tsb. Ia mencintai sang pria, bukan uangnya. Walaupun ia sepenuhnya sadar, jalan hidupnya ke depan akan sangat sulit?.
Ibu sang pria kembali memohon kepada wanita tsb untuk meninggalkan sepucuk surat kepada mereka, yang menyatakan bahwa ia memilih berpisah dengan sang pria. Ibu sang pria kuatir anaknya akan terus
mencari kekasihnya, dan tidak mau meneruskan usaha orang tuanya. “Walaupun ia kelak bukan suamimu, bukankah Anda ingin melihatnya sebagai seseorang yang berhasil? Ini adalah untuk kebaikan kalian berdua”, kata sang ibu.
Dengan berat hati, sang wanita menulis surat. Ia menjelaskan bahwa ia sudah memutuskan untuk pergi meninggalkan sang pria. Ia sadar bahwa keberadaannya hanya akan merugikan sang pria. Ia minta maaf
karena telah melanggar janji setia mereka berdua, bahwa mereka akan selalu bersama dalam menghadapi penolakan2 akibat perbedaan status sosial mereka. Ia tidak kuat lagi menahan penderitaan ini, dan memutuskan untuk berpisah. Tetesan air mata sang wanita tampak membasahi surat tersebut.
Sang wanita yang malang tsb tampak tidak punya pilihan lain. Ia terjebak antara moral dan cintanya. Sang wanita segera meninggalkan kota itu, sendirian. Ia menuju sebuah desa yang lebih terpencil.
Disana, ia bertekad untuk melahirkan dan membesarkan anaknya.
==========0000000000==============
Tiga tahun telah berlalu. Ternyata wanita tersebut telah menjadi seorang ibu. Anaknya seorang laki2. Sang ibu bekerja keras siang dan malam, untuk membiayai kehidupan mereka. Di pagi dan siang hari, ia bekerja di sebuah industri rumah tangga, malamnya, ia menyuci pakaian2 tetangga dan menyulam sesuai dengan pesanan pelanggan. Kebanyakan ia melakukan semua pekerjaan ini sambil menggendong anak di punggungnya. Walaupun ia cukup berpendidikan, ia menyadari bahwa pekerjaan lain tidak memungkinkan, karena ia harus berada di sisi anaknya setiap saat. Tetapi sang ibu tidak pernah
mengeluh dengan pekerjaannya?
Di usia tiga tahun, suatu saat, sang anak tiba2 sakit keras. Demamnya sangat tinggi. Ia segera dibawa ke rumah sakit setempat. Anak tsb harus menginap di rumah sakit selama beberapa hari. Biaya pengobatan telah menguras habis seluruh tabungan dari hasil kerja kerasnya selama ini, dan itupun belum cukup. Ibu tsb akhirnya juga meminjam ke sana-sini, kepada siapapun yang bermurah hati untuk memberikan pinjaman.
Saat diperbolehkan pulang, sang dokter menyarankan untuk membuat sup ramuan, untuk mempercepat kesembuhan putranya. Ramuan tsb terdiri dari obat2 herbal dan daging sapi untuk dikukus bersama. Tetapi sang ibu hanya mampu membeli obat2 herbal tsb, ia tidak punya uang sepeserpun lagi untuk
membeli daging. Untuk meminjam lagi, rasanya tak mungkin, karena ia telah berutang kepada semua orang yang ia kenal, dan belum terbayar.
Ketika di rumah, sang ibu menangis. Ia tidak tahu harus berbuat apa, untuk mendapatkan daging. Toko daging di desa tsb telah menolak permintaannya, untuk bayar di akhir bulan saat gajian.
Diantara tangisannya, ia tiba2 mendapatkan ide. Ia mencari alkohol yang ada di rumahnya, sebilah pisau dapur, dan sepotong kain. Setelah pisau dapur dibersihkan dengan alkohol, sang ibu nekad
mengambil sekerat daging dari pahanya. Agar tidak membangunkan anaknya yang sedang tidur, ia mengikat mulutnya dengan sepotong kain. Darah berhamburan. Sang ibu tengah berjuang mengambil dagingnya sendiri, sambil berusaha tidak mengeluarkan suara kesakitan yang teramat sangat?..
Hujan lebatpun turun. Lebatnya hujan menyebabkan rintihan kesakitan sang ibu tidak terdengar oleh para tetangga, terutama oleh anaknya sendiri. Tampaknya langit juga tersentuh dengan pengorbanan yang sedang dilakukan oleh sang ibu???.
==========0000000000==============
Enam tahun telah berlalu, anaknya tumbuh menjadi seorang anak yang tampan, cerdas, dan berbudi pekerti. Ia juga sangat sayang ibunya. Di hari minggu, mereka sering pergi ke taman di desa tersebut, bermain bersama, dan bersama2 menyanyikan lagu “Shi Sang Chi You Mama Hau” (terjemahannya “Di Dunia ini, hanya ibu seorang yang baik”).
Sang anak juga sudah sekolah. Sang ibu sekarang bekerja sebagai penjaga toko, karena ia sudah bisa meninggalkan anaknya di siang hari. Hari2 mereka lewatkan dengan kebersamaan, penuh kebahagiaan. Sang anak terkadang memaksa ibunya, agar ia bisa membantu ibunya menyuci di malam hari. Ia
tahu ibunya masih menyuci di malam hari, karena perlu tambahan biaya untuk sekolahnya. Ia memang seorang anak yang cerdas.
Ia juga tahu, bulan depan adalah hari ulang tahun ibunya. Ia berniat membelikan sebuah jam tangan, yang sangat didambakan ibunya selama ini. Ibunya pernah mencobanya di sebuah toko, tetapi segera menolak setelah pemilik toko menyebutkan harganya. Jam tangan itu sederhana, tidak terlalu
mewah, tetapi bagi mereka, itu terlalu mahal. Masih banyak keperluan lain yang perlu dibiayai.
Sang anak segera pergi ke toko tsb, yang tidak jauh dari rumahnya. Ia meminta kepada kakek pemilik toko agar menyimpan jam tangan tsb, karena ia akan membelinya bulan depan. “Apakah kamu punya uang?” tanya sang pemilik toko. “Tidak sekarang, nanti saya akan punya”, kata sang anak dengan serius.
Ternyata, bulan depan sang anak benar2 muncul untuk membeli jam tangan tsb. Sang kakek juga terkejut, kiranya sang anak hanya main2. Ketika menyerahkan uangnya, sang kakek bertanya “Dari mana kamu mendapatkan uang itu? Bukan mencuri kan?”. “Saya tidak mencuri, kakek. Hari ini adalah
hari ulang tahun ibuku. Saya biasanya naik becak pulang pergi ke sekolah. Selama sebulan ini, saya berjalan kaki saat pulang dari sekolah ke rumah, uang jajan dan uang becaknya saya simpan untuk beli jam ini. Kakiku sakit, tapi ini semua untuk ibuku. O ya, jangan beritahu ibuku tentang hal ini. Ia
akan marah” kata sang anak. Sang pemilik toko tampak kagum pada anak tsb.
Seperti biasanya, sang ibu pulang dari kerja di sore hari. Sang anak segera memberikan ucapan selamat pada ibu, dan menyerahkan jam tangan tsb. Sang ibu terkejut bercampur haru, ia bangga dengan anaknya. Jam tangan ini memang adalah impiannya. Tetapi sang ibu tiba2 tersadar, dari mana
uang untuk membeli jam tsb. Sang anak tutup mulut, tidak mau menjawab.
“Apakah kamu mencuri, Nak?” Sang anak diam seribu bahasa, ia tidak ingin ibu mengetahui bagaimana ia mengumpulkan uang tersebut.
Setelah ditanya berkali2 tanpa jawaban, sang ibu menyimpulkan bahwa anaknya telah mencuri. “Walaupun kita miskin, kita tidak boleh mencuri. Bukankah ibu sudah mengajari kamu tentang hal ini?” kata sang ibu.
Lalu ibu mengambil rotan dan mulai memukul anaknya. Biarpun ibu sayang pada anaknya, ia harus mendidik anaknya sejak kecil. Sang anak menangis, sedangkan air mata sang ibu mengalir keluar. Hatinya begitu perih, karena ia sedang memukul belahan hatinya. Tetapi ia harus melakukannya, demi kebaikan anaknya.
Suara tangisan sang anak terdengar keluar. Para tetangga menuju ke rumah tsb heran, dan kemudian prihatin setelah mengetahui kejadiannya.
“Ia sebenarnya anak yang baik”, kata salah satu tetangganya.
Kebetulan sekali, sang pemilik toko sedang berkunjung ke rumah salah satu tetangganya yang merupakan familinya.
Ketika ia keluar melihat ke rumah itu, ia segera mengenal anak itu. Ketika mengetahui persoalannya, ia segera menghampiri ibu itu untuk menjelaskan. Tetapi tiba2 sang anak berlari ke arah pemilik toko,
memohon agar jangan menceritakan yang sebenarnya pada ibunya.
“Nak, ketahuilah, anak yang baik tidak boleh berbohong, dan tidak boleh menyembunyikan sesuatu dari ibunya”. Sang anak mengikuti nasehat kakek itu. Maka kakek itu mulai menceritakan bagaimana sang
anak tiba2 muncul di tokonya sebulan yang lalu, memintanya untuk menyimpan jam tangan tsb, dan sebulan kemudian akan membelinya. Anak itu muncul siang tadi di tokonya, katanya hari ini adalah hari ulang tahun ibunya. Ia juga menceritakan bagaimana sang anak berjalan kaki dari sekolahnya pulang ke rumah dan tidak jajan di sekolah selama sebulan ini, untuk mengumpulkan uang membeli jam tangan kesukaan ibunya.
Tampak sang kakek meneteskan air mata saat selesai menjelaskan hal tsb, begitu pula dengan tetangganya. Sang ibu segera memeluk anak kesayangannya, keduanya menangis dengan tersedu-sedu?.”Maafkan saya, Nak.”
“Tidak Bu, saya yang bersalah”???..
===========000=================
Sementara itu, ternyata ayah dari sang anak sudah menikah, tetapi istrinya mandul. Mereka tidak punya anak. Sang ortu sangat sedih akan hal ini, karena tidak akan ada yang mewarisi usaha mereka
kelak.
Ketika sang ibu dan anaknya berjalan2 ke kota, dalam sebuah kesempatan, mereka bertemu dengan sang ayah dan istrinya. Sang ayah baru menyadari bahwa sebenarnya ia sudah punya anak dari darah
dagingnya sendiri. Ia mengajak mereka berkunjung ke rumahnya, bersedia menanggung semua biaya
hidup mereka, tetapi sang ibu menolak. Kami bisa hidup dengan baik tanpa bantuanmu.
Berita ini segera diketahui oleh orang tua sang pria. Mereka begitu ingin melihat cucunya, tetapi sang ibu tidak mau mengizinkan.
===========000==================
Di pertengahan tahun, penyakit sang anak kembali kambuh. Dokter mengatakan bahwa penyakit sang anak butuh operasi dan perawatan yang konsisten. Kalau kambuh lagi, akan membahayakan jiwanya.
Keuangan sang ibu sudah agak membaik, dibandingkan sebelumnya. Tetapi biaya medis tidaklah murah, ia tidak sanggup membiayainya.
Sang ibu kembali berpikir keras. Tetapi ia tidak menemukan solusi yang tepat. Satu2nya jalan keluar adalah menyerahkan anaknya kepada sang ayah, karena sang ayahlah yang mampu membiayai perawatannya.
Maka di hari Minggu ini, sang ibu kembali mengajak anaknya berkeliling kota, bermain2 di taman kesukaan mereka. Mereka gembira sekali, menyanyikan lagu “Shi Sang Chi You Mama Hau”, lagu kesayangan mereka. Untuk sejenak, sang ibu melupakan semua penderitaannya, ia hanyut dalam
kegembiraan bersama sang anak.
Sepulang ke rumah, ibu menjelaskan keadaannya pada sang anak. Sang anak menolak untuk tinggal bersama ayahnya, karena ia hanya ingin dengan ibu. “Tetapi ibu tidak mampu membiayai perawatan kamu, Nak” kata ibu.
“Tidak apa2 Bu, saya tidak perlu dirawat. Saya sudah sehat, bila bisa bersama2 dengan ibu. Bila sudah besar nanti, saya akan cari banyak uang untuk biaya perawatan saya dan untuk ibu. Nanti, ibu tidak
perlu bekerja lagi, Bu”, kata sang anak. Tetapi ibu memaksa akan berkunjung ke rumah sang ayah keesokan harinya. Penyakitnya memang bisa kambuh setiap saat.
Disana ia diperkenalkan dengan kakek dan neneknya. Keduanya sangat senang melihat anak imut tersebut. Ketika ibunya hendak pulang, sang anak meronta2 ingin ikut pulang dengan ibunya. Walaupun diberikan mainan kesukaan sang anak, yang tidak pernah ia peroleh saat bersama ibunya,
sang anak menolak. “Saya ingin Ibu, saya tidak mau mainan itu”, teriak sang anak dengan nada yang polos. Dengan hati sedih dan menangis, sang ibu berkata “Nak, kamu harus dengar nasehat ibu. Tinggallah di sini. Ayah, kakek dan nenek akan bermain bersamamu.” “Tidak, aku tidak mau mereka. Saya hanya mau ibu, saya sayang ibu, bukankah ibu juga sayang saya? Ibu sekarang tidak mau
saya lagi”, sang anak mulai menangis.
Bujukan demi bujukan ibunya untuk tinggal di rumah besar tsb tidak didengarkan anak kecil tsb. Sang anak menangis tersedu2 “Kalau ibu sayang padaku, bawalah saya pergi, Bu”. Sampai pada akhirnya, ibunya memaksa dengan mengatakan “Benar, ibu tidak sayang kamu lagi. Tinggallah disini”, ibunya segera lari keluar meninggalkan rumah tsb. Tampak anaknya meronta2 dengan ledakan tangis yang memilukan.
Di rumah, sang ibu kembali meratapi nasibnya. Tangisannya begitu menyayat hati, ia telah berpisah dengan anaknya. Ia tidak diperbolehkan menjenguk anaknya, tetapi mereka berjanji akan merawat
anaknya dengan baik.
Diantara isak tangisnya, ia tidak menemukan arti hidup ini lagi. Ia telah kehilangan satu2nya alasan untuk hidup, anaknya tercinta.
Kemudian ibu yang malang itu mengambil pisau dapur untuk memotong urat nadinya. Tetapi saat akan dilakukan, ia sadar bahwa anaknya mungkin tidak akan diperlakukan dengan baik. Tidak, ia harus hidup
untuk mengetahui bahwa anaknya diperlakukan dengan baik. Segera, niat bunuh diri itu dibatalkan, demi anaknya juga??..
============000=========
Setahun berlalu. Sang ibu telah pindah ke tempat lain, mendapatkan kerja yang lebih baik lagi. Sang anak telah sehat, walaupun tetap menjalani perawatan medis secara rutin setiap bulan.
Seperti biasa, sang anak ingat akan hari ulang tahun ibunya. Uang pun dapat ia peroleh dengan mudah, tanpa perlu bersusah payah mengumpulkannya. Maka, pada hari tsb, sepulang dari sekolah, ia
tidak pulang ke rumah, ia segera naik bus menuju ke desa tempat tinggal ibunya, yang memakan waktu beberapa jam. Sang anak telah mempersiapkan setangkai bunga, sepucuk surat yang menyatakan ia setiap hari merindukan ibu, sebuah kartu ucapan selamat ulang tahun, dan nilai ujian yang sangat bagus. Ia akan memberikan semuanya untuk ibu.
Sang anak berlari riang gembira melewati gang-gang kecil menuju rumahnya. Tetapi ketika sampai di rumah, ia mendapati rumah ini telah kosong. Tetangga mengatakan ibunya telah pindah, dan tidak ada
yang tahu kemana ibunya pergi. Sang anak tidak tahu harus berbuat apa, ia duduk di depan rumah tsb, menangis “Ibu benar2 tidak menginginkan saya lagi.”
Sementara itu, keluarga sang ayah begitu cemas, ketika sang anak sudah terlambat pulang ke rumah selama lebih dari 3 jam. Guru sekolah mengatakan semuanya sudah pulang. Semua tempat sudah dicari, tetapi tidak ada kabar. Mereka panik. Sang ayah menelpon ibunya, yang juga sangat terkejut.
Polisi pun dihubungi untuk melaporkan anak hilang.
Ketika sang ibu sedang berpikir keras, tiba2 ia teringat sesuatu. Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Ia terlalu sibuk sampai melupakannya. Anaknya mungkin pulang ke rumah. Maka sang ayah dan sang ibu segera naik mobil menuju rumah tsb. Sayangnya, mereka hanya menemukan kartu ulang tahun, setangkai bunga, nilai ujian yang bagus, dan sepucuk surat anaknya. Sang ibu tidak mampu menahan tangisannya, saat membaca tulisan2 imut anaknya dalam surat itu.
Hari mulai gelap. Mereka sibuk mencari di sekitar desa tsb, tanpa mendapatkan petunjuk apapun. Sang ibu semakin resah. Kemudian sang ibu membakar dupa, berlutut di hadapan altar Dewi Kuan Im, sambil
menangis ia memohon agar bisa menemukan anaknya.
Seperti mendapat petunjuk, sang ibu tiba2 ingat bahwa ia dan anaknya pernah pergi ke sebuah kuil Kuan Im di desa tsb. Ibunya pernah berkata, bahwa bila kamu memerlukan pertolongan, mohonlah kepada Dewi Kuan Im yang welas asih. Dewi Kuan Im pasti akan menolongmu, jika niat kamu baik. Ibunya memprediksikan bahwa anaknya mungkin pergi ke kuil tsb untuk memohon agar bisa bertemu dengan dirinya.
Benar saja, ternyata sang anak berada di sana. Tetapi ia pingsan, demamnya tinggi sekali. Sang ayah segera menggendong anaknya untuk dilarikan ke rumah sakit. Saat menuruni tangga kuil, sang ibu
terjatuh dari tangga, dan berguling2 jatuh ke bawah????..
============000==============
Sepuluh tahun sudah berlalu. Kini sang anak sudah memasuki bangku kuliah. Ia sering beradu mulut dengan ayah, mengenai persoalan ibunya. Sejak jatuh dari tangga, ibunya tidak pernah ditemukan. Sang anak telah banyak menghabiskan uang untuk mencari ibunya kemana2, tetapi hasilnya nihil.
Siang itu, seperti biasa sehabis kuliah, sang anak berjalan bersama dengan teman wanitanya. Mereka tampak serasi. Saat melaju dengan mobil, di persimpangan sebuah jalan, ia melihat seorang wanita tua yang sedang mengemis. Ibu tsb terlihat kumuh, dan tampak memakai tongkat. Ia tidak pernah melihat wanita itu sebelumnya. Wajahnya kumal, dan ia tampak berkomat-kamit.
Di dorong rasa ingin tahu, ia menghentikan mobilnya, dan turun bersama pacar untuk menghampiri pengemis tua itu. Ternyata sang pengemis tua sambil mengacungkan kaleng kosong untuk minta sedekah, ia berucap dengan lemah “Dimanakah anakku? Apakah kalian melihat anakku?”
Sang anak merasa mengenal wanita tua itu. Tanpa disadari, ia segera menyanyikan lagu “Shi Sang Ci You Mama Hau” dengan suara perlahan, tak disangka sang pengemis tua ikut menyanyikannya dengan suara lemah. Mereka berdua menyanyi bersama. Ia segera mengenal suara ibunya yang selalu
menyanyikan lagu tsb saat ia kecil, sang anak segera memeluk pengemis tua itu dan berteriak dengan haru “Ibu? Ini saya ibu”.
Sang pengemis tua itu terkejut, ia meraba2 muka sang anak, lalu bertanya,
“Apakah kamu ??..(nama anak itu)?” “Benar bu, saya adalah anak ibu?”.
Keduanya pun berpelukan dengan erat, air mata keduanya berbaur membasahi bumi???.
Karena jatuh dari tangga, sang ibu yang terbentur kepalanya menjadi hilang ingatan, tetapi ia setiap hari selama sepuluh tahun terus mencari anaknya, tanpa peduli dengan keadaaan dirinya. Sebagian
orang menganggapnya sebagai orang gila?.
============000=============
Dalam kondisi kritis, Ibu kita akan melakukan apa saja demi kita. Ibu bahkan rela mengorbankan nyawanya?..
Simaklah penggalan doa keputusasaan berikut ini, di saat Ibu masih muda, ataupun disaat Ibu sudah tua :
1. Anakku masih kecil, masa depannya masih panjang. Oh Tuhan, ambillah aku sebagai gantinya.
2. Aku sudah tua, Oh Tuhan, ambillah aku sebagai gantinya.
Diantara orang2 disekeliling Anda, yang Anda kenal, Saudara/I kandung Anda, diantara lebih dari 6 Milyar manusia, siapakah yang rela mengorbankan nyawanya untuk Anda, kapan pun, dimana pun, dengan cara apapun ?
Tidak diragukan lagi “Ibu kita adalah Orang Yang Paling Mulia di dunia ini”
Sumber :
1. http://kask.us/1197613
2.http://www.community.gunadarma.ac.id/blog/view/id_535/title-cerita-tentang-ibu/
Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu .... sebagai balasannya .... kau menangis sepanjang malam
Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan, sebagai balasannya .... kamu kabur waktu dia memanggilmu
Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .... sebagai balasannya .... kamu buang piring berisi makananmu ke lantai
Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna .... sebagai balasannya .... kamu corat coret tembok rumah dan meja makan
Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah .... sebagai balasannya .... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur
Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah .... sebagai balasannya .... kamu berteriak "NGGAK MAU ....!"
Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola .... sebagai balasannya kamu melemparkan bola ke jendela tetangga
Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim .... sebagai balasannya .... kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu
Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu, sebagai balasannya .... kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar
Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun .... sebagai balasannya .... kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam
Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop .... sebagai balasannya .... kamu minta dia duduk di barisan lain
Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa .... sebagai balasannya .... kamu tunggu sampai dia keluar rumah
Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya, sebagai balasannya .... kamu bilang dia tidak tahu mode
Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan .... sebagai balasannya .... kamu nggak pernah menelponnya
Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ....
sebagai balasannya .... kamu kunci pintu kamarmu
Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil .... sebagai balasannya .... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya
Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting .... sebagai balasannya .... kamu pakai telpon nonstop semalaman
waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA .... sebagai balasannya .... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi
Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu
ke kampus pada hari pertama .... sebagai balasannya .... kamu minta
diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen
Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian ini?".... sebagai balasannya .... kamu menjawab "Ah,
cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang"
Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu .... sebagai balasannya .... kamu bilang "Aku nggak mau seperti kamu"
Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus
perguruan tinggi .... sebagai balasanmu .... kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri
Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah
barumu .... sebagai balasannya .... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu
Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya
tentang rencana di masa depan .... sebagai balasannya .... kamu mengeluh
"Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu"
Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ....
sebagai balasannya .... kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km
Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat
bayimu .... sebagai balasannya .... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda"
Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah
satu saudara dekatmu .... sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali,
nggak ada waktu"
Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu .... sebagai balasannya .... kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya
dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang .... dan tiba-tiba kamu
teringat semua yang belum pernah kamu lakukan .... dan itu menghantam
HATIMU bagaikan pukulan godam
SEKARANG... saat ibu kita masih hidup..
sekarang saat ibu kita masih bias menemani kita.. tidakkah terbesit keinginan untuk membuatnya bahagia..
ada banyak cara untuk membuatnya bahagia, kita tidak perlu memikirkan yg jauh2, seperti menyuapinya makan atau yg lainnya..
dgn memakai polo ini di hari ibu nanti, saya rasa itu sudah bisa membuatnya bahagia
2. Cerita Ke-2
Pada suatu malam, saat aku masih berusia 12 tahun menghampiri ibu yang berada di dapur, ia sedang menyiapkan makan malam. Kemudian aku menyerahkan secarik kertas yang baru saja selesai aku tulis. Setelah ibu mengeringkan tangannya,ia membaca tulisanku,yaitu:
- Untuk Memotong rumput minggu Ini Rp 7500
- Untuk Membersihkan kamar minggu ini Rp 5000
- Untuk Pergi ke warung kalau disuruh ibu Rp 10000
- Untuk Menjaga rumah ketika ibu pergi Rp 5000
- Untuk Membuang sampah setiap harinya Rp 15000
- Untuk Nilai yang bagus di sekolah Rp 25000
- Untuk Menyapu dan mengepel rumah Rp 12500
- Untuk Menggantikan ibu mengerjakan pekerjaan rumah ketika ibu sakit Rp 10000
Jumlah Utang Ibu Rp 90000
Kemudian Ibu memandangku anaknya yang berdiri dengan penuh harap, dan berbagai kenangan terlintas dalam pikirannya. Kemudian Ibu mengambil balpoint, membalik kertasnya lalu menuliskan:
- Untuk 9 bulan ketika Ibu mengandung kamu selama kamu tumbuh dalam perut Ibu, GRATIS
- Untuk Semua malam ketika Ibu menemani kamu, mengobati kamu, dan mendoakan kamu, GRATIS
- Untuk Semua saat susah, dan semua air mata yang kamu sebabkan selama ini, GRATIS
- Untuk Semua malam yang dipenuhi rasa takut dan rasa cemas di waktu yang akan datang, GRATIS
- Untuk mainan, makanan, baju dan untuk menyeka hidungmu serta memandikanmu sewaktu masih kecil, GRATIS
- Anakku dan kalau kamu menjumlahkan semuanya karya cinta sejati Ibu adalah GRATIS
Setelah selesai membaca apa yang ditulis oleh Ibu, aku menatap wajah ibu dan berkata,
“IBU AKU SAYANG SEKALI PADA IBU”
Dan kemudian aku ambil balpoint dan menulis dengan huruf besar-besar “LUNAS”
Spoiler for lanjutan lagi:
3. Cerita ke-3
gw nyesel banget gak serius jalanin kuliah jadinya gw blum lulus nih pdhl udah masuk tingkat 5. gw gak enak ama ibu gw, tiap minta gw minta duit buat kuliah, darimanapun pasti deh ibu gw nyari tuh duit, walau harus ngutang atau minjem, tapi gw menyia-nyiakan dengan segala kegiatan kemahasiswaan bullshit yg bikin gw telat lulus, egois banget yah gw, sekarang gw musti lulus kuliah!!! jadi inget lagu di bawah ini...
IBU
iwan fals
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah
Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas...ibu...ibu....
Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu
4. CERITA KE-4
gw jd terharu baca postingan dr bro Young Rebellion... mslhnya gw juga kadang gtu... gw gak mikir... klo ternyata gw perhitungan bgt... pdhl klo dipikir semua yg nyokap punya dh d kasih ke qta... smpe2 kadang bwt dirinya sendiri d kebelakangin dlu... demi qta... apapun yg qta minta pasti d usahain ma nyokap... biar qta lbh semangat dlm study... eh malahan gw males2an gni... wew... jgn sampe lah penyesalan dtg d kemudian hari... o iya... nih gw sumbang lirik lagu yg bertema kan ibu yg plg gw suka...
BUNDA - MELLY GOESLAW
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku…
reff:
Kata mereka diriku
S’lalu dimanja
Kata mereka diriku
S’lalu ditimang
Nada-nada yang indah
S’lalu terurai darimu
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi derita-mu
Tangan halus dan suci
T’lah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Telah dia berikan
Oh… bunda ada dan tiada
Dirimu-kan selalu ada di dalam hatiku
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku…
Kata mereka diriku
S’lalu dimanja
Kata mereka diriku
S’lalu ditimang
Nada-nada yang indah
S’lalu terurai darimu
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi derita-mu
Tangan halus dan suci
T’lah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Telah dia berikan
Oh… bunda ada dan tiada
Dirimu-kan selalu ada di dalam hatiku
5. CERITA KE-5
Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata: "Makanlah nak, aku tidak lapar" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sendokku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA
Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA
Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :"Minumlah nak, aku tidak haus!" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT
Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA
Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM
Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak terbiasa" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH
Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.
Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu !"
Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah.
Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita.
Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi..
Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari.
6. CERITA KE-6
" Nak, bangun... udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibu siapin di
meja... "
Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bisa
mengingat.
Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang karyawan disebuah
Perusahaan Tambang, tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.
" Ibu sayang... ga usah repot-repot Bu, aku dan adik-adikku udah
dewasa " pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah.
Pun ketika Ibu mengajakku makan siang di sebuah restoran.
Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa
Ibu selama ini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.
Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin
sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari sebuah artikel yang
kubaca...
orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung untuk bersikap
kanak-kanak .....
tapi entahlah.... Niatku ingin membahagiakan malah membuat Ibu
sedih.
Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa
Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya,
" Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin
Ibu sedih ? "
Kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata di sana .
Terbata-bata Ibu berkata,
" Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu.
Kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri.
Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian, Ibu tidak bisa
lagi jajanin kalian.
Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri "
Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu .. bersusah payah melayani
putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan.
Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya. Niat membahagiakan
bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk
saling membuka diri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.
Diam-diam aku bermuhasabah. .. Apa yang telah kupersembahkan untuk
Ibu dalam usiaku sekarang ? Adakah Ibu bahagia dan bangga pada putera
putrinya ?
Ketika itu kutanya pada Ibu, Ibu menjawab,
" Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada Ibu.
Kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan .
Kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu.
Kalian berprestasi di pekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu .
Setelah dewasa, kalian berprilaku sebagaimana seharusnya seorang
hamba,
itu kebahagiaan buat Ibu. Setiap kali binar mata kalian
mengisyaratkan kebahagiaan
di situlah kebahagiaan orang tua."
Lagi-lagi aku hanya bisa berucap,
" Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan
yang kuberikan kepada Ibu. Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan
sesuatu. "
Betapa sabarnya Ibuku melalui liku-liku kehidupan. Sebagai seorang
wanita karier seharusnya banyak alasan yang bisa dilontarkan Ibuku untuk "cuti"
dari pekerjaan rumah atau menyerahkan tugas itu kepada pembantu.
Tapi tidak!
Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga, merawat dan mendidik
anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada
siapapun.
Pukul 3 dinihari Ibu bangun dan membangunkan kami untuk tahajud.
Menunggu subuh Ibu ke dapur menyiapkan sarapan sementara aku dan
adik-adik sering tertidur lagi...
Ah, maafin kami Ibu ... 18 jam sehari sebagai "pekerja" seakan tak
pernah membuat Ibu lelah..
Sanggupkah aku ya Allah ?
" Nak... bangun nak, udah azan subuh .. sarapannya udah Ibu siapin
dimeja..
" Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul Ibu
sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan
kuucapkan,
" Terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memiliki Ibu yang baik hati,
ijinkan aku membahagiakan Ibu...".
Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. .. Cintaku ini milikmu,
Ibu...
Aku masih sangat membutuhkanmu. .. Maafkan aku yang belum bisa
menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..
Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan
kalimat "aku sayang padamu... ", namun begitu, Rasulullah menyuruh kita untuk menyampaikan rasa cinta
yang kita punya kepada orang yang kita cintai karena Allah.
Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita ...
Ibu dan ayah walau mereka tak pernah meminta dan mungkin telah tiada.
Percayalah.. . kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti dan
bahagia.
Wallaahua'lam
"Ya Allah, cintai Ibu dan ayahku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan
mereka..., dan jika saatnya nanti mereka Kau panggil, panggillah dalam keadaan
khusnul khatimah.
Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi aku selagi aku kecil "
"Titip Ibu dan ayahku ya Allah"
7. Cerita Ke-7
Mama..
Betapa susah payah engkau melahirkanku
Betapa sengsara engkau membesarkanku
Betapa repotnya engkau mendidikku
Begitu besar kasih sayangmu
Mama..
Engkau selalu peduli diwaktuku sakit
Engkau selalu hadir diwaktuku susah
Engkau selalu menghibur diwaktuku sedih
Engkau selalu menopang diwaktu aku membutuhkan
Engkaulah segala-galanya bagiku
Mama..
Kumenyesal telah membuatmu sedih
Kumenyesal pernah tidak menurutimu
Kumenyesal pernah membentakmu
Betapa durhakanya diriku
Mama..
Hatiku terenyuh waktu kau berkata: "Terima kasih, Tuhan memberkatimu anakku" waktu kuberi uang jajan
Hatiku hancur waktu kau berkata: "Maaf telah merepotkan kalian" waktu aku merawatmu ketika kau sakit
Mama.. semuanya itu tiada artinya dibandingkan kasihmu padaku
Mama.. aku sangat menyayangimu dan sangat mencintaimu
Tuhan..
Satu pintaku padamu
Berilah kekuatan, kesehatan dan kebahagiaan yang berlimpah buat mamaku
Buatlah kasihku yang tak habisnya buat mamaku
Semoga aku dapat memberi kebahagian seumur hidupnya
Amin
I love U Mom, so much ! ^_^
8. Cerita ke-8
Alkisah di suatu desa ada seorang ibu yang sudah tua hidup berdua dengan anak lelaki satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Sang Ibu sering sekali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya. Adapun anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk, yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam, dan banyak kelakuan lainnya yang membuat si Ibu sering menangis meratapi nasibnya yang malang.
Meskipun hidup anaknya dipenuhi oleh kejahatan, ibu tua itu selalu berdoa kepada Tuhan, "Tuhan, tolong sadarkan anak yang kusayangi supaya ia tidak berbuat dosa lebih banyak lagi. Aku sudah tua dan aku ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati." Namun semakin lama kehidupan sang Anak semakin larut dalam perbuatan jahatnya. Sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang telah dilakukannya.
Suatu hari kembali ia mencuri di sebuah rumah penduduk desa. Namun perbuatannya dipergoki oleh warga dan iapun tertangkap. Kemudian ia dibawa ke hadapan Raja untuk diadili sesuai dengan kebiasaan di kerajaan tersebut. Setelah ditimbang berdasarkan seringnya kejahatan yang dilakukannya, maka tanpa ampun lagi si Anak dijatuhi hukuman pancung. Pengumuman hukuman tersebut disebarkan ke seluruh desa. Hukuman pancung akan dilakukan keesokan harinya di depan rakyat tepat pada saat lonceng gereja dibunyikan menandakan pukul enam pagi.
Berita itu sampai juga ke telinga sang Ibu. Dia menangis meratapi anak yang sangat dikasihinya. Sembari berlutut dia berdoa kepada Tuhan, "Tuhan, ampunilah anak hamba. Biarlah hamba-Mu yang sudah tua renta ini yang menanggung dosa dan kesalahannya." Dengan tertatih-tatih sang Ibu kemudian mendatangi Raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan. Tapi keputusan sang Raja sudah bulat, si Anak tetap harus menjalani hukumannya. Dengan hati yang hancur si Ibu kembali ke rumah. Tidak berhenti dia berdoa supaya anaknya diampuni. Karena kelelahan dia tertidur dan bermimpi bertemu dengan Tuhan.
Keesokan harinya di tempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong-bondong datang untuk menyaksikan hukuman pancung tersebut. Sang Algojo sudah siap dengan pancungnya, dan si Anak tadi sudah pasrah menantikan saat ajal menjemputnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua. Tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya.
Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan, lonceng gereja tidak juga terdengar berdentang. Suasana mulai berisik. Sudah lima menit terlewati dari batas waktu yang seharusnya. Akhirnya didatangilah petugas yang bertugas membunyikan lonceng gereja. Dia juga mengaku heran, karena sudah sedari tadi dia menarik lonceng tapi suara dentangnya tidak terdengar.
Ketika mereka sedang terheran-heran karena keanehan yang sedang terjadi, tiba-tiba dari tali yang dipegangnya mengalir darah. Darah tersebut datangnya dari atas, dari tempat di mana lonceng diikat. Seluruh rakyat pun mulai berkumpul menyaksikan keanehan tersebut dan orangpun diutus untuk naik ke atas dan menyelidiki sumber darah itu. Tahukah Anda apa yang mereka temukan? Ternyata di dalam lonceng besar itu ditemui tubuh sang ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk bandul di dalam lonceng yang mengakibatkan lonceng tidak berbunyi dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur ke dinding lonceng.
Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata. Sementara si anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan. Dia menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si Ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng tersebut serta memeluk besi di dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung yang akan dijalani anaknya.
Demikianlah, sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya betapapun jahatnya si anak. Marilah kita mengasihi orangtua kita masing-masing selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia. Sesuatu untuk dijadikan renungan bagi kita agar selalu mencintai sesuatu yang berharga dan tidak bisa dinilai dengan apapun.
9. CERITA KE-9
Alkisah, ada sepasang kekasih yang saling mencintai. Sang pria berasal dari keluarga kaya, dan merupakan orang yang terpandang di kota tersebut. Sedangkan sang wanita adalah seorang yatim piatu, hidup serba kekurangan, tetapi cantik, lemah lembut, dan baik hati. Kelebihan inilah yang membuat sang pria jatuh hati.
Sang wanita hamil di luar nikah. Sang pria lalu mengajaknya menikah, dengan membawa sang wanita ke rumahnya. Seperti yang sudah mereka duga, orang tua sang pria tidak menyukai wanita tsb. Sebagai orang yang terpandang di kota tsb, latar belakang wanita tsb akan merusak reputasi keluarga. Sebaliknya, mereka bahkan telah mencarikan jodoh yang sepadan untuk anaknya. Sang pria berusaha menyakinkan orang tuanya, bahwa ia sudah menetapkan keputusannya, apapun resikonya bagi dia.
Sang wanita merasa tak berdaya, tetapi sang pria menyakinkan wanita tsb bahwa tidak ada yang bisa memisahkan mereka. Sang pria terus berargumen dengan orang tuanya, bahkan membantah perkataan
orangtuanya, sesuatu yang belum pernah dilakukannya selama hidupnya (di zaman dulu, umumnya seorang anak sangat tunduk pada orang tuanya).
Sebulan telah berlalu, sang pria gagal untuk membujuk orang tuanya agar menerima calon istrinya. Sang orang tua juga stress karena gagal membujuk anak satu-satunya, agar berpisah dengan wanita tsb, yang menurut mereka akan sangat merugikan masa depannya.
Sang pria akhirnya menetapkan pilihan untuk kawin lari. Ia memutuskan untuk meninggalkan semuanya demi sang kekasih. Waktu keberangkatan pun ditetapkan, tetapi rupanya rencana ini diketahui oleh orang tua sang pria. Maka ketika saatnya tiba, sang ortu mengunci anaknya di dalam kamar dan dijaga ketat oleh para bawahan di rumahnya yang besar.
Sebagai gantinya, kedua orang tua datang ke tempat yang telah ditentukan sepasang kekasih tsb untuk melarikan diri. Sang wanita sangat terkejut dengan kedatangan ayah dan ibu sang pria. Mereka
kemudian memohon pengertian dari sang wanita, agar meninggalkan anak mereka satu-satunya.
Menurut mereka, dengan perbedaan status sosial yang sangat besar, perkawinan mereka hanya akan menjadi gunjingan seluruh penduduk kota, reputasi anaknya akan tercemar, orang2 tidak akan menghormatinya lagi. Akibatnya, bisnis yang akan diwariskan kepada anak mereka akan bangkrut secara perlahan2.
Mereka bahkan memberikan uang dalam jumlah banyak, dengan permohonan agar wanita tsb meninggalkan kota ini, tidak bertemu dengan anaknya lagi, dan menggugurkan kandungannya. Uang tsb dapat digunakan untuk membiayai hidupnya di tempat lain.
Sang wanita menangis tersedu-sedu. Dalam hati kecilnya, ia sadar bahwa perbedaan status sosial yang sangat jauh, akan menimbulkan banyak kesulitan bagi kekasihnya. Akhirnya, ia setuju untuk
meninggalkan kota ini, tetapi menolak untuk menerima uang tsb. Ia mencintai sang pria, bukan uangnya. Walaupun ia sepenuhnya sadar, jalan hidupnya ke depan akan sangat sulit?.
Ibu sang pria kembali memohon kepada wanita tsb untuk meninggalkan sepucuk surat kepada mereka, yang menyatakan bahwa ia memilih berpisah dengan sang pria. Ibu sang pria kuatir anaknya akan terus
mencari kekasihnya, dan tidak mau meneruskan usaha orang tuanya. “Walaupun ia kelak bukan suamimu, bukankah Anda ingin melihatnya sebagai seseorang yang berhasil? Ini adalah untuk kebaikan kalian berdua”, kata sang ibu.
Dengan berat hati, sang wanita menulis surat. Ia menjelaskan bahwa ia sudah memutuskan untuk pergi meninggalkan sang pria. Ia sadar bahwa keberadaannya hanya akan merugikan sang pria. Ia minta maaf
karena telah melanggar janji setia mereka berdua, bahwa mereka akan selalu bersama dalam menghadapi penolakan2 akibat perbedaan status sosial mereka. Ia tidak kuat lagi menahan penderitaan ini, dan memutuskan untuk berpisah. Tetesan air mata sang wanita tampak membasahi surat tersebut.
Sang wanita yang malang tsb tampak tidak punya pilihan lain. Ia terjebak antara moral dan cintanya. Sang wanita segera meninggalkan kota itu, sendirian. Ia menuju sebuah desa yang lebih terpencil.
Disana, ia bertekad untuk melahirkan dan membesarkan anaknya.
==========0000000000==============
Tiga tahun telah berlalu. Ternyata wanita tersebut telah menjadi seorang ibu. Anaknya seorang laki2. Sang ibu bekerja keras siang dan malam, untuk membiayai kehidupan mereka. Di pagi dan siang hari, ia bekerja di sebuah industri rumah tangga, malamnya, ia menyuci pakaian2 tetangga dan menyulam sesuai dengan pesanan pelanggan. Kebanyakan ia melakukan semua pekerjaan ini sambil menggendong anak di punggungnya. Walaupun ia cukup berpendidikan, ia menyadari bahwa pekerjaan lain tidak memungkinkan, karena ia harus berada di sisi anaknya setiap saat. Tetapi sang ibu tidak pernah
mengeluh dengan pekerjaannya?
Di usia tiga tahun, suatu saat, sang anak tiba2 sakit keras. Demamnya sangat tinggi. Ia segera dibawa ke rumah sakit setempat. Anak tsb harus menginap di rumah sakit selama beberapa hari. Biaya pengobatan telah menguras habis seluruh tabungan dari hasil kerja kerasnya selama ini, dan itupun belum cukup. Ibu tsb akhirnya juga meminjam ke sana-sini, kepada siapapun yang bermurah hati untuk memberikan pinjaman.
Saat diperbolehkan pulang, sang dokter menyarankan untuk membuat sup ramuan, untuk mempercepat kesembuhan putranya. Ramuan tsb terdiri dari obat2 herbal dan daging sapi untuk dikukus bersama. Tetapi sang ibu hanya mampu membeli obat2 herbal tsb, ia tidak punya uang sepeserpun lagi untuk
membeli daging. Untuk meminjam lagi, rasanya tak mungkin, karena ia telah berutang kepada semua orang yang ia kenal, dan belum terbayar.
Ketika di rumah, sang ibu menangis. Ia tidak tahu harus berbuat apa, untuk mendapatkan daging. Toko daging di desa tsb telah menolak permintaannya, untuk bayar di akhir bulan saat gajian.
Diantara tangisannya, ia tiba2 mendapatkan ide. Ia mencari alkohol yang ada di rumahnya, sebilah pisau dapur, dan sepotong kain. Setelah pisau dapur dibersihkan dengan alkohol, sang ibu nekad
mengambil sekerat daging dari pahanya. Agar tidak membangunkan anaknya yang sedang tidur, ia mengikat mulutnya dengan sepotong kain. Darah berhamburan. Sang ibu tengah berjuang mengambil dagingnya sendiri, sambil berusaha tidak mengeluarkan suara kesakitan yang teramat sangat?..
Hujan lebatpun turun. Lebatnya hujan menyebabkan rintihan kesakitan sang ibu tidak terdengar oleh para tetangga, terutama oleh anaknya sendiri. Tampaknya langit juga tersentuh dengan pengorbanan yang sedang dilakukan oleh sang ibu???.
==========0000000000==============
Enam tahun telah berlalu, anaknya tumbuh menjadi seorang anak yang tampan, cerdas, dan berbudi pekerti. Ia juga sangat sayang ibunya. Di hari minggu, mereka sering pergi ke taman di desa tersebut, bermain bersama, dan bersama2 menyanyikan lagu “Shi Sang Chi You Mama Hau” (terjemahannya “Di Dunia ini, hanya ibu seorang yang baik”).
Sang anak juga sudah sekolah. Sang ibu sekarang bekerja sebagai penjaga toko, karena ia sudah bisa meninggalkan anaknya di siang hari. Hari2 mereka lewatkan dengan kebersamaan, penuh kebahagiaan. Sang anak terkadang memaksa ibunya, agar ia bisa membantu ibunya menyuci di malam hari. Ia
tahu ibunya masih menyuci di malam hari, karena perlu tambahan biaya untuk sekolahnya. Ia memang seorang anak yang cerdas.
Ia juga tahu, bulan depan adalah hari ulang tahun ibunya. Ia berniat membelikan sebuah jam tangan, yang sangat didambakan ibunya selama ini. Ibunya pernah mencobanya di sebuah toko, tetapi segera menolak setelah pemilik toko menyebutkan harganya. Jam tangan itu sederhana, tidak terlalu
mewah, tetapi bagi mereka, itu terlalu mahal. Masih banyak keperluan lain yang perlu dibiayai.
Sang anak segera pergi ke toko tsb, yang tidak jauh dari rumahnya. Ia meminta kepada kakek pemilik toko agar menyimpan jam tangan tsb, karena ia akan membelinya bulan depan. “Apakah kamu punya uang?” tanya sang pemilik toko. “Tidak sekarang, nanti saya akan punya”, kata sang anak dengan serius.
Ternyata, bulan depan sang anak benar2 muncul untuk membeli jam tangan tsb. Sang kakek juga terkejut, kiranya sang anak hanya main2. Ketika menyerahkan uangnya, sang kakek bertanya “Dari mana kamu mendapatkan uang itu? Bukan mencuri kan?”. “Saya tidak mencuri, kakek. Hari ini adalah
hari ulang tahun ibuku. Saya biasanya naik becak pulang pergi ke sekolah. Selama sebulan ini, saya berjalan kaki saat pulang dari sekolah ke rumah, uang jajan dan uang becaknya saya simpan untuk beli jam ini. Kakiku sakit, tapi ini semua untuk ibuku. O ya, jangan beritahu ibuku tentang hal ini. Ia
akan marah” kata sang anak. Sang pemilik toko tampak kagum pada anak tsb.
Seperti biasanya, sang ibu pulang dari kerja di sore hari. Sang anak segera memberikan ucapan selamat pada ibu, dan menyerahkan jam tangan tsb. Sang ibu terkejut bercampur haru, ia bangga dengan anaknya. Jam tangan ini memang adalah impiannya. Tetapi sang ibu tiba2 tersadar, dari mana
uang untuk membeli jam tsb. Sang anak tutup mulut, tidak mau menjawab.
“Apakah kamu mencuri, Nak?” Sang anak diam seribu bahasa, ia tidak ingin ibu mengetahui bagaimana ia mengumpulkan uang tersebut.
Setelah ditanya berkali2 tanpa jawaban, sang ibu menyimpulkan bahwa anaknya telah mencuri. “Walaupun kita miskin, kita tidak boleh mencuri. Bukankah ibu sudah mengajari kamu tentang hal ini?” kata sang ibu.
Lalu ibu mengambil rotan dan mulai memukul anaknya. Biarpun ibu sayang pada anaknya, ia harus mendidik anaknya sejak kecil. Sang anak menangis, sedangkan air mata sang ibu mengalir keluar. Hatinya begitu perih, karena ia sedang memukul belahan hatinya. Tetapi ia harus melakukannya, demi kebaikan anaknya.
Suara tangisan sang anak terdengar keluar. Para tetangga menuju ke rumah tsb heran, dan kemudian prihatin setelah mengetahui kejadiannya.
“Ia sebenarnya anak yang baik”, kata salah satu tetangganya.
Kebetulan sekali, sang pemilik toko sedang berkunjung ke rumah salah satu tetangganya yang merupakan familinya.
Ketika ia keluar melihat ke rumah itu, ia segera mengenal anak itu. Ketika mengetahui persoalannya, ia segera menghampiri ibu itu untuk menjelaskan. Tetapi tiba2 sang anak berlari ke arah pemilik toko,
memohon agar jangan menceritakan yang sebenarnya pada ibunya.
“Nak, ketahuilah, anak yang baik tidak boleh berbohong, dan tidak boleh menyembunyikan sesuatu dari ibunya”. Sang anak mengikuti nasehat kakek itu. Maka kakek itu mulai menceritakan bagaimana sang
anak tiba2 muncul di tokonya sebulan yang lalu, memintanya untuk menyimpan jam tangan tsb, dan sebulan kemudian akan membelinya. Anak itu muncul siang tadi di tokonya, katanya hari ini adalah hari ulang tahun ibunya. Ia juga menceritakan bagaimana sang anak berjalan kaki dari sekolahnya pulang ke rumah dan tidak jajan di sekolah selama sebulan ini, untuk mengumpulkan uang membeli jam tangan kesukaan ibunya.
Tampak sang kakek meneteskan air mata saat selesai menjelaskan hal tsb, begitu pula dengan tetangganya. Sang ibu segera memeluk anak kesayangannya, keduanya menangis dengan tersedu-sedu?.”Maafkan saya, Nak.”
“Tidak Bu, saya yang bersalah”???..
===========000=================
Sementara itu, ternyata ayah dari sang anak sudah menikah, tetapi istrinya mandul. Mereka tidak punya anak. Sang ortu sangat sedih akan hal ini, karena tidak akan ada yang mewarisi usaha mereka
kelak.
Ketika sang ibu dan anaknya berjalan2 ke kota, dalam sebuah kesempatan, mereka bertemu dengan sang ayah dan istrinya. Sang ayah baru menyadari bahwa sebenarnya ia sudah punya anak dari darah
dagingnya sendiri. Ia mengajak mereka berkunjung ke rumahnya, bersedia menanggung semua biaya
hidup mereka, tetapi sang ibu menolak. Kami bisa hidup dengan baik tanpa bantuanmu.
Berita ini segera diketahui oleh orang tua sang pria. Mereka begitu ingin melihat cucunya, tetapi sang ibu tidak mau mengizinkan.
===========000==================
Di pertengahan tahun, penyakit sang anak kembali kambuh. Dokter mengatakan bahwa penyakit sang anak butuh operasi dan perawatan yang konsisten. Kalau kambuh lagi, akan membahayakan jiwanya.
Keuangan sang ibu sudah agak membaik, dibandingkan sebelumnya. Tetapi biaya medis tidaklah murah, ia tidak sanggup membiayainya.
Sang ibu kembali berpikir keras. Tetapi ia tidak menemukan solusi yang tepat. Satu2nya jalan keluar adalah menyerahkan anaknya kepada sang ayah, karena sang ayahlah yang mampu membiayai perawatannya.
Maka di hari Minggu ini, sang ibu kembali mengajak anaknya berkeliling kota, bermain2 di taman kesukaan mereka. Mereka gembira sekali, menyanyikan lagu “Shi Sang Chi You Mama Hau”, lagu kesayangan mereka. Untuk sejenak, sang ibu melupakan semua penderitaannya, ia hanyut dalam
kegembiraan bersama sang anak.
Sepulang ke rumah, ibu menjelaskan keadaannya pada sang anak. Sang anak menolak untuk tinggal bersama ayahnya, karena ia hanya ingin dengan ibu. “Tetapi ibu tidak mampu membiayai perawatan kamu, Nak” kata ibu.
“Tidak apa2 Bu, saya tidak perlu dirawat. Saya sudah sehat, bila bisa bersama2 dengan ibu. Bila sudah besar nanti, saya akan cari banyak uang untuk biaya perawatan saya dan untuk ibu. Nanti, ibu tidak
perlu bekerja lagi, Bu”, kata sang anak. Tetapi ibu memaksa akan berkunjung ke rumah sang ayah keesokan harinya. Penyakitnya memang bisa kambuh setiap saat.
Disana ia diperkenalkan dengan kakek dan neneknya. Keduanya sangat senang melihat anak imut tersebut. Ketika ibunya hendak pulang, sang anak meronta2 ingin ikut pulang dengan ibunya. Walaupun diberikan mainan kesukaan sang anak, yang tidak pernah ia peroleh saat bersama ibunya,
sang anak menolak. “Saya ingin Ibu, saya tidak mau mainan itu”, teriak sang anak dengan nada yang polos. Dengan hati sedih dan menangis, sang ibu berkata “Nak, kamu harus dengar nasehat ibu. Tinggallah di sini. Ayah, kakek dan nenek akan bermain bersamamu.” “Tidak, aku tidak mau mereka. Saya hanya mau ibu, saya sayang ibu, bukankah ibu juga sayang saya? Ibu sekarang tidak mau
saya lagi”, sang anak mulai menangis.
Bujukan demi bujukan ibunya untuk tinggal di rumah besar tsb tidak didengarkan anak kecil tsb. Sang anak menangis tersedu2 “Kalau ibu sayang padaku, bawalah saya pergi, Bu”. Sampai pada akhirnya, ibunya memaksa dengan mengatakan “Benar, ibu tidak sayang kamu lagi. Tinggallah disini”, ibunya segera lari keluar meninggalkan rumah tsb. Tampak anaknya meronta2 dengan ledakan tangis yang memilukan.
Di rumah, sang ibu kembali meratapi nasibnya. Tangisannya begitu menyayat hati, ia telah berpisah dengan anaknya. Ia tidak diperbolehkan menjenguk anaknya, tetapi mereka berjanji akan merawat
anaknya dengan baik.
Diantara isak tangisnya, ia tidak menemukan arti hidup ini lagi. Ia telah kehilangan satu2nya alasan untuk hidup, anaknya tercinta.
Kemudian ibu yang malang itu mengambil pisau dapur untuk memotong urat nadinya. Tetapi saat akan dilakukan, ia sadar bahwa anaknya mungkin tidak akan diperlakukan dengan baik. Tidak, ia harus hidup
untuk mengetahui bahwa anaknya diperlakukan dengan baik. Segera, niat bunuh diri itu dibatalkan, demi anaknya juga??..
============000=========
Setahun berlalu. Sang ibu telah pindah ke tempat lain, mendapatkan kerja yang lebih baik lagi. Sang anak telah sehat, walaupun tetap menjalani perawatan medis secara rutin setiap bulan.
Seperti biasa, sang anak ingat akan hari ulang tahun ibunya. Uang pun dapat ia peroleh dengan mudah, tanpa perlu bersusah payah mengumpulkannya. Maka, pada hari tsb, sepulang dari sekolah, ia
tidak pulang ke rumah, ia segera naik bus menuju ke desa tempat tinggal ibunya, yang memakan waktu beberapa jam. Sang anak telah mempersiapkan setangkai bunga, sepucuk surat yang menyatakan ia setiap hari merindukan ibu, sebuah kartu ucapan selamat ulang tahun, dan nilai ujian yang sangat bagus. Ia akan memberikan semuanya untuk ibu.
Sang anak berlari riang gembira melewati gang-gang kecil menuju rumahnya. Tetapi ketika sampai di rumah, ia mendapati rumah ini telah kosong. Tetangga mengatakan ibunya telah pindah, dan tidak ada
yang tahu kemana ibunya pergi. Sang anak tidak tahu harus berbuat apa, ia duduk di depan rumah tsb, menangis “Ibu benar2 tidak menginginkan saya lagi.”
Sementara itu, keluarga sang ayah begitu cemas, ketika sang anak sudah terlambat pulang ke rumah selama lebih dari 3 jam. Guru sekolah mengatakan semuanya sudah pulang. Semua tempat sudah dicari, tetapi tidak ada kabar. Mereka panik. Sang ayah menelpon ibunya, yang juga sangat terkejut.
Polisi pun dihubungi untuk melaporkan anak hilang.
Ketika sang ibu sedang berpikir keras, tiba2 ia teringat sesuatu. Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Ia terlalu sibuk sampai melupakannya. Anaknya mungkin pulang ke rumah. Maka sang ayah dan sang ibu segera naik mobil menuju rumah tsb. Sayangnya, mereka hanya menemukan kartu ulang tahun, setangkai bunga, nilai ujian yang bagus, dan sepucuk surat anaknya. Sang ibu tidak mampu menahan tangisannya, saat membaca tulisan2 imut anaknya dalam surat itu.
Hari mulai gelap. Mereka sibuk mencari di sekitar desa tsb, tanpa mendapatkan petunjuk apapun. Sang ibu semakin resah. Kemudian sang ibu membakar dupa, berlutut di hadapan altar Dewi Kuan Im, sambil
menangis ia memohon agar bisa menemukan anaknya.
Seperti mendapat petunjuk, sang ibu tiba2 ingat bahwa ia dan anaknya pernah pergi ke sebuah kuil Kuan Im di desa tsb. Ibunya pernah berkata, bahwa bila kamu memerlukan pertolongan, mohonlah kepada Dewi Kuan Im yang welas asih. Dewi Kuan Im pasti akan menolongmu, jika niat kamu baik. Ibunya memprediksikan bahwa anaknya mungkin pergi ke kuil tsb untuk memohon agar bisa bertemu dengan dirinya.
Benar saja, ternyata sang anak berada di sana. Tetapi ia pingsan, demamnya tinggi sekali. Sang ayah segera menggendong anaknya untuk dilarikan ke rumah sakit. Saat menuruni tangga kuil, sang ibu
terjatuh dari tangga, dan berguling2 jatuh ke bawah????..
============000==============
Sepuluh tahun sudah berlalu. Kini sang anak sudah memasuki bangku kuliah. Ia sering beradu mulut dengan ayah, mengenai persoalan ibunya. Sejak jatuh dari tangga, ibunya tidak pernah ditemukan. Sang anak telah banyak menghabiskan uang untuk mencari ibunya kemana2, tetapi hasilnya nihil.
Siang itu, seperti biasa sehabis kuliah, sang anak berjalan bersama dengan teman wanitanya. Mereka tampak serasi. Saat melaju dengan mobil, di persimpangan sebuah jalan, ia melihat seorang wanita tua yang sedang mengemis. Ibu tsb terlihat kumuh, dan tampak memakai tongkat. Ia tidak pernah melihat wanita itu sebelumnya. Wajahnya kumal, dan ia tampak berkomat-kamit.
Di dorong rasa ingin tahu, ia menghentikan mobilnya, dan turun bersama pacar untuk menghampiri pengemis tua itu. Ternyata sang pengemis tua sambil mengacungkan kaleng kosong untuk minta sedekah, ia berucap dengan lemah “Dimanakah anakku? Apakah kalian melihat anakku?”
Sang anak merasa mengenal wanita tua itu. Tanpa disadari, ia segera menyanyikan lagu “Shi Sang Ci You Mama Hau” dengan suara perlahan, tak disangka sang pengemis tua ikut menyanyikannya dengan suara lemah. Mereka berdua menyanyi bersama. Ia segera mengenal suara ibunya yang selalu
menyanyikan lagu tsb saat ia kecil, sang anak segera memeluk pengemis tua itu dan berteriak dengan haru “Ibu? Ini saya ibu”.
Sang pengemis tua itu terkejut, ia meraba2 muka sang anak, lalu bertanya,
“Apakah kamu ??..(nama anak itu)?” “Benar bu, saya adalah anak ibu?”.
Keduanya pun berpelukan dengan erat, air mata keduanya berbaur membasahi bumi???.
Karena jatuh dari tangga, sang ibu yang terbentur kepalanya menjadi hilang ingatan, tetapi ia setiap hari selama sepuluh tahun terus mencari anaknya, tanpa peduli dengan keadaaan dirinya. Sebagian
orang menganggapnya sebagai orang gila?.
============000=============
Dalam kondisi kritis, Ibu kita akan melakukan apa saja demi kita. Ibu bahkan rela mengorbankan nyawanya?..
Simaklah penggalan doa keputusasaan berikut ini, di saat Ibu masih muda, ataupun disaat Ibu sudah tua :
1. Anakku masih kecil, masa depannya masih panjang. Oh Tuhan, ambillah aku sebagai gantinya.
2. Aku sudah tua, Oh Tuhan, ambillah aku sebagai gantinya.
Diantara orang2 disekeliling Anda, yang Anda kenal, Saudara/I kandung Anda, diantara lebih dari 6 Milyar manusia, siapakah yang rela mengorbankan nyawanya untuk Anda, kapan pun, dimana pun, dengan cara apapun ?
Tidak diragukan lagi “Ibu kita adalah Orang Yang Paling Mulia di dunia ini”
Sumber :
1. http://kask.us/1197613
2.http://www.community.gunadarma.ac.id/blog/view/id_535/title-cerita-tentang-ibu/
Selamat Hari Ibu 2009
Tentang IBU :
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan : “Para malaikat disini mengatakan bahwa besok engkau akan mengirimku kedunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah”, kata bayi. Tuhan menjawab : “Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu”.
“Tapi disurga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia”, demikian kata si bayi. Tuhan menjawab : “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia”.
Si bayi pun bertanya kembali : “Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?” Sekali lagi Tuhan menjawab : “Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa”.
Si bayi pun masih belum puas ia pun bertanya lagi, “Saya mendengar bahwadibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?” Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab : “Malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun”.
Si bayi pun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya : “tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi”. Dan Tuhan pun menjawab : “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya, Aku selalu berada dekat disisimu.
Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya : “Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahu siapa nama malaikat dirumahku nanti?” Tuhan pun menjawab : “Kamu dapat memanggil malaikatmu... IBU..
Kenanglah ibu yang menyanyangimu, untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika aku pergi.
Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuh mu? Ingatkah engkau, ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu? Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit?
Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmudirumah tempat kau dilahirkan, kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu. Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang. Segeralah jenguk ibumu yang berdiri menantimu didepan pintu bahkan sampai malampun kian larut.
Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan dimasa datang ketika ibu telah tiada. Tak ada lagi yang berdirididepan pintu menyambut kita. Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia.
Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya , yang ada hanyalah baju yang digantung dilemari kamarnya. Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan, tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan, tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit. Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendoakan mu disetiap hembusan nafasnya.
Kembalilah segera, peluklah ibu yang selalu menyanyangimu. Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya. Berdoalah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya, jangan biarkan engkau menyesal di masa datang, kembalilah pada ibu yang selalu menyanyangimu. Kenanglah semua cinta dan kasiih sayangnya..
Ibu maafkan aku.. sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas..
Ini cerita tentang ibu, yang aku buat karena kemaren aku udah membuat cerita tentang ayah. Berhubung sebentar lagi hari ibu, ini aku persembahkan sebagai kado buat hari ibu, semoga ibu menyukainya, walaupun aku tau yang membuat ibu senang saat ini bukanlah tulisan dalam cerita ini, melainkan tulisan dalam tugas akhir aku. Tapi aku ingin bercerita tentang dirimu ibu, ijinkan aku sebentar untuk bercerita.
Ibu aku adalah wanita yang hebat. Dia yang melahirkan aku. Dia yang menyusui aku . Dia yang mengajari aku. Dia yang selalu menyayangiku.
Ibu sangat cantik, bibirnya mungil jika tersenyum manis sekali, hidungnya mancung, dan matanya tidak sipit dan tidak juga besar.
Ibu aku orang yang sangat amat baik sekali. Dia akan membela aku jika aku mempunyai masalah dan memberikan solusi yang sangat membantuku. Dia selalu mengingatkan aku untuk rajin ibadah bahkan dia selalu mengajak aku sholat bareng dan mengaji bersamanya. Dan selesai melakukan semua itu, kadang dia suka mengajakku ngobrol dan bertanya-tanya tentang kegiatan aku maupun curahan hati aku atau bercerita tentang masa kecilku. Ketika ibu mulai bercerita, aku selalu menyimaknya.
Dulu ketika ibu mengandung aku, katanya tidak ngidam apa-apa, terus aku bertanya ”bu, apa mengandung itu menyusahkan ibu dengan perut yang tiap bulannya semakin membesar?”. Ibu hanya tersenyum menjawab : ”Ya susah tapi ibu bahagia, suatu saat nanti kamu juga pasti mengerti bagaimana rasanya hamil dengan perut yang tiap bulannya membesar, karena perasaan ketika sedang hamil berjuta rasanya. Apalagi kamu anak pertama, kalau anak pertama itu yang ditunggu, karena pertama kali juga ibu merasakan mengandung, ada mahluk ciptaan-Nya didalam perut semakin hari semakin membesar. Terus aku bertanya lagi, ”kalau tidur gimana bu, susah ya?” Lagi-lagi ibu menjawabnya sambil tersenyum : ”Ya tidur, tidur seperti biasanya aja, tapi kalau lagi hamil tidak bisa tengkurap, kan kasian nanti kamu didalam perut. Setiap hari ibu usap-usap perut ibu sambil berdoa, pokoknya ibu lakukan untuk kebaikan kamu. ”Bukannya waktu itu ibu bekerja, terus gimana bu?” tanyaku. ”ya bekerja-bekerja saja seperti biasa, tidak harus dipermasalahkan yang penting ibu bisa menjaga kamu didalam perut ibu, ya ketika udah 6 bulan ibu cuti, karena kondisi ibu yang tidak memungkinkan untuk bekerja lagi”. ”Terus bu, koq aku bisa lahir dibantul-yogjakarta, padahal kan kita tinggal dicilegon-banten dulu?” tanyaku ingin tahu kenapa aku bisa dilahirkan didaerah kelahiran ayahku. Kata ibu begini karena dulu rencananya disana cuma pengen ketemu mbah kakung dan mbah putri sekalian syukuran tujuh bulanan, tapi karena kelelahan diperjalanan saat berangkat naik kereta api, jadi kamu lahirlah disana. Dalam hati aku mungkin aku sudah ingin cepat melihat dunia. Lahirlah aku dalam usia kandungan 7 bulan yang disebut bayi prematur. Besarnya seperti botol air minum kemasan 1 liter, kecil sekali kata ibu. Terus aku bertanya tentang proses melahirkannya. Kata ibu, ketika melahirkan aku tidak terlalu sakit dan lancar sekali teriak langsung brojol (bahasa lainnya apa yach, lagi ga kepikiran). Tapi tetap saja dipikiran aku ketika seorang ibu melahirkan itu sangat berat, nyawa yang jadi taruhannya, antara hidup dan mati, dan ibu rela bertaruh nyawa demi anak yang dilahirkannya selamet. Dan ibu bilang itulah keistimewaan wanita-bisa melahirkan,pokoknya istimewa-tidak bisa diceritakan disini tentang keistimewaan itu, tapi mungkin para wanita tahu, tentang keistimewaan mereka ketika mengandung dan melahirkan kelak.
Ketika masih bayi ibu bercerita katanya aku sering sakit, makanya ibu berhenti bekerja sementara demi mengurus aku. Terlihat raut muka sedih saat bercerita. ”Loh koq ibu sedih”, tanyaku. ”Habis ibu sedih ngelihat kamu sakit terus, padahal ibu udah ngasih semua, susu, vitamin, bubur bayi,dsb”, jawabnya. Dalam hatiku betapa kasih sayang ibu tak terhingga. Pikiranku langsung terbawa, mungkin aku suka menangis, sehingga ibu tidak tidur menjaga aku dari pagi hingga pagi lagi, dan itu pasti sangat melelahkan. Betapa senangnya ibu ketika melihat perlahan-lahan aku bisa tengkurap, bisa mulai duduk, bisa berbicara, mulai tumbuh gigi dan bisa berjalan. Terus ibu bercerita, kamu tuh paling susah belajar jalan. Baru bisa jalan diumur hampir 2 tahun. Dan ibu khawatir. Pada suatu hari ketika ibu pulang bekerja, ibu membelikan sepatu yang jika diinjak bunyi, supaya aku bisa jalan, dan benar dengan sepatu yang bunyi ”cit..cit..cit..” akhirnya ku bisa berjalan. Setiap ibu pulang kerja katanya aku selalu dibelikan oleh-oleh, entah itu coklat, es krim atau sekedar permen. Betapa lelah dan capenya ibu harus turut serta membantu perekonomian keluarga. Belum harus mengerjakan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Itulah salah satu hebatnya wanita, walaupun turut membantu ekonomi, tapi juga tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang istri dan seorang ibu bagi anak-anaknya. Sebenarnya aku punya adik laki-laki yang ketika aku umur 3 tahun, tapi adik aku itu meninggal dengan umur dia cuma sehari. Ketika umur 4,5 tahun aku sudah masuk TK nol kecil karena teman-teman disekitar rumah aku sudah pada bersekolah semua, jadi aku ingin bersekolah juga. Ibu berusaha memasukkan aku ke TK, padahal dulu masalah umur amat ketat dan belum ada itu playgrup. Tapi akhirnya aku bisa sekolah juga. Ibu selalu menyiapkan bekal makanan waktu TK, dan ga pernah ketinggalan makanan favorite aku yaitu wafer coklat supermen. Oh yach aku juga suka chiki balls,cheetoz,zetset, chitato, dan anak mas rasa ayam ama keju (maaf menyebutkan merk,seingat aku dulu harga anak mas itu Rp.50 dan chiki yang itu Rp.500). Tapi untuk chiki aku ga boleh kebanyakan, karena suka batuk. Jadi suka belinya diam-diam tanpa sepengetahuan ibu, makanya aku jadi suka batuk, dan ibu jadi sedih melihat aku sakit. Peraturan pertama yang ibu buat yaitu, tidak boleh jajan sembarangan, kalau mau apa minta dirumah. Dengan begitu ga ada uang jajan. Tapi aku menyadarinya sekarang hal tersebut dilakukan ibu untuk menjaga kesehatan aku. Gara-gara suka makan permen, gigi aku gigis semua, sehingga membuat gigi depan atas bawah gigis, jadilah aku ompong banget, sempeet ga mau berangkat sekolah, karena diledekin terus ama temen-temen. Tapi ibu bilang Jangan malu, ntar giginya jadi bagus. Masa gigi ompong aja ga mau sekolah, nanti gimana bisa jadi dokter(cita-cita rata-rata anak waktu kecil). Ya udah aku sekolah, disekolah aku diem aja, karena kalau bicara ntar kelihatan giginya ompong terus diledik-ledekin. Berhubung waktu TK rumah aku lumayan dekat ama pantai, jadi aku suka main dipantai. Pernah suatu hari aku pulang sekolah tidak langsung pulang malah bermain dipantai dan aku ketauan ama bu guru TK ku belum pulang sekolah, terus aku bilang aja ”lagi mau main dipantai bu guru” bu guru pun mengajak aku pulang, sebelumnya aku ditanya udah makan belum, belum bu guru dan aku disuruh makan dulu dirumah bu guru sama opor dan aku memilih paha.(nama bu guru TK aku itu seinget aku Bu Yati/Yanti gitu). Dan sesampai dirumah ibu marah. Dan itu pertama kalinya ibu marah. (maaf ibu udah buat ibu khawatir). Jadi aku ga boleh main dipantai lagi kecuali sama ayah atau ibu, karena ibu takut aku hanyut terbawa ombak. (ah.. lagi-lagi aku membuat ibu sedih). Dirumah ibu juga selalu mengajari aku membaca,menulis dan bernyanyi. Aku suka bernyanyi dan menggambar waktu TK, dan ibu mengikuti aku lomba. Dari TK ibu juga memasukkan aku kesekolah ngaji. Jadi paginya sekolah umum, siang hari ampe sore sekolah agama, kata ibu ilmu agama itu penting. Setelah TK nol kecil, aturan selanjutnya TK nol besar, tapi berhubung teman aku semuanya masuk SD, aku minta supaya aku masuk SD saja. Tapi pihak SD tidak mau beresiko aku harus bisa menulis dan membaca. Dan ibu meyakinkan pihak sekolah bahwa aku bisa membaca dan menulis. Dan akhirnya pihak sekolah mengizinkan aku sekolah di SD negeri Anyer. Ibu dengan tekun mengajari aku membaca dan menulis. Dua kalimat ini awal aku membaca.
B-U-D-I B-E-R-M-A-I-N B-O-L-A
I-B-U P-E-R-G-I K-E-P-A-S-A-R
Saat belajar membaca itu dengan lembut dan penuh kasih sayang mengajari saya hingga bisa, tidak pernah ada suara keras yang keluar dari mulutnya yang mungil dan tidak ada ada jeweran ditelinga. Karena jika dengan kekerasan malah hasilnya tidak baik untuk psikis seorang anak. Dengan sangat sabar dia mengajari saya. Ketika telah berhasil membaca saya selalu mendapat hadiah, walaupun itu Cuma permen tapi aku sangat suka sekali. Sehingga aku selalu mendapat ranking 10 besar. Itu atas usaha ibu mengajarkan aku membaca dan menulis. Setidaknya aku senang bisa melihat ibu tersenyum bangga. Aku punya adik perempuan 1. Dan kesibukan ibu bertambah, harus mengurus 2 orang anak. Setiap sekolah agama gitu, setiap masuk harus hapal doa atau surat-surat pendek, kalo ga bisa dipukul ama penggaris kayu yang besar. Pernah aku kena pukul gitu,karena aku ga hapal, terus aku kena demam, terus ibu aku mendatangi orang yang memukul aku, ibu memarahi KM dikelas itu, karena dia mukul akunya kekerasan hingga aku sakit. (Ibu aku hebat yach). Aku suka bermain direl kereta api, karena rumah temen dekat aku deket ama rel kereta, dan kita suka menaruh tutup botol coca cola atau teh botol (maaf nyebut merk lagi) diatas rel kereta dan tutup tersebut nanti berubah menjadi lempengan seperti kepingan uang tapi tipis dan biasanya itu bisa dijadiiin gasing atau apa saja(yang ini ibu ga tau, jadi ga dimarahin). Kelas 2 SD ada pemeriksaan kesehatan dan harus disuntik, berhubung aku takut banget ama suntik-menyuntik, aku kabur dari sekolah lari kerumah (soalnya jarak rumah kesekolah yang dekat), terus nangis dirumah. Ibu kaget melihat aku menangis, itu aku mau disuntik padahal aku kan ga sakit. Terus ibu menjelaskan itu untuk kesehatan aku, kalo ga nanti aku bisa sakit. Dengan rayuan ibu akan membelikan aku sepeda, akhirnya aku mau disuntik dengan ditemani ibu disekolah. Tetap aja sampe sekarang aku paling ga suka lihat jarum suntikan. Akhirnya ku dibelikan sepeda baru. Dan ibu selalu memberi semangat ke aku supaya aku bisa mengendari sepeda.Akhirnya aku bisa mengendarai sepeda. Kelas 3 aku mendapat adik perempuan ke-2. Bertambah berat saja tugas ibu dengan 3 anak perempuan. Kelas 4 SD aku pindah kecilegon, karena ayah pindah tugas disana. Aku dimasukkan SD yang dekat rumah disana, namanya SD sumampir. Tadinya aku mau minta pindah ke SD YPWKS, karena ada salah satu teman dekatku pindah keSD itu, tapi kali ini keinginanku tidak dituruti, karena kata ibu biaya sekolah di SD itu mahal,yang penting kamu sekolah dan belajar yang rajin. Ya sudah aku menjalankan sekolah SD disitu, ternyata menyenangkan. Berhubung ada temen SD yang rumahnya deket sawah, Jadi setiap main kerumahnya harus lewat sawah. Dan aku suka main kesawah nyari kadal, belalang, ama binatang mirip kunang-kunang, entah itu kunang-kunang atau apa namanya, tapi binatang itu suka hinggap dibawah daun. Sekolah agama Cuma sampe kelas 5 saja, karena pas kelas 5, ada pelajaran b.inggris yang baru masuk sekolah pas kelas 4 dan nilai b.inggris aku dikelas 4 jelek, makannya aku minta les bahasa inggris supaya nilainya ga jelek lagi. Di SD aku selalu digangguin ama anak-anak cowonya, dan lagi-lagi ibu datang kesekolah untuk melindungi aku. Padahal saat itu ibu sibuk dengan 2 adik aku, tapi dia selalu melindungi aku, jika ada yang nakalin aku. Dari kelas 4 aku tembem, jadi suka dicubitin pipinya. Oh yach, mulai dari kelas 4 juga rambut aku berubah, tadinya rambut aku tuh tipis lurus jatuh, tapi karena ada temen les b.inggris yang rambutnya keriting, lucu banget, cantiklah pokoknya. Aku pengen kayak dia rambutnya, setiap hari aku kepang kecil-kecil, dan entah kenapa bisa berubahlah rambut aku jadi keriting. Dan suka dikatain kribo ama endut. Tapi ibu selalu membela aku.
SMP- dengan belajar yang rajin dan tekun aku berhasil masuk SMP favorite di Cilegon. Dan aku senang ibu ga perlu repot mencari sekolah buat aku dengan susah payah, karena pada saat itu ayah lagi melanjutkan pendidikan perwira, jadi ga bisa pulang untuk mengurusi sekolahku, jadi hanya ibu yang mengurusi semuanya. Setelah ayah selesai pendidikan, ayah ditugaskan di Bandung. Ibu bingung antara aku atau ikut dengan ayah, karena pada saat itu sepertinya aku ga mau pindah kebandung, walaupun dari kecil aku selalu bermimpi tinggal diBandung, yang kata orang disana tuh sejuk dan dingin, kulit bisa putih, banyak yang cakep dan cantik, banyak artis, dll. Tapi berhubung diSMP aku lagi senang-senangnya bermain bersama teman-teman jadi aku ga mau pindah keBandung. Jadilah aku tinggal bersama nenekku di Cilegon. Dan ibu mengikuti ayah pindah di Bandung, kata ibu seorang istri itu ga boleh jauh dari suami. Ya aku mengerti, jadi aku tidak keberatan ibu pindah keBandung. Soalnya aku lagi senang-senangnya jadi atlet basket ama tennis lapangan. Ikut kegiatan ekstrakulikuler pramuka ama paskibraka. Jadi aku memutuskan untuk tetap tinggal di Cilegon, sambil menjaga nenek aku, soalnya kasian nenek aku sendirian. Ibu ama ayah bangga aku ikut banyak mengikuti kegiatan positif. Dan aku senang melihat mereka bangga. Aku sempet sedih ketika kelulusan SMP-karena tidak bisa masuk SMA favorite diserang, Cuma bisa masuk SMA favorite Cilegon, kebanyakan temen-temen masuk ke SMA yang diserang. Sedih banget. Nilai aku turun karena kebanyakan kesibukan yang aku jalani. Tapi ibu menguatkan aku dan tetap bangga ke aku, karena aku masih bisa masuk SMA negeri favorite dicilegon dan dulu ibu juga SMA disitu. Ibu sempet-sempetin datang kecilegon buat mengurusi sekolah SMA aku sama persiapan aku MOS (masa Orientasi Siswa) yang tas harus dari karung goni, rambut dikepang sepuluh,bawa empeng, weuis rame lah pokoknya. Setelah itu ibu balik lagi ke Bandung. Dan aku cerita keibu, kalau di MOS aku masuk 10 siswa terbaik. Mungkin itu karena aku kenal beberapa senior,karena seniornya temen main dirumah. Tapi kayaknya ga ngaruh deh, tetep aja waktu MOS aku ga dibantuin ama senior yang aku kenal. Aku Sekolah di Smancil satu caturwulan aja, soalnya aku harus pindah Kebandung, karena ibu aku mengandung lagi anak ke4, jadi aku harus menemani dia. Dengan berat hati aku pindah ke Bandung, padahal masa itu lagi indah-indahnya. Tapi demi ibu aku rela lakuin apa aja. Pindahlah aku ke Bandung, Dengan hamil yang udah besar ibu mengurusi sekolah aku diBandung, biasanya murid pindahan itu susah cari sekolah, apalagi aku dari Cilegon yang pindah ke Bandung, tapi alhamdulilah ternyata ga sesusah itu, bahkan dua sekolah mau nerima aku, tanpa embel-embel sogok menyogok,dsbnya. Bersekolah aku di Bandung. Dan aku mempunyai adik laki-laki yang ditunggu semenjak adik laki-laki pertama aku meninggal. Tetap diSMA aku meneruskan kegiatan waktu SMA yaitu main basket. Dan ibu mendukung aku, aku mau ikut klub basket, ibu mengizinkannya, dengan catatan harus kemana-mana sendiri.Senangnya masa-masa sekolah.Eitsss.... tapi sebenarnya tidak semuanya senang, pasti ada sedihnya juga. Tapi ibu selalu ada dibelakang aku. Yang buat aku sedih sampai hari ini adalah aku ga bisa masuk perguruan tinggi negeri(PTN). Sedih banget rasanya ga bisa buat ibu bangga lagi, tapi kata ibu gpp, kuliah dimana aja sama koq. Pasti ada hikmah kamu ga masuk PTN, nasehat ibu. Terimalah ini jalan hidupmu dengan lapang dada. Tapi aku merasa gagal, aku gagal buat ayah ibu bangga. Dan sekarang aku juga belum lulus-lulus lagi, padahal nilai kuliah udah baik, tinggal selesaiin skripsi koq ga selesai-selesai.
Ayah-ibu maafin aku yach. Aku belum bisa banggain kalian lagi. Hidup aku sekarang lagi diterpa banyak cobaan, mungkin ini proses aku dalam hidup supaya naik ketaraf kehidupan berikutnya. Aku tau ayah-ibu selalu mendoakan aku yang terbaik, supaya aku bahagia dunia dan akhirat. Ayah-ibu, aku minta maaf sekali aku belum bisa memberikan sesuatu yang membanggakan kalian lagi. MAAF...Doakan aku selalu. Dan doa ku untuk kalian selalu.
Ibu adalah orang yang lembut, dia mengajarkan saya bagaimana kita menerima hidup dengan hati yang lapang setiap permasalahan yang terjadi.
Ibu memang wanita yang sangat kuat, dia bisa menghadapi segala bentuk masalah.
Untuk ibu, aku ingin ibu tidak pernah menangis lagi karena kesedihan karena aku ingin melihat ibu ama ayah bahagia.
Terimakasih ibu ama ayah, belum ada hal yang membanggakan yang bisa aku lakukan untuk ibu ama ayah. Mungkin hanya doa mampu memberikan kebahagian yang telah ibu ama ayah lakukan. Mungkin Suatu hari nanti aku bisa membahagiakan kalian atas apa yang kalian inginkan dengan atas ijin Allah SWT. Untuk sekarang hanya untaian kata MAAF dan TERIMAKASIH yang bisa aku sampaikan. Suatu hari nanti aku akan seperti ibu. Karena ibu adalah ibu yang terbaik diseluruh dunia.
Ada Puisi yang kubuat untuk ibu-selalu aku berikan selalu puisi setiap ibu ulang tahun atau hari ibu :
KASIH SAYANG IBU - Puisi Nurina Utami
Ibu…
Terbentang telaga kasih dalam kasih sayangmu, ketulusan yang selalu terpancar dari dalam hatimu…
Ibu…
Kau tempat bersandarnya diriku merapikan sendi-sendi yang putus, kau tempatku mengadu, memadu suka dan duka…
Ibu…
Maafkan daku jika telah mulukai hatimu, dengan cara begini aku dapat mengungkapkannya…
Ibu…
Kau sangat berarti bagi hidupku,kau segalanya untukku, kupinta restumu dalam kehidupanku….
Selamet Hari IBU... Aku Selalu Sayang Ibu dan Ayah. Aku Selalu Sayang Adik-Adik Aku. Aku Selalu Sayang Saudara-saudara aku. Aku sayang semuanya.
Dibagian Kisah Hidup-Nurina Utami
16/12/2009
Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan : “Para malaikat disini mengatakan bahwa besok engkau akan mengirimku kedunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah”, kata bayi. Tuhan menjawab : “Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu”.
“Tapi disurga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia”, demikian kata si bayi. Tuhan menjawab : “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia”.
Si bayi pun bertanya kembali : “Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?” Sekali lagi Tuhan menjawab : “Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa”.
Si bayi pun masih belum puas ia pun bertanya lagi, “Saya mendengar bahwadibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?” Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab : “Malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun”.
Si bayi pun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya : “tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi”. Dan Tuhan pun menjawab : “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya, Aku selalu berada dekat disisimu.
Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya : “Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahu siapa nama malaikat dirumahku nanti?” Tuhan pun menjawab : “Kamu dapat memanggil malaikatmu... IBU..
Kenanglah ibu yang menyanyangimu, untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika aku pergi.
Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuh mu? Ingatkah engkau, ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu? Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit?
Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmudirumah tempat kau dilahirkan, kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu. Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang. Segeralah jenguk ibumu yang berdiri menantimu didepan pintu bahkan sampai malampun kian larut.
Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan dimasa datang ketika ibu telah tiada. Tak ada lagi yang berdirididepan pintu menyambut kita. Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia.
Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya , yang ada hanyalah baju yang digantung dilemari kamarnya. Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan, tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan, tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit. Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendoakan mu disetiap hembusan nafasnya.
Kembalilah segera, peluklah ibu yang selalu menyanyangimu. Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya. Berdoalah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya, jangan biarkan engkau menyesal di masa datang, kembalilah pada ibu yang selalu menyanyangimu. Kenanglah semua cinta dan kasiih sayangnya..
Ibu maafkan aku.. sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas..
Ini cerita tentang ibu, yang aku buat karena kemaren aku udah membuat cerita tentang ayah. Berhubung sebentar lagi hari ibu, ini aku persembahkan sebagai kado buat hari ibu, semoga ibu menyukainya, walaupun aku tau yang membuat ibu senang saat ini bukanlah tulisan dalam cerita ini, melainkan tulisan dalam tugas akhir aku. Tapi aku ingin bercerita tentang dirimu ibu, ijinkan aku sebentar untuk bercerita.
Ibu aku adalah wanita yang hebat. Dia yang melahirkan aku. Dia yang menyusui aku . Dia yang mengajari aku. Dia yang selalu menyayangiku.
Ibu sangat cantik, bibirnya mungil jika tersenyum manis sekali, hidungnya mancung, dan matanya tidak sipit dan tidak juga besar.
Ibu aku orang yang sangat amat baik sekali. Dia akan membela aku jika aku mempunyai masalah dan memberikan solusi yang sangat membantuku. Dia selalu mengingatkan aku untuk rajin ibadah bahkan dia selalu mengajak aku sholat bareng dan mengaji bersamanya. Dan selesai melakukan semua itu, kadang dia suka mengajakku ngobrol dan bertanya-tanya tentang kegiatan aku maupun curahan hati aku atau bercerita tentang masa kecilku. Ketika ibu mulai bercerita, aku selalu menyimaknya.
Dulu ketika ibu mengandung aku, katanya tidak ngidam apa-apa, terus aku bertanya ”bu, apa mengandung itu menyusahkan ibu dengan perut yang tiap bulannya semakin membesar?”. Ibu hanya tersenyum menjawab : ”Ya susah tapi ibu bahagia, suatu saat nanti kamu juga pasti mengerti bagaimana rasanya hamil dengan perut yang tiap bulannya membesar, karena perasaan ketika sedang hamil berjuta rasanya. Apalagi kamu anak pertama, kalau anak pertama itu yang ditunggu, karena pertama kali juga ibu merasakan mengandung, ada mahluk ciptaan-Nya didalam perut semakin hari semakin membesar. Terus aku bertanya lagi, ”kalau tidur gimana bu, susah ya?” Lagi-lagi ibu menjawabnya sambil tersenyum : ”Ya tidur, tidur seperti biasanya aja, tapi kalau lagi hamil tidak bisa tengkurap, kan kasian nanti kamu didalam perut. Setiap hari ibu usap-usap perut ibu sambil berdoa, pokoknya ibu lakukan untuk kebaikan kamu. ”Bukannya waktu itu ibu bekerja, terus gimana bu?” tanyaku. ”ya bekerja-bekerja saja seperti biasa, tidak harus dipermasalahkan yang penting ibu bisa menjaga kamu didalam perut ibu, ya ketika udah 6 bulan ibu cuti, karena kondisi ibu yang tidak memungkinkan untuk bekerja lagi”. ”Terus bu, koq aku bisa lahir dibantul-yogjakarta, padahal kan kita tinggal dicilegon-banten dulu?” tanyaku ingin tahu kenapa aku bisa dilahirkan didaerah kelahiran ayahku. Kata ibu begini karena dulu rencananya disana cuma pengen ketemu mbah kakung dan mbah putri sekalian syukuran tujuh bulanan, tapi karena kelelahan diperjalanan saat berangkat naik kereta api, jadi kamu lahirlah disana. Dalam hati aku mungkin aku sudah ingin cepat melihat dunia. Lahirlah aku dalam usia kandungan 7 bulan yang disebut bayi prematur. Besarnya seperti botol air minum kemasan 1 liter, kecil sekali kata ibu. Terus aku bertanya tentang proses melahirkannya. Kata ibu, ketika melahirkan aku tidak terlalu sakit dan lancar sekali teriak langsung brojol (bahasa lainnya apa yach, lagi ga kepikiran). Tapi tetap saja dipikiran aku ketika seorang ibu melahirkan itu sangat berat, nyawa yang jadi taruhannya, antara hidup dan mati, dan ibu rela bertaruh nyawa demi anak yang dilahirkannya selamet. Dan ibu bilang itulah keistimewaan wanita-bisa melahirkan,pokoknya istimewa-tidak bisa diceritakan disini tentang keistimewaan itu, tapi mungkin para wanita tahu, tentang keistimewaan mereka ketika mengandung dan melahirkan kelak.
Ketika masih bayi ibu bercerita katanya aku sering sakit, makanya ibu berhenti bekerja sementara demi mengurus aku. Terlihat raut muka sedih saat bercerita. ”Loh koq ibu sedih”, tanyaku. ”Habis ibu sedih ngelihat kamu sakit terus, padahal ibu udah ngasih semua, susu, vitamin, bubur bayi,dsb”, jawabnya. Dalam hatiku betapa kasih sayang ibu tak terhingga. Pikiranku langsung terbawa, mungkin aku suka menangis, sehingga ibu tidak tidur menjaga aku dari pagi hingga pagi lagi, dan itu pasti sangat melelahkan. Betapa senangnya ibu ketika melihat perlahan-lahan aku bisa tengkurap, bisa mulai duduk, bisa berbicara, mulai tumbuh gigi dan bisa berjalan. Terus ibu bercerita, kamu tuh paling susah belajar jalan. Baru bisa jalan diumur hampir 2 tahun. Dan ibu khawatir. Pada suatu hari ketika ibu pulang bekerja, ibu membelikan sepatu yang jika diinjak bunyi, supaya aku bisa jalan, dan benar dengan sepatu yang bunyi ”cit..cit..cit..” akhirnya ku bisa berjalan. Setiap ibu pulang kerja katanya aku selalu dibelikan oleh-oleh, entah itu coklat, es krim atau sekedar permen. Betapa lelah dan capenya ibu harus turut serta membantu perekonomian keluarga. Belum harus mengerjakan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga. Itulah salah satu hebatnya wanita, walaupun turut membantu ekonomi, tapi juga tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang istri dan seorang ibu bagi anak-anaknya. Sebenarnya aku punya adik laki-laki yang ketika aku umur 3 tahun, tapi adik aku itu meninggal dengan umur dia cuma sehari. Ketika umur 4,5 tahun aku sudah masuk TK nol kecil karena teman-teman disekitar rumah aku sudah pada bersekolah semua, jadi aku ingin bersekolah juga. Ibu berusaha memasukkan aku ke TK, padahal dulu masalah umur amat ketat dan belum ada itu playgrup. Tapi akhirnya aku bisa sekolah juga. Ibu selalu menyiapkan bekal makanan waktu TK, dan ga pernah ketinggalan makanan favorite aku yaitu wafer coklat supermen. Oh yach aku juga suka chiki balls,cheetoz,zetset, chitato, dan anak mas rasa ayam ama keju (maaf menyebutkan merk,seingat aku dulu harga anak mas itu Rp.50 dan chiki yang itu Rp.500). Tapi untuk chiki aku ga boleh kebanyakan, karena suka batuk. Jadi suka belinya diam-diam tanpa sepengetahuan ibu, makanya aku jadi suka batuk, dan ibu jadi sedih melihat aku sakit. Peraturan pertama yang ibu buat yaitu, tidak boleh jajan sembarangan, kalau mau apa minta dirumah. Dengan begitu ga ada uang jajan. Tapi aku menyadarinya sekarang hal tersebut dilakukan ibu untuk menjaga kesehatan aku. Gara-gara suka makan permen, gigi aku gigis semua, sehingga membuat gigi depan atas bawah gigis, jadilah aku ompong banget, sempeet ga mau berangkat sekolah, karena diledekin terus ama temen-temen. Tapi ibu bilang Jangan malu, ntar giginya jadi bagus. Masa gigi ompong aja ga mau sekolah, nanti gimana bisa jadi dokter(cita-cita rata-rata anak waktu kecil). Ya udah aku sekolah, disekolah aku diem aja, karena kalau bicara ntar kelihatan giginya ompong terus diledik-ledekin. Berhubung waktu TK rumah aku lumayan dekat ama pantai, jadi aku suka main dipantai. Pernah suatu hari aku pulang sekolah tidak langsung pulang malah bermain dipantai dan aku ketauan ama bu guru TK ku belum pulang sekolah, terus aku bilang aja ”lagi mau main dipantai bu guru” bu guru pun mengajak aku pulang, sebelumnya aku ditanya udah makan belum, belum bu guru dan aku disuruh makan dulu dirumah bu guru sama opor dan aku memilih paha.(nama bu guru TK aku itu seinget aku Bu Yati/Yanti gitu). Dan sesampai dirumah ibu marah. Dan itu pertama kalinya ibu marah. (maaf ibu udah buat ibu khawatir). Jadi aku ga boleh main dipantai lagi kecuali sama ayah atau ibu, karena ibu takut aku hanyut terbawa ombak. (ah.. lagi-lagi aku membuat ibu sedih). Dirumah ibu juga selalu mengajari aku membaca,menulis dan bernyanyi. Aku suka bernyanyi dan menggambar waktu TK, dan ibu mengikuti aku lomba. Dari TK ibu juga memasukkan aku kesekolah ngaji. Jadi paginya sekolah umum, siang hari ampe sore sekolah agama, kata ibu ilmu agama itu penting. Setelah TK nol kecil, aturan selanjutnya TK nol besar, tapi berhubung teman aku semuanya masuk SD, aku minta supaya aku masuk SD saja. Tapi pihak SD tidak mau beresiko aku harus bisa menulis dan membaca. Dan ibu meyakinkan pihak sekolah bahwa aku bisa membaca dan menulis. Dan akhirnya pihak sekolah mengizinkan aku sekolah di SD negeri Anyer. Ibu dengan tekun mengajari aku membaca dan menulis. Dua kalimat ini awal aku membaca.
B-U-D-I B-E-R-M-A-I-N B-O-L-A
I-B-U P-E-R-G-I K-E-P-A-S-A-R
Saat belajar membaca itu dengan lembut dan penuh kasih sayang mengajari saya hingga bisa, tidak pernah ada suara keras yang keluar dari mulutnya yang mungil dan tidak ada ada jeweran ditelinga. Karena jika dengan kekerasan malah hasilnya tidak baik untuk psikis seorang anak. Dengan sangat sabar dia mengajari saya. Ketika telah berhasil membaca saya selalu mendapat hadiah, walaupun itu Cuma permen tapi aku sangat suka sekali. Sehingga aku selalu mendapat ranking 10 besar. Itu atas usaha ibu mengajarkan aku membaca dan menulis. Setidaknya aku senang bisa melihat ibu tersenyum bangga. Aku punya adik perempuan 1. Dan kesibukan ibu bertambah, harus mengurus 2 orang anak. Setiap sekolah agama gitu, setiap masuk harus hapal doa atau surat-surat pendek, kalo ga bisa dipukul ama penggaris kayu yang besar. Pernah aku kena pukul gitu,karena aku ga hapal, terus aku kena demam, terus ibu aku mendatangi orang yang memukul aku, ibu memarahi KM dikelas itu, karena dia mukul akunya kekerasan hingga aku sakit. (Ibu aku hebat yach). Aku suka bermain direl kereta api, karena rumah temen dekat aku deket ama rel kereta, dan kita suka menaruh tutup botol coca cola atau teh botol (maaf nyebut merk lagi) diatas rel kereta dan tutup tersebut nanti berubah menjadi lempengan seperti kepingan uang tapi tipis dan biasanya itu bisa dijadiiin gasing atau apa saja(yang ini ibu ga tau, jadi ga dimarahin). Kelas 2 SD ada pemeriksaan kesehatan dan harus disuntik, berhubung aku takut banget ama suntik-menyuntik, aku kabur dari sekolah lari kerumah (soalnya jarak rumah kesekolah yang dekat), terus nangis dirumah. Ibu kaget melihat aku menangis, itu aku mau disuntik padahal aku kan ga sakit. Terus ibu menjelaskan itu untuk kesehatan aku, kalo ga nanti aku bisa sakit. Dengan rayuan ibu akan membelikan aku sepeda, akhirnya aku mau disuntik dengan ditemani ibu disekolah. Tetap aja sampe sekarang aku paling ga suka lihat jarum suntikan. Akhirnya ku dibelikan sepeda baru. Dan ibu selalu memberi semangat ke aku supaya aku bisa mengendari sepeda.Akhirnya aku bisa mengendarai sepeda. Kelas 3 aku mendapat adik perempuan ke-2. Bertambah berat saja tugas ibu dengan 3 anak perempuan. Kelas 4 SD aku pindah kecilegon, karena ayah pindah tugas disana. Aku dimasukkan SD yang dekat rumah disana, namanya SD sumampir. Tadinya aku mau minta pindah ke SD YPWKS, karena ada salah satu teman dekatku pindah keSD itu, tapi kali ini keinginanku tidak dituruti, karena kata ibu biaya sekolah di SD itu mahal,yang penting kamu sekolah dan belajar yang rajin. Ya sudah aku menjalankan sekolah SD disitu, ternyata menyenangkan. Berhubung ada temen SD yang rumahnya deket sawah, Jadi setiap main kerumahnya harus lewat sawah. Dan aku suka main kesawah nyari kadal, belalang, ama binatang mirip kunang-kunang, entah itu kunang-kunang atau apa namanya, tapi binatang itu suka hinggap dibawah daun. Sekolah agama Cuma sampe kelas 5 saja, karena pas kelas 5, ada pelajaran b.inggris yang baru masuk sekolah pas kelas 4 dan nilai b.inggris aku dikelas 4 jelek, makannya aku minta les bahasa inggris supaya nilainya ga jelek lagi. Di SD aku selalu digangguin ama anak-anak cowonya, dan lagi-lagi ibu datang kesekolah untuk melindungi aku. Padahal saat itu ibu sibuk dengan 2 adik aku, tapi dia selalu melindungi aku, jika ada yang nakalin aku. Dari kelas 4 aku tembem, jadi suka dicubitin pipinya. Oh yach, mulai dari kelas 4 juga rambut aku berubah, tadinya rambut aku tuh tipis lurus jatuh, tapi karena ada temen les b.inggris yang rambutnya keriting, lucu banget, cantiklah pokoknya. Aku pengen kayak dia rambutnya, setiap hari aku kepang kecil-kecil, dan entah kenapa bisa berubahlah rambut aku jadi keriting. Dan suka dikatain kribo ama endut. Tapi ibu selalu membela aku.
SMP- dengan belajar yang rajin dan tekun aku berhasil masuk SMP favorite di Cilegon. Dan aku senang ibu ga perlu repot mencari sekolah buat aku dengan susah payah, karena pada saat itu ayah lagi melanjutkan pendidikan perwira, jadi ga bisa pulang untuk mengurusi sekolahku, jadi hanya ibu yang mengurusi semuanya. Setelah ayah selesai pendidikan, ayah ditugaskan di Bandung. Ibu bingung antara aku atau ikut dengan ayah, karena pada saat itu sepertinya aku ga mau pindah kebandung, walaupun dari kecil aku selalu bermimpi tinggal diBandung, yang kata orang disana tuh sejuk dan dingin, kulit bisa putih, banyak yang cakep dan cantik, banyak artis, dll. Tapi berhubung diSMP aku lagi senang-senangnya bermain bersama teman-teman jadi aku ga mau pindah keBandung. Jadilah aku tinggal bersama nenekku di Cilegon. Dan ibu mengikuti ayah pindah di Bandung, kata ibu seorang istri itu ga boleh jauh dari suami. Ya aku mengerti, jadi aku tidak keberatan ibu pindah keBandung. Soalnya aku lagi senang-senangnya jadi atlet basket ama tennis lapangan. Ikut kegiatan ekstrakulikuler pramuka ama paskibraka. Jadi aku memutuskan untuk tetap tinggal di Cilegon, sambil menjaga nenek aku, soalnya kasian nenek aku sendirian. Ibu ama ayah bangga aku ikut banyak mengikuti kegiatan positif. Dan aku senang melihat mereka bangga. Aku sempet sedih ketika kelulusan SMP-karena tidak bisa masuk SMA favorite diserang, Cuma bisa masuk SMA favorite Cilegon, kebanyakan temen-temen masuk ke SMA yang diserang. Sedih banget. Nilai aku turun karena kebanyakan kesibukan yang aku jalani. Tapi ibu menguatkan aku dan tetap bangga ke aku, karena aku masih bisa masuk SMA negeri favorite dicilegon dan dulu ibu juga SMA disitu. Ibu sempet-sempetin datang kecilegon buat mengurusi sekolah SMA aku sama persiapan aku MOS (masa Orientasi Siswa) yang tas harus dari karung goni, rambut dikepang sepuluh,bawa empeng, weuis rame lah pokoknya. Setelah itu ibu balik lagi ke Bandung. Dan aku cerita keibu, kalau di MOS aku masuk 10 siswa terbaik. Mungkin itu karena aku kenal beberapa senior,karena seniornya temen main dirumah. Tapi kayaknya ga ngaruh deh, tetep aja waktu MOS aku ga dibantuin ama senior yang aku kenal. Aku Sekolah di Smancil satu caturwulan aja, soalnya aku harus pindah Kebandung, karena ibu aku mengandung lagi anak ke4, jadi aku harus menemani dia. Dengan berat hati aku pindah ke Bandung, padahal masa itu lagi indah-indahnya. Tapi demi ibu aku rela lakuin apa aja. Pindahlah aku ke Bandung, Dengan hamil yang udah besar ibu mengurusi sekolah aku diBandung, biasanya murid pindahan itu susah cari sekolah, apalagi aku dari Cilegon yang pindah ke Bandung, tapi alhamdulilah ternyata ga sesusah itu, bahkan dua sekolah mau nerima aku, tanpa embel-embel sogok menyogok,dsbnya. Bersekolah aku di Bandung. Dan aku mempunyai adik laki-laki yang ditunggu semenjak adik laki-laki pertama aku meninggal. Tetap diSMA aku meneruskan kegiatan waktu SMA yaitu main basket. Dan ibu mendukung aku, aku mau ikut klub basket, ibu mengizinkannya, dengan catatan harus kemana-mana sendiri.Senangnya masa-masa sekolah.Eitsss.... tapi sebenarnya tidak semuanya senang, pasti ada sedihnya juga. Tapi ibu selalu ada dibelakang aku. Yang buat aku sedih sampai hari ini adalah aku ga bisa masuk perguruan tinggi negeri(PTN). Sedih banget rasanya ga bisa buat ibu bangga lagi, tapi kata ibu gpp, kuliah dimana aja sama koq. Pasti ada hikmah kamu ga masuk PTN, nasehat ibu. Terimalah ini jalan hidupmu dengan lapang dada. Tapi aku merasa gagal, aku gagal buat ayah ibu bangga. Dan sekarang aku juga belum lulus-lulus lagi, padahal nilai kuliah udah baik, tinggal selesaiin skripsi koq ga selesai-selesai.
Ayah-ibu maafin aku yach. Aku belum bisa banggain kalian lagi. Hidup aku sekarang lagi diterpa banyak cobaan, mungkin ini proses aku dalam hidup supaya naik ketaraf kehidupan berikutnya. Aku tau ayah-ibu selalu mendoakan aku yang terbaik, supaya aku bahagia dunia dan akhirat. Ayah-ibu, aku minta maaf sekali aku belum bisa memberikan sesuatu yang membanggakan kalian lagi. MAAF...Doakan aku selalu. Dan doa ku untuk kalian selalu.
Ibu adalah orang yang lembut, dia mengajarkan saya bagaimana kita menerima hidup dengan hati yang lapang setiap permasalahan yang terjadi.
Ibu memang wanita yang sangat kuat, dia bisa menghadapi segala bentuk masalah.
Untuk ibu, aku ingin ibu tidak pernah menangis lagi karena kesedihan karena aku ingin melihat ibu ama ayah bahagia.
Terimakasih ibu ama ayah, belum ada hal yang membanggakan yang bisa aku lakukan untuk ibu ama ayah. Mungkin hanya doa mampu memberikan kebahagian yang telah ibu ama ayah lakukan. Mungkin Suatu hari nanti aku bisa membahagiakan kalian atas apa yang kalian inginkan dengan atas ijin Allah SWT. Untuk sekarang hanya untaian kata MAAF dan TERIMAKASIH yang bisa aku sampaikan. Suatu hari nanti aku akan seperti ibu. Karena ibu adalah ibu yang terbaik diseluruh dunia.
Ada Puisi yang kubuat untuk ibu-selalu aku berikan selalu puisi setiap ibu ulang tahun atau hari ibu :
KASIH SAYANG IBU - Puisi Nurina Utami
Ibu…
Terbentang telaga kasih dalam kasih sayangmu, ketulusan yang selalu terpancar dari dalam hatimu…
Ibu…
Kau tempat bersandarnya diriku merapikan sendi-sendi yang putus, kau tempatku mengadu, memadu suka dan duka…
Ibu…
Maafkan daku jika telah mulukai hatimu, dengan cara begini aku dapat mengungkapkannya…
Ibu…
Kau sangat berarti bagi hidupku,kau segalanya untukku, kupinta restumu dalam kehidupanku….
Selamet Hari IBU... Aku Selalu Sayang Ibu dan Ayah. Aku Selalu Sayang Adik-Adik Aku. Aku Selalu Sayang Saudara-saudara aku. Aku sayang semuanya.
Dibagian Kisah Hidup-Nurina Utami
16/12/2009
Sunday, December 20, 2009
Mencoba Djarum Black Blog Competition Vol.2
Akhir-akhir ini saya baru mencoba mengikuti lomba-lomba menulis untuk para blogger. Saya ingin partisipasi dalam Djarum Black Blog Competition vol.2. Saya mengetahui lomba ini ketika saya sedang searching lomba-lomba menulis. Dan ketemulah kompetisi ini. Kemudian saya mengunjungi situs http://autoblackthrough.com/blogcompetition/. Kemudian saya baca mulai dari overview yang menjelaskan tentang Djarum Black Blog Competition adalah suatu kompetisi menulis dikalangan blogger Indonesia. Tulisan memuat pengalaman sehari-hari dan pandangan individu terhadap suatu hal.
Setelah membaca overview, saya membaca latar belakang yang berisi :
• Perkembangan yang sangat pesat pada komunitas blogger di indonesia.
• Untuk menemukan generasi baru yang lebih expressive, speak up their opinion, care to their surroundings, and creative.
• Bloging sudah menjadi lifestyle.
Kemudian membaca syarat dan ketentuan ada 13 syarat dan ketentuan diantaranya :
1. Peserta bukan karyawan , mitra usaha dan rekanan PT Djarum.
2. Blog dibuat dan dikelola oleh WNI.
3. Tidak ada batasan pada pekerjaan, kemampuan menulis, ataupun tema blog pribadi yang dirasa kurang sesuai. Yang menjadi penilaian adalah isi dari artikel yang diajukan.
4. Artikel yang diajukan untuk kompetisi menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Inggris dapat dipergunakan sebagai konten artikel tetapi hanya sebagai pelengkap artikel saja, bukan menjadi bahasa utama penulisan artikel.
5. Konten dari artikel merupakan tulisan dari pengelola blog.
6. Isi dari artikel merupakan tulisan dari pengelola blog.
7. Isi artikel tidak berhubungan dengan periklanan internet, tidak mengandung unsur pornografi dan pornoaksi, tidak mengandung SARA, dan bukan hasil plagiarisme.
8. Peserta dapat mencantumkan informasi produk (apabila diperlukan).
9. Menggunakan bahasa yang menarik dengan gaya bahasa apapun selama sopan.
10. Jumlah artikel yang memenuhi ketentuan keywords wajib harus lebih dari 20 artikel (tanpa ada batasan jumlah kata keseluruhan).
11. Artikel yang akan di nilai adalah artikel-artikel yang diposting pada jangka waktu yang ditentukan.
12. Artikel yang akan diikutkan dalam kompetisi sebaiknya dikelompokkan dalam 1 kategori (Djarum Black Blog Competition Vol.2).
13. Posting 1 artikel penutup disertai list semua artikel yang akan diikutkan dalam kompetisi.
Dimana berdasarkan syarat dan ketentuan nomor 10 harus ada keywords wajib, Keywords wajib adalah kata kunci yang wajib ada pada tulisan dengan jumlah minimal 2 dari daftar berikut :
1. Djarum Black
2. Djarum Black Menthol
3. Djarum Black Slimz
4. Djarum Black Slimznation
5. Djarum Black Motodify
6. Djarum Black Night Slalom
7. Autoblackthrough
8. Autoblackthrough goes to campus
9. Blackinnovationawards
10. Blackinnovationawards goes to campus
11. Black In News
12. Black Car Community
13. Black Motor Community
14. Black Community
Sebenernya saya bingung sama semua keywords itu harus dibagaimanakan dan bagaimana caranya memuat keywords tersebut kedalam artikel yang saya buat, jika saya tidak mengetahui maksud dari nama-nama keywords tersebut. Cukup kebingungan saya saat itu. Karena saya belum mengetahui apakah kompetisi ini masih boleh diikuti atau tidak. Maka saya melihat tahap kompetisi dimana ada 3 tahapan diantaranya :
1. PENDAFTARAN
• Pendaftaran artikel blog dimulai dari tanggal 01 September 2008 sampai dengan 28 Februari 2010. (Dengan melihat ini, saya langsung tersenyum senang, ok berarti saya masih bisa mengikuti kompetisi ini)
• Peserta kompetisi adalah pemilik blog itu sendiri. Peserta tidak dapat mengusulkan suatu blog lain.
• Daftarkan di : www.autoblackthrough.com/blogcompetition/
• Cantumkan official banner "DJARUM BLACK BLOG COMPETITION VOL.2" di halam utama blog anda, code :
• Add blog (blackoholiczone.blogspot.com) sebagai friends.
• Identitas pemilik blog (nama, nickname, alamat blog, email, lokasi/alamat, no telp/HP, pekerjaan). (Nah yang ini saya mendapat kebingungan lagi, semua identitas ini harus dimasukin keblog, apa tidak bisa lewat email saja, soalnya untuk nomor telpon kan masalah yang sangat privasi).
2. VOTING (Melihat tahapan ini, langsung dipikiran saya “Ayo… Ayo… Voting saya”)
• Online Voting digunakan untuk mendapatkan 1 Blog Favorit.
• Voting dimulai dari tanggal 01 Februari s/d 31 Maret 2010.
• Voting dilakukan di : www.autoblackthrough.com/blogcompetition/
3. PENJURIAN (Melihat tahapan ini ternyata penjuriannya masih lama. Muncul lagi pemikiran “semoga aku menang”, biasa seseorang mengikuti suatu kompetisi pasti mempunyai harapan besar untuk memenangkan, tapi kalau tidak juga tidak masalah yang penting sudah partisipasi dan mencoba mengikuti).
• Penilaian akan dimulai dari tanggal 01 s/d 31 Maret 2010.
• Pemenang akan dipublikasikan di www.autoblackthrough.com/blogcompetition/ pada tanggal 01 April 2010 dan akan dihubungi lebih lanjut oleh panitia.
• Penilaian akan dilakukan pada seluruh pendaftar yang lolos registrasi dan memenuhi persyaratan serta telah dipublikasikan di www.autoblackthrough.com/blogcompetition dan blackoholiczone.blogspot.com (blogroll).
• Panitia akan memilih top 10 blog list.
• Panitia akan memilih satu blog terbaik dari top 10 blog list sebagai juara utama.
• Panitia akan memilih dua blog terbaik dari top 10 blog list sebagai juara kedua dan ketiga.
• Hasil seleksi adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
• Panitia tidak melayani surat-menyurat diluar prosesi seleksi, kecuali surat pengaduan adanya tindak kecurangan.
Jadi setelah melihat itu semua, saya mengambil kesimpulan, bahwa saya akan mengikuti kompetisi tersebut. Tapi untuk menulis saya harus memikirkan apa yang akan saya tulis dan saya harus mengerti setidaknya saya tahu tentang Djarum Black. Dan saya hanya mengetahui Djarum Black itu sebuah merek rokok di Indonesia, dimana salah satu produk dari PT Djarum. Kebingungan muncul lagi disini, saya bukan perokok dan saya tidak suka sama asap rokok (karena membuat saya jadi sesak nafas dan batuk-batuk). Jadi saya harus menulis apa, tentang yang berhubungan dengan warna black gitu, wah kalau berhubungan dengan warna banyak cerita. Tapi kurang sesuai kalau menulis tentang warna hitam, karena terlalu complecated. Akhirnya saya kepikiran untuk bertanya sama teman-teman yang suka merokok dan menceritakannya didalam artikel ini. Apa yang saya lakukan bisa disebut research. Hahahaha... Kayak udah jadi penulis handal (semoga..amin) aja melakukan research, tapi beginilah cara menulis saya, saya harus mengetahui arti dan maksudnya terlebih dahulu. Saya Bertanya begini : pernah ngerokok Djarum Black ga atau pernah ikut even yang diselenggarakan yang sponsornya Djarum Black ga? Sempet kebingungan lagi ama jawaban yang tidak mendukung untuk artikel ini, tapi saya memutuskan untuk memilih tidak semua jawaban dari teman-teman saya diikutsertakan dalam artikel ini dan jawaban mereka jadi bahan inspirasi saya buat menulis artikel ini. Dan jawaban dari mereka rata-rata mereka yang perokok sudah pernah mencoba rokok Djarum Black. Beginilah jawaban dari beberapa orang yang pantas untuk dimasukkan untuk artikel ini :
• Brand image Djarum Black itu bagus..
• Lebih banyak ke anak muda.
• Pernah nyobain Djarum Black,soalnya kemasannya sama bentuknya lumayan menggoda.
• Djarum Black tarikannya lumayan (hahaha… apa coba)
• Djarum Black mantep apalagi ada yang Djarum Black Tea aromanya bikin merinding kalo yang Djarum Black Capucino aromanya mantaffff...
• Djarum Black buat semua kalangan. Tapi kebanyakan kalangan muda baik cowok atau cewek.
Terima Kasih Banyak yach teman-teman yang telah membantu saya untuk pembuatan artikel ini. Saya tidak sampai dengan pertanyaan itu, saya ingin menulis berdasarkan 14 keywords. Dengan mengetahui dari pertanyaan yang saya ajukan ke beberapa temen, melihat acara di TV, ada yang dengan cara melihat-lihat di websitenya http://blackoholiczone.blogspot.com dan beberapa website para blogger (makasih yach teman-teman blogger, maaf ada yang aku copas). Dan hasilnya seperti ini :
Djarum Black, merupakan salah satu merek rokok dari PT Djarum tbk.
Djarum Black Menthol, adalah rokok berwarna hitam dengan special power menthol-blend yang menawarkan rasa menthol yang lebih baik dibandingkan merek-merek varian menthol yang beredar di pasaran.
Djarum Black Slimz, merupakan varian baru Djarum Black, yang kabarnya sarat dengan keunikan dan inovasi.
Djarum Black Slimznation, merupakan semacam party yang ditujukan bagi para Black Community, tepatnya para clubbers and young executive. Biasanya even seperti ini diselenggarakan bertepatan dengan momen-momen khusus seperti tutup tahun.
Djarum Black Motodif, suatu acara yang diselenggarakan khusus buat yang sangat menyukai modif moto.
Djarum Black Night Slalom, adalah sebuah acara kompetisi unjuk kebolehan, ketangkasan, dan keahlian mengemudikan mobil secara "ekstrem", yang tentu saja akan membuat adrenalin bukan hanya yang mengemudi tapi juga yang menyaksikan dari pinggir, ikut merasakan terkejut jika melihatnya. Yang ini suatu acara yang pernah diadakan di Bandung karena saya pernah lihat pamfletnya, tapi saya lupa isi pamfletnya. slalom adalah teknik dasar berkendara kyak bikin figure 8, bikin lingkaran dan zig-zag, dan untuk bikin lingkaran yg kecil body
Autoblackthrough, salah satu ajang yang digagas Djarum Black untuk mendorong minat para pencinta modifikasi untuk umum. Yyang ini kebetulan waktu itu saya nonton di TV one hari kamis jamnya lupa seingat saya namanya final battle, acara tentang modify mobil. Wow modify mobilnya keren-keren, acaranya kelihatan mewah, soalnya mobil modifynya keren abis. Dan yang jadi pemenang dari yogjakarta-Kupu-kupu malam.
Autoblackthrough goes to campus, salah satu ajang yang digagas Djarum Black untuk mendorong minat para pencinta modifikasi, khususnya di kalangan mahasiswa tanah air. Dengan adanya acara ini diharapkan para mahasiswa bisa menyalurkan minat mereka pada hal-hal yang positif, imajinatif dan inovatif di bidang modifikasi.
Blackinnovationawards, adalah sebuah kompetisi kreatif yang melombakan desain alat-alat kreatif, yang merupakan pengembangan dari ide- ide yang ada sehingga memunculkan bentuk baru yang lebih kreatif, dan inovatif.
Blackinnovationawards goes to campus, adalah sebuah kompetisi kreatif yang melombakan desain alat-alat kreatif, yang merupakan pengembangan dari ide- ide yang ada sehingga memunculkan bentuk baru yang lebih kreatif, dan inovatif, khususnya untuk kalangan mahasiswa diberbagai universitas.
Black In News, yang ini isinya berita tentang yang berhubungan yang diadakan djarum black
Black Car Community, yang ini komunitas buat para pengguna mobil hitam yach, soalnya dari arti namanya begitu.
Black Motor Community, yang ini komunitas buat para pengguna motor hitam yach, soalnya dari arti namanya begitu.
Black Community, yang ini saya ikut gabung yang di facebook.
Selain itu dengan adanya kompetisi ini, saya juga akhirnya melakukan blogwalking ke beberapa blogger, untuk melihat-lihat. Salam kenal teman-teman blogger. Nice to meet you. Mampir-mampir keblog saya yach. Tapi maaf blog saya sederhana, karena saya ga tahu caranya membuat menarik blog. Untuk mengganti themes yang menarik pun saya tidak tahu caranya. Jadi saya menggunakan themes yang sudah tersedia. Dan saya memilih warna hitam, karena themes yang ini menurut saya menarik dan simple. Ada yang mau mengajari saya supaya blog saya kelihatan menarik. Dan Inilah jadinya artikel ini. Blog aku ini, isinya macem-macem dan rata-rata tentang curhatan aku. Maaf yach, abis saya ga tahu bagaimana supaya blog saya ini menarik. Tolong ajarkan supaya blog saya ini menarik (malah curhat kan,hehehehe).
Terima kasih atas perhatiannya dan telah mengunjungi blog saya. Salam Kenal buat yang telah mengunjungi. Nice to meet you ^__^
Setelah membaca overview, saya membaca latar belakang yang berisi :
• Perkembangan yang sangat pesat pada komunitas blogger di indonesia.
• Untuk menemukan generasi baru yang lebih expressive, speak up their opinion, care to their surroundings, and creative.
• Bloging sudah menjadi lifestyle.
Kemudian membaca syarat dan ketentuan ada 13 syarat dan ketentuan diantaranya :
1. Peserta bukan karyawan , mitra usaha dan rekanan PT Djarum.
2. Blog dibuat dan dikelola oleh WNI.
3. Tidak ada batasan pada pekerjaan, kemampuan menulis, ataupun tema blog pribadi yang dirasa kurang sesuai. Yang menjadi penilaian adalah isi dari artikel yang diajukan.
4. Artikel yang diajukan untuk kompetisi menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Inggris dapat dipergunakan sebagai konten artikel tetapi hanya sebagai pelengkap artikel saja, bukan menjadi bahasa utama penulisan artikel.
5. Konten dari artikel merupakan tulisan dari pengelola blog.
6. Isi dari artikel merupakan tulisan dari pengelola blog.
7. Isi artikel tidak berhubungan dengan periklanan internet, tidak mengandung unsur pornografi dan pornoaksi, tidak mengandung SARA, dan bukan hasil plagiarisme.
8. Peserta dapat mencantumkan informasi produk (apabila diperlukan).
9. Menggunakan bahasa yang menarik dengan gaya bahasa apapun selama sopan.
10. Jumlah artikel yang memenuhi ketentuan keywords wajib harus lebih dari 20 artikel (tanpa ada batasan jumlah kata keseluruhan).
11. Artikel yang akan di nilai adalah artikel-artikel yang diposting pada jangka waktu yang ditentukan.
12. Artikel yang akan diikutkan dalam kompetisi sebaiknya dikelompokkan dalam 1 kategori (Djarum Black Blog Competition Vol.2).
13. Posting 1 artikel penutup disertai list semua artikel yang akan diikutkan dalam kompetisi.
Dimana berdasarkan syarat dan ketentuan nomor 10 harus ada keywords wajib, Keywords wajib adalah kata kunci yang wajib ada pada tulisan dengan jumlah minimal 2 dari daftar berikut :
1. Djarum Black
2. Djarum Black Menthol
3. Djarum Black Slimz
4. Djarum Black Slimznation
5. Djarum Black Motodify
6. Djarum Black Night Slalom
7. Autoblackthrough
8. Autoblackthrough goes to campus
9. Blackinnovationawards
10. Blackinnovationawards goes to campus
11. Black In News
12. Black Car Community
13. Black Motor Community
14. Black Community
Sebenernya saya bingung sama semua keywords itu harus dibagaimanakan dan bagaimana caranya memuat keywords tersebut kedalam artikel yang saya buat, jika saya tidak mengetahui maksud dari nama-nama keywords tersebut. Cukup kebingungan saya saat itu. Karena saya belum mengetahui apakah kompetisi ini masih boleh diikuti atau tidak. Maka saya melihat tahap kompetisi dimana ada 3 tahapan diantaranya :
1. PENDAFTARAN
• Pendaftaran artikel blog dimulai dari tanggal 01 September 2008 sampai dengan 28 Februari 2010. (Dengan melihat ini, saya langsung tersenyum senang, ok berarti saya masih bisa mengikuti kompetisi ini)
• Peserta kompetisi adalah pemilik blog itu sendiri. Peserta tidak dapat mengusulkan suatu blog lain.
• Daftarkan di : www.autoblackthrough.com/blogcompetition/
• Cantumkan official banner "DJARUM BLACK BLOG COMPETITION VOL.2" di halam utama blog anda, code :
• Identitas pemilik blog (nama, nickname, alamat blog, email, lokasi/alamat, no telp/HP, pekerjaan). (Nah yang ini saya mendapat kebingungan lagi, semua identitas ini harus dimasukin keblog, apa tidak bisa lewat email saja, soalnya untuk nomor telpon kan masalah yang sangat privasi).
2. VOTING (Melihat tahapan ini, langsung dipikiran saya “Ayo… Ayo… Voting saya”)
• Online Voting digunakan untuk mendapatkan 1 Blog Favorit.
• Voting dimulai dari tanggal 01 Februari s/d 31 Maret 2010.
• Voting dilakukan di : www.autoblackthrough.com/blogcompetition/
3. PENJURIAN (Melihat tahapan ini ternyata penjuriannya masih lama. Muncul lagi pemikiran “semoga aku menang”, biasa seseorang mengikuti suatu kompetisi pasti mempunyai harapan besar untuk memenangkan, tapi kalau tidak juga tidak masalah yang penting sudah partisipasi dan mencoba mengikuti).
• Penilaian akan dimulai dari tanggal 01 s/d 31 Maret 2010.
• Pemenang akan dipublikasikan di www.autoblackthrough.com/blogcompetition/ pada tanggal 01 April 2010 dan akan dihubungi lebih lanjut oleh panitia.
• Penilaian akan dilakukan pada seluruh pendaftar yang lolos registrasi dan memenuhi persyaratan serta telah dipublikasikan di www.autoblackthrough.com/blogcompetition dan blackoholiczone.blogspot.com (blogroll).
• Panitia akan memilih top 10 blog list.
• Panitia akan memilih satu blog terbaik dari top 10 blog list sebagai juara utama.
• Panitia akan memilih dua blog terbaik dari top 10 blog list sebagai juara kedua dan ketiga.
• Hasil seleksi adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
• Panitia tidak melayani surat-menyurat diluar prosesi seleksi, kecuali surat pengaduan adanya tindak kecurangan.
Jadi setelah melihat itu semua, saya mengambil kesimpulan, bahwa saya akan mengikuti kompetisi tersebut. Tapi untuk menulis saya harus memikirkan apa yang akan saya tulis dan saya harus mengerti setidaknya saya tahu tentang Djarum Black. Dan saya hanya mengetahui Djarum Black itu sebuah merek rokok di Indonesia, dimana salah satu produk dari PT Djarum. Kebingungan muncul lagi disini, saya bukan perokok dan saya tidak suka sama asap rokok (karena membuat saya jadi sesak nafas dan batuk-batuk). Jadi saya harus menulis apa, tentang yang berhubungan dengan warna black gitu, wah kalau berhubungan dengan warna banyak cerita. Tapi kurang sesuai kalau menulis tentang warna hitam, karena terlalu complecated. Akhirnya saya kepikiran untuk bertanya sama teman-teman yang suka merokok dan menceritakannya didalam artikel ini. Apa yang saya lakukan bisa disebut research. Hahahaha... Kayak udah jadi penulis handal (semoga..amin) aja melakukan research, tapi beginilah cara menulis saya, saya harus mengetahui arti dan maksudnya terlebih dahulu. Saya Bertanya begini : pernah ngerokok Djarum Black ga atau pernah ikut even yang diselenggarakan yang sponsornya Djarum Black ga? Sempet kebingungan lagi ama jawaban yang tidak mendukung untuk artikel ini, tapi saya memutuskan untuk memilih tidak semua jawaban dari teman-teman saya diikutsertakan dalam artikel ini dan jawaban mereka jadi bahan inspirasi saya buat menulis artikel ini. Dan jawaban dari mereka rata-rata mereka yang perokok sudah pernah mencoba rokok Djarum Black. Beginilah jawaban dari beberapa orang yang pantas untuk dimasukkan untuk artikel ini :
• Brand image Djarum Black itu bagus..
• Lebih banyak ke anak muda.
• Pernah nyobain Djarum Black,soalnya kemasannya sama bentuknya lumayan menggoda.
• Djarum Black tarikannya lumayan (hahaha… apa coba)
• Djarum Black mantep apalagi ada yang Djarum Black Tea aromanya bikin merinding kalo yang Djarum Black Capucino aromanya mantaffff...
• Djarum Black buat semua kalangan. Tapi kebanyakan kalangan muda baik cowok atau cewek.
Terima Kasih Banyak yach teman-teman yang telah membantu saya untuk pembuatan artikel ini. Saya tidak sampai dengan pertanyaan itu, saya ingin menulis berdasarkan 14 keywords. Dengan mengetahui dari pertanyaan yang saya ajukan ke beberapa temen, melihat acara di TV, ada yang dengan cara melihat-lihat di websitenya http://blackoholiczone.blogspot.com dan beberapa website para blogger (makasih yach teman-teman blogger, maaf ada yang aku copas). Dan hasilnya seperti ini :
Djarum Black, merupakan salah satu merek rokok dari PT Djarum tbk.
Djarum Black Menthol, adalah rokok berwarna hitam dengan special power menthol-blend yang menawarkan rasa menthol yang lebih baik dibandingkan merek-merek varian menthol yang beredar di pasaran.
Djarum Black Slimz, merupakan varian baru Djarum Black, yang kabarnya sarat dengan keunikan dan inovasi.
Djarum Black Slimznation, merupakan semacam party yang ditujukan bagi para Black Community, tepatnya para clubbers and young executive. Biasanya even seperti ini diselenggarakan bertepatan dengan momen-momen khusus seperti tutup tahun.
Djarum Black Motodif, suatu acara yang diselenggarakan khusus buat yang sangat menyukai modif moto.
Djarum Black Night Slalom, adalah sebuah acara kompetisi unjuk kebolehan, ketangkasan, dan keahlian mengemudikan mobil secara "ekstrem", yang tentu saja akan membuat adrenalin bukan hanya yang mengemudi tapi juga yang menyaksikan dari pinggir, ikut merasakan terkejut jika melihatnya. Yang ini suatu acara yang pernah diadakan di Bandung karena saya pernah lihat pamfletnya, tapi saya lupa isi pamfletnya. slalom adalah teknik dasar berkendara kyak bikin figure 8, bikin lingkaran dan zig-zag, dan untuk bikin lingkaran yg kecil body
Autoblackthrough, salah satu ajang yang digagas Djarum Black untuk mendorong minat para pencinta modifikasi untuk umum. Yyang ini kebetulan waktu itu saya nonton di TV one hari kamis jamnya lupa seingat saya namanya final battle, acara tentang modify mobil. Wow modify mobilnya keren-keren, acaranya kelihatan mewah, soalnya mobil modifynya keren abis. Dan yang jadi pemenang dari yogjakarta-Kupu-kupu malam.
Autoblackthrough goes to campus, salah satu ajang yang digagas Djarum Black untuk mendorong minat para pencinta modifikasi, khususnya di kalangan mahasiswa tanah air. Dengan adanya acara ini diharapkan para mahasiswa bisa menyalurkan minat mereka pada hal-hal yang positif, imajinatif dan inovatif di bidang modifikasi.
Blackinnovationawards, adalah sebuah kompetisi kreatif yang melombakan desain alat-alat kreatif, yang merupakan pengembangan dari ide- ide yang ada sehingga memunculkan bentuk baru yang lebih kreatif, dan inovatif.
Blackinnovationawards goes to campus, adalah sebuah kompetisi kreatif yang melombakan desain alat-alat kreatif, yang merupakan pengembangan dari ide- ide yang ada sehingga memunculkan bentuk baru yang lebih kreatif, dan inovatif, khususnya untuk kalangan mahasiswa diberbagai universitas.
Black In News, yang ini isinya berita tentang yang berhubungan yang diadakan djarum black
Black Car Community, yang ini komunitas buat para pengguna mobil hitam yach, soalnya dari arti namanya begitu.
Black Motor Community, yang ini komunitas buat para pengguna motor hitam yach, soalnya dari arti namanya begitu.
Black Community, yang ini saya ikut gabung yang di facebook.
Selain itu dengan adanya kompetisi ini, saya juga akhirnya melakukan blogwalking ke beberapa blogger, untuk melihat-lihat. Salam kenal teman-teman blogger. Nice to meet you. Mampir-mampir keblog saya yach. Tapi maaf blog saya sederhana, karena saya ga tahu caranya membuat menarik blog. Untuk mengganti themes yang menarik pun saya tidak tahu caranya. Jadi saya menggunakan themes yang sudah tersedia. Dan saya memilih warna hitam, karena themes yang ini menurut saya menarik dan simple. Ada yang mau mengajari saya supaya blog saya kelihatan menarik. Dan Inilah jadinya artikel ini. Blog aku ini, isinya macem-macem dan rata-rata tentang curhatan aku. Maaf yach, abis saya ga tahu bagaimana supaya blog saya ini menarik. Tolong ajarkan supaya blog saya ini menarik (malah curhat kan,hehehehe).
Terima kasih atas perhatiannya dan telah mengunjungi blog saya. Salam Kenal buat yang telah mengunjungi. Nice to meet you ^__^
Tuesday, December 15, 2009
Tahun Baru Kemana
Tahun Baru Kemana....
Ya Itu pertanyaan dipenghujung akhir tahun. Ada yang sibuk menyiapkan acara untuk memeriahkan suasana pergantian tahun. Ada yang biasa saja dalam menghadapi pergantian tahun. Tahun baru pernah menyambutnya bersama teman-teman saat kuliah itu pun hanya berada dikost-annya duduk diatap paling atas dan menunggu terlihatannya kembang api dari kejauhan yang begitu meriah, ada hal yang membuat terkesan pada saat itu, kita membuat surat kesetiap orang yang isinya tentang kritik dan saran selama kita berteman. Dan hal tersebut ide yang bagus untuk mengawali tahun baru, dimana untuk bahan intropeksi diri. Pernah bersama teman kuliah ada rencana untuk melihat pesta kembang api dipusat kota Bandung secara langsung, tapi hal tersebut gagal oleh berbagai kondisi yang tidak memungkinkan untuk kesana. Padahal banyak tempat di Bandung setiap tahun baru pada merayakan kemeriahan pergantian tahun baru tersebut. Tapi entah kenapa aku ga pernah terlibat dalam kemeriahan itu. Tahun baru kebanyakan dirumah, nonton tv yang pasti acara di TV memuat tentang kemeriahan saat pergantian tahun baru. Dan acaranya setiap pergantian tahun sama,hanya konsepnya saja yang berbeda. Acara Live music dengan penyanyi-penyanyi terkenal atau ada film akhir tahun. Dan Diawal tahun baru untuk memeriahkannya selalu menggunakan kembang api yang beragam warna. Kenapa melakukan hal demikian. Karena aku punya adik kecil, biasanya aku membelikannya terompet untuk membuatnya senang dan bisa sedikit merasakan kemeriahan tahun baru, dan dia pun senang. Harga terompet paling murah mulai dari Rp.10000. Biasanya aku membelikan 2 terompet, soalnya kalo cuma satu, pasti cepat rusak dan kurang meriah.
Kebanyakan saat tahun baru yang aku lakukan biasanya, menonton TV- kadang Klo udah bosen menonton TV,aku Denger radio, kadang klo bosen juga denger radio, Dalam kesunyian aku duduk di meja sambil bercermin, ketika bercermin menatap mata sendiri dan berpikir untuk instropeksi diri, apa saja yang sudah aku lakukan dan akan melakukan apa untuk tahun baru ini. Membuka awal buku harian dan mengonsep dari awal. Dan saat flash back tersebut, airmata selalu jatuh membasahi pipi,apakah baik seperti itu, menangis dalam mengawali pergantian tahun. Dan suka menangis melihat kemeriahan yang terdengar. Tapi aku bersyukur dengan keadaan tahun baru seperti yang selalu aku lakukan ini. Tidak perlu pusing melihat ramainya kendaraan yang macet, tidak perlu kaget saat mendengar ledakan suara kembang api(soalnya aku suka kaget kalau ada suara ledakan), tidak perlu menghamburkan biaya.
Apa yang sebaiknya dilakukan saat tahun baru... Apa perlu Euforia untuk memeriahkannya...
Yach begitulah kegiatan tahun baru yang aku lakukan, mensyukuri dengan setiap keadaan, pasti selalu ada hikmah nantinya,apa yang terjadi itulah yang terbaik untuk hidup kita :)
Tips Untuk yang pergi merayakan tahun baru dipusat kota :
1. Harus Siap dengan kondisi jalanan yang pastinya macet.
2. Jangan lupa bawa jaket (takut kedinginan) atau jas hujan (takutnya hujan tiba-tiba).
3. Makan dulu atau jangan lupa makan sebelum pergi, takutnya nanti masuk angin dan kecapean,setidaknya kalo udah makan ada tenaga buat melakukan aktivitas.
4. Ati-ati main kembang apinya, jauhi kabel listrik, takut terjadi kebakaran.
5. Ati-ati main terompetnya, jangan membunyikan terompet sangat dekat dengan telinga, nanti bisa sakit pendengarannya.
Tips Untuk yang tidak pergi kemana-mana pada saat tahun baru :
1. Kumpul bersama keluarga nonton tv.
2. Kalau ada biaya, beli makanan untuk bakar-bakaran/barbaque-an atau beli ciki/cookies/cemilan apa pun,untuk memeriahkan walaupun dirumah
3. Bener-benar terasa banget tahun barunya untuk instropeksi diri
4. Kalau bosen nonton tv dan ga bisa beli makanan, denger radio.
5. Jika denger radio juga bosen, baca buku.
6. Jika semua aktivitas bosen dan bikin pusing, lebih baik kita tidur, kalo bangun nanti juga sudah tidak ada kemeriahan tahun baru lagi :D
Happy newyears wish you all the best... Have a great newyears
Semoga tahun baru ini lebih baik lagi,lebih dilimpahkan rezeki yang bermanfat, selalu sehat,selalu diberi kemudahan dan kelancaran dalam kehidupan,selalu dilindungi-Nya, dan ditunjukan jalan yang baik... Semoga bahagia selalu didunia maupun diakhirat,.. Amin
Keep Smile and Love
Salam Semangat dan Sabar
Dipenghujung Tahun-Nurina Utami
15/12/2009
Ya Itu pertanyaan dipenghujung akhir tahun. Ada yang sibuk menyiapkan acara untuk memeriahkan suasana pergantian tahun. Ada yang biasa saja dalam menghadapi pergantian tahun. Tahun baru pernah menyambutnya bersama teman-teman saat kuliah itu pun hanya berada dikost-annya duduk diatap paling atas dan menunggu terlihatannya kembang api dari kejauhan yang begitu meriah, ada hal yang membuat terkesan pada saat itu, kita membuat surat kesetiap orang yang isinya tentang kritik dan saran selama kita berteman. Dan hal tersebut ide yang bagus untuk mengawali tahun baru, dimana untuk bahan intropeksi diri. Pernah bersama teman kuliah ada rencana untuk melihat pesta kembang api dipusat kota Bandung secara langsung, tapi hal tersebut gagal oleh berbagai kondisi yang tidak memungkinkan untuk kesana. Padahal banyak tempat di Bandung setiap tahun baru pada merayakan kemeriahan pergantian tahun baru tersebut. Tapi entah kenapa aku ga pernah terlibat dalam kemeriahan itu. Tahun baru kebanyakan dirumah, nonton tv yang pasti acara di TV memuat tentang kemeriahan saat pergantian tahun baru. Dan acaranya setiap pergantian tahun sama,hanya konsepnya saja yang berbeda. Acara Live music dengan penyanyi-penyanyi terkenal atau ada film akhir tahun. Dan Diawal tahun baru untuk memeriahkannya selalu menggunakan kembang api yang beragam warna. Kenapa melakukan hal demikian. Karena aku punya adik kecil, biasanya aku membelikannya terompet untuk membuatnya senang dan bisa sedikit merasakan kemeriahan tahun baru, dan dia pun senang. Harga terompet paling murah mulai dari Rp.10000. Biasanya aku membelikan 2 terompet, soalnya kalo cuma satu, pasti cepat rusak dan kurang meriah.
Kebanyakan saat tahun baru yang aku lakukan biasanya, menonton TV- kadang Klo udah bosen menonton TV,aku Denger radio, kadang klo bosen juga denger radio, Dalam kesunyian aku duduk di meja sambil bercermin, ketika bercermin menatap mata sendiri dan berpikir untuk instropeksi diri, apa saja yang sudah aku lakukan dan akan melakukan apa untuk tahun baru ini. Membuka awal buku harian dan mengonsep dari awal. Dan saat flash back tersebut, airmata selalu jatuh membasahi pipi,apakah baik seperti itu, menangis dalam mengawali pergantian tahun. Dan suka menangis melihat kemeriahan yang terdengar. Tapi aku bersyukur dengan keadaan tahun baru seperti yang selalu aku lakukan ini. Tidak perlu pusing melihat ramainya kendaraan yang macet, tidak perlu kaget saat mendengar ledakan suara kembang api(soalnya aku suka kaget kalau ada suara ledakan), tidak perlu menghamburkan biaya.
Apa yang sebaiknya dilakukan saat tahun baru... Apa perlu Euforia untuk memeriahkannya...
Yach begitulah kegiatan tahun baru yang aku lakukan, mensyukuri dengan setiap keadaan, pasti selalu ada hikmah nantinya,apa yang terjadi itulah yang terbaik untuk hidup kita :)
Tips Untuk yang pergi merayakan tahun baru dipusat kota :
1. Harus Siap dengan kondisi jalanan yang pastinya macet.
2. Jangan lupa bawa jaket (takut kedinginan) atau jas hujan (takutnya hujan tiba-tiba).
3. Makan dulu atau jangan lupa makan sebelum pergi, takutnya nanti masuk angin dan kecapean,setidaknya kalo udah makan ada tenaga buat melakukan aktivitas.
4. Ati-ati main kembang apinya, jauhi kabel listrik, takut terjadi kebakaran.
5. Ati-ati main terompetnya, jangan membunyikan terompet sangat dekat dengan telinga, nanti bisa sakit pendengarannya.
Tips Untuk yang tidak pergi kemana-mana pada saat tahun baru :
1. Kumpul bersama keluarga nonton tv.
2. Kalau ada biaya, beli makanan untuk bakar-bakaran/barbaque-an atau beli ciki/cookies/cemilan apa pun,untuk memeriahkan walaupun dirumah
3. Bener-benar terasa banget tahun barunya untuk instropeksi diri
4. Kalau bosen nonton tv dan ga bisa beli makanan, denger radio.
5. Jika denger radio juga bosen, baca buku.
6. Jika semua aktivitas bosen dan bikin pusing, lebih baik kita tidur, kalo bangun nanti juga sudah tidak ada kemeriahan tahun baru lagi :D
Happy newyears wish you all the best... Have a great newyears
Semoga tahun baru ini lebih baik lagi,lebih dilimpahkan rezeki yang bermanfat, selalu sehat,selalu diberi kemudahan dan kelancaran dalam kehidupan,selalu dilindungi-Nya, dan ditunjukan jalan yang baik... Semoga bahagia selalu didunia maupun diakhirat,.. Amin
Keep Smile and Love
Salam Semangat dan Sabar
Dipenghujung Tahun-Nurina Utami
15/12/2009
Tuesday, December 01, 2009
AYAH
Dapat tulisan yang dibawah dari adik perempuan aku yang kedua.
aku tanya dapat darimana katanya dia juga dapat copas (copy paste) dari orang-lupa katanya. Cerita yang dibawah sedih banget, mana pas dia kasih lagi sedih tentang ayah lagi. Mana ayah lagi nganter adik perempuan aku yang nomor satu ke yogja.
Tambah sedihnya.
Ayah aku superhero aku, dialah sosok yang selalu kuat dimata aku. Padahal aku tahu sebenernya dia begitu lelah, tapi dia selalu berusaha tetap terlihat kuat didepan anak-anak maupun didepan ibu. Ayah tidak pernah marah. Baru marah ketika kita sudah melakukan kesalahan yang besar. Ayah selalu membating tulang dari pagi hingga malam hari, demi kesejahteraan keluarga kita. Waktu kecil aku suka pura-pura tidur didepan televisi, itu karena biar ayah menggendong aku sampai tempat tidur, padahal beliau baru pulang kerja. Ayah sosok yang suka becanda, tapi aku tau sebenarnya dia orang yang serius. Untuk orang yang tersinggung sama becandaan ayah aku, maafin yach, tapi coba dipikir walau ayah sebenarnya becanda, sebenernya dia menasehati hal yang baik, sebenernya beliau serius, tapi keseriusannya dibawa supaya santai. Ayah aku seorang polisi yang jujur, dia bener-bener bekerja buat melayani masyarakat sebaik mungkin. Walaupun ayah sudah tua, tapi ayah masih mau belajar, beliau berhasil menyelesaikan kuliah hukumnya, untuk menunjang profesinya,salut banget ama ayah. Ayah cuma dapat fasilitas dari kantor satu mobil kijang zaman dulu kijang sekitar tahun 90-an. Padahal kalau dilihat dari pangkat dan masa kerja yang telah dia lalui, aturan dia bisa aja mendapat fasilitas yang lebih, tapi beliau terlalu jujur, jadi tidak ingin menggunakan yang bukan miliknya. Aku ingin sekali membelikan ayah mobil yang bagus keluaran yang terbaru seperti avanza/inovva/apv/land cruiser, supaya mobil ayah lebih layak lagi, karena aku tau mobil yang sekarang itu koplingnya atau setirnya berat banget, mobilnya udah tua, tapi bersyukur masih bisa dipakai ampe ke yogja. Ayah sosok yang tidak pelit, kalau ada sesuatu yang kita mau, beliau pasti ingat dan membelikan, tapi itu kalau ada uangnya. kalau engga dia bilang : "ntar yach dibeliinnya, ayah lagi ga punya uang, coba lihat dompet ayah kosongkan" Ayah... Ayah... semoga ayah selalu sehat selalu, aku sedih banget kalau ayah sakit. Aku tau kalau ayah sakit, tapi ayah selalu kelihatan kuat didepan kita. Ayah selalu sabar dan tabah dalam menghadapi semua yang terjadi dikehidupan ini. Aku belajar dari beliau tentang hal ini. ketika ada HP anaknya yang hilang, beliau ga marah, beliau cuma bilang "Ya udah gpp, mungkin belum rezekinya, makanya lain kali yang rapih nyimpen HPnya,jangan sembarangan kalau taro HP. Kalau anaknya pulang dari acara apa sama pacar atau temannya. Beliau selalu menanti didepan Televisi sambil tiduran bahkan suka ketiduran, dan ketika kita udah pulang, baru beliau bangun pindah ketempat tidur, dan ga marah, cuma bilang : "abis darimana, udah makan belum"
Ayah, aku sayang ayah. Maafin aku ayah, aku anak yang ga baik, aku belum bisa berbuat apa-apa, aku belum bisa buat ayah bangga, aku belum bisa memberi apa yang ayah mau, aku belum bisa memberikan ayah mobil. aku belum jadi sarjana, aku belum bisa menggantikan ayah sebagai tulang punggung keluarga (karena aku anak pertama), ayah maafin aku, aku sayang ayah... Ayah semoga selalu dilindungi Allah SWT, diberi kesehatan, diberi rezeki. Amin Ayah TErimakasih Banyak ^_^
(untuk ibu aku juga sayang ibu, nanti aku tuliskan tentangmu)
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal.
aku tanya dapat darimana katanya dia juga dapat copas (copy paste) dari orang-lupa katanya. Cerita yang dibawah sedih banget, mana pas dia kasih lagi sedih tentang ayah lagi. Mana ayah lagi nganter adik perempuan aku yang nomor satu ke yogja.
Tambah sedihnya.
Ayah aku superhero aku, dialah sosok yang selalu kuat dimata aku. Padahal aku tahu sebenernya dia begitu lelah, tapi dia selalu berusaha tetap terlihat kuat didepan anak-anak maupun didepan ibu. Ayah tidak pernah marah. Baru marah ketika kita sudah melakukan kesalahan yang besar. Ayah selalu membating tulang dari pagi hingga malam hari, demi kesejahteraan keluarga kita. Waktu kecil aku suka pura-pura tidur didepan televisi, itu karena biar ayah menggendong aku sampai tempat tidur, padahal beliau baru pulang kerja. Ayah sosok yang suka becanda, tapi aku tau sebenarnya dia orang yang serius. Untuk orang yang tersinggung sama becandaan ayah aku, maafin yach, tapi coba dipikir walau ayah sebenarnya becanda, sebenernya dia menasehati hal yang baik, sebenernya beliau serius, tapi keseriusannya dibawa supaya santai. Ayah aku seorang polisi yang jujur, dia bener-bener bekerja buat melayani masyarakat sebaik mungkin. Walaupun ayah sudah tua, tapi ayah masih mau belajar, beliau berhasil menyelesaikan kuliah hukumnya, untuk menunjang profesinya,salut banget ama ayah. Ayah cuma dapat fasilitas dari kantor satu mobil kijang zaman dulu kijang sekitar tahun 90-an. Padahal kalau dilihat dari pangkat dan masa kerja yang telah dia lalui, aturan dia bisa aja mendapat fasilitas yang lebih, tapi beliau terlalu jujur, jadi tidak ingin menggunakan yang bukan miliknya. Aku ingin sekali membelikan ayah mobil yang bagus keluaran yang terbaru seperti avanza/inovva/apv/land cruiser, supaya mobil ayah lebih layak lagi, karena aku tau mobil yang sekarang itu koplingnya atau setirnya berat banget, mobilnya udah tua, tapi bersyukur masih bisa dipakai ampe ke yogja. Ayah sosok yang tidak pelit, kalau ada sesuatu yang kita mau, beliau pasti ingat dan membelikan, tapi itu kalau ada uangnya. kalau engga dia bilang : "ntar yach dibeliinnya, ayah lagi ga punya uang, coba lihat dompet ayah kosongkan" Ayah... Ayah... semoga ayah selalu sehat selalu, aku sedih banget kalau ayah sakit. Aku tau kalau ayah sakit, tapi ayah selalu kelihatan kuat didepan kita. Ayah selalu sabar dan tabah dalam menghadapi semua yang terjadi dikehidupan ini. Aku belajar dari beliau tentang hal ini. ketika ada HP anaknya yang hilang, beliau ga marah, beliau cuma bilang "Ya udah gpp, mungkin belum rezekinya, makanya lain kali yang rapih nyimpen HPnya,jangan sembarangan kalau taro HP. Kalau anaknya pulang dari acara apa sama pacar atau temannya. Beliau selalu menanti didepan Televisi sambil tiduran bahkan suka ketiduran, dan ketika kita udah pulang, baru beliau bangun pindah ketempat tidur, dan ga marah, cuma bilang : "abis darimana, udah makan belum"
Ayah, aku sayang ayah. Maafin aku ayah, aku anak yang ga baik, aku belum bisa berbuat apa-apa, aku belum bisa buat ayah bangga, aku belum bisa memberi apa yang ayah mau, aku belum bisa memberikan ayah mobil. aku belum jadi sarjana, aku belum bisa menggantikan ayah sebagai tulang punggung keluarga (karena aku anak pertama), ayah maafin aku, aku sayang ayah... Ayah semoga selalu dilindungi Allah SWT, diberi kesehatan, diberi rezeki. Amin Ayah TErimakasih Banyak ^_^
(untuk ibu aku juga sayang ibu, nanti aku tuliskan tentangmu)
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal.
Sunday, November 29, 2009
Mengingat Kapan Mulai Blogging
Ternyata Bulan November ini, blogspot aku ulang tahun yang ke-3.
Ga nyangka ternyata dari tahun 2006 aku sudah mengenal dunia blogging.
Tapi dari dulu ampe sekarang blog aku begini-begini aja. Jarang ada yang komen. Tulisan didalam blog ini juga masih berantakan. Nanti aku susun rapih. Antara blog buat lirik-lirik lagu kesukaan, dunia Islam, ama dunia kehidupanku. Pengen ditambah ama dunia bisnis tapi ga ngerti. Itu rencana dari pembaharuan blog aku, semoga segera terlaksana. Amin :)
Ga nyangka ternyata dari tahun 2006 aku sudah mengenal dunia blogging.
Tapi dari dulu ampe sekarang blog aku begini-begini aja. Jarang ada yang komen. Tulisan didalam blog ini juga masih berantakan. Nanti aku susun rapih. Antara blog buat lirik-lirik lagu kesukaan, dunia Islam, ama dunia kehidupanku. Pengen ditambah ama dunia bisnis tapi ga ngerti. Itu rencana dari pembaharuan blog aku, semoga segera terlaksana. Amin :)
Wednesday, November 04, 2009
Musik Handphone 2009
Lagu2 Opick,hadad alwi, sulis, naif, Ost. Twilight, Vierra(rasa ini, perih), anang feat KD, anang-separuh jiwaku pergi, krisdayanti (aku wanita biasa, menanti cinta, ya rahman ya rahim), ajai feat kd-perlu kamu, toophat feat dian sastro-alhamdulilah, peterpan (menghapus jejakmu, dilema besar, tak ada yang abadi,kisah cintaku, kota mati), ungu (tercipta untukku, dilema cinta), dcinnamons (galih dan ratna, loving you, kuyakin cinta), Melly (mungkin, takdir, ketika cinta bertasbih,butterfly) dee feat aqi alexa-peluk,malaikat juga tahu, BCL (pernah muda, aku tak mau sendiri,sunny), agnes -teruskanlah,nidji (sang mantan, laskar pelangi), dmasiv(jangan menyerah, everybody hurt, everyday i love you-boyzone,that is what friends are for, leona lewis-keep bleading love, white lion - when the children cry, terdiam-maliq, flanella-aku bisa,only time-enya,
Subscribe to:
Posts (Atom)