CLOCK


Mutiara Harian

Tuesday, August 27, 2013

Definisi Qadha’ Dan Qadar Serta Kaitan Di Antara Keduanya

Assalamualaikum...

Segala puji tak berujung mutlak hanya milik Allah, yang maha mengatur segala mahlukNya lagi menjamin rezki semua mahluk sehingga segala sesuatunya butuh dan berhajat kepada Allah.

Allah menciptakan dimensi ruang dan waktu, tidak terikat dan tidak bertempat pada suatu masa atau zaman, karena waktupun bagi Allah adalah mahluk yang tidak bisa berbuat apa-apa atas kehendak Allah.

Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi. maka semua mahluk adalah fakir dan hanya Allah saja yang Maha Kaya.

Allah adalah Raja diatas segala raja. "Yang meninggikan langit tanpa tiang" (Ar Ra'du 2) .yang Maha Kekal sebelum segala sesuatunya ada dan tetap kekal setelah segala sesuatunya binasa..

Shalawat dan Salam kepada Baginda Rasulullah SAW, Kekasih Allah juga para ahlul bait dan para sahabat2 beliau yang kita sebagai ummatnya, saudara seIman mereka di masa sekarang ini belum pernah melihatnya tapi tetap merasakan kehadirannya dan senantiasa merindukan perjumpaan dengannya.

Saudaraku seiman, Sebelum Allah menciptakan segala sesuatunya maka Allah menciptakan Qolam dan Qolam inilah yang menuliskan segala sesuatu yang akan terjadi di dunia yang Allah (melalui Qolam) menuliskan dalam kitab Lauh Mahfudz.

Sebuah daun yang jatuh, jumlah pasir di bumi, tetesan hujan, hingga bergesernya sebuah batu didasar laut sekalipun atas izin dan kehendak Allah, bahkan diamnya dari sebuah mahluk sekalipun atas izin dan kehendak Allah.

Arti Qada
Qadha’, menurut bahasa ialah: Hukum, ciptaan, kepastian dan penjelasan.
Asal (makna)nya adalah: Memutuskan, memisahkan, menen-tukan sesuatu, mengukuhkannya, menjalankannya dan menyelesaikannya.

Arti Qadar
 ,menurut istilah ialah: Ketentuan Allah yang berlaku bagi semua makhluk tanpa terkecuali, sesuai dengan ilmu Allah yang telah terdahulu dan dikehendaki oleh hikmah-Nya.

Allah maha mengetahui apa yang terdapat pada hati manusia dan walaupun seorang mahluk melahirkan apa yang ada di dalam hatinya atau pun menyembunyikannya, niscaya Allah swt akan membuat perhitungan dengan perbuatan tersebut. 

Kaitan Antara Qadha’ dan Qadar
1. Qadar ialah takdir, dan yang dimaksud dengan qadha’ ialah penciptaan, Qadha’ dan qadar adalah dua perkara yang beriringan, salah satunya tidak terpisah dari yang lainnya, karena salah satunya berkedudukan sebagai pondasi, yaitu qadar, dan yang lainnya berkedudukan sebagai bangunannya, yaitu qadha’.

2. Dikatakan pula sebaliknya, bahwa qadha’ ialah ilmu Allah yang terdahulu, yang dengannya Allah menetapkan sejak azali. Sedangkan qadar ialah terjadinya penciptaan sesuai timbangan perkara yang telah ditentukan sebelumnya.

3. Dikatakan, jika keduanya berhimpun, maka keduanya berbeda, di mana masing-masing dari keduanya mempunyai pengertian.

Allah Maha Pengasih lagi Maha penyayang, tidak ada satupun mahluk yang Allah ciptakan dengan jalan hidup yang bertujuan mendapat siksa api neraka, Allah memberikan kita pilihan hidup yang ingin kita lalui melalui Qada dan memberikan Qadar pada akhirannya.

Seperti halnya sebuah kalkulator yang manusia buat, ketika kita menekan angka 1, diikuti tanda + dan menekan angka 1, maka hasilnya adalah 2. kita menekan kedua-duanya angka 1 tapi hasilnya adalah 2.

Seperti halnya hidup kita, kita memilih tujuan hidup kita dan Allah memperlihatkan kepada kita hasil dari pilihan hidup yang telah kita pilih.

Dengan banyaknya ujian yang Allah datangkan untuk menguji kesetiaan kita kepada Allah maka Allah mengajarkan kita melalui perantara kekasih dan qalamNya untuk senantiasa diberikan petunjuk 5 kali dalam sehari.

"Tunjukilah kami jalan yang lurus" Al Fatihah : 6.
"Tunjukilah kami jalan yang lurus" Al Fatihah : 6.

"Dan barangsiapa yang menukar iman dengan kekafiran, maka sungguh orang itu telah sesat dari jalan yang lurus" Al Baqarah : 108.

"Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus" Al Baqarah : 142.


Rasulullah pun melarang kita untuk pasrah pada keadaan
"Tak seorangpun dari kamu kecuali telah tertulis tempatnya di
surga atau tempatnya di neraka" Kemudian (sahabat) bertanya : "Ya
Rasulullah, apakah kita tidak menyerah saja" (Dalam suatu riwayat disebutkan"Apakah kita tidak menyerah saja pada catatan kita dan meninggalkan amal").

Beliau menjawab: "Jangan, beramallah, setiap orang dipermudah (menuju takdirnya)". (Dalam suatu riwayat disebutkan : "Beramallah, karena setiap orang dipermudah menuju sesuatu yang telah diciptakan untuknya").

Kemudian beliau membaca ayat : "Adapun orang yang memberi dan bertaqwa dan membenarkan kebaikan, maka Aku akan mempermudahnya menuju kemudahan. Adapun orang yang bakhil dan menumpuk kekayaan dan mebohongkan kebaikan, maka Aku akan mempermudahnya menuju kesulitan".

Takdir manusia Pasti mati tetapi umur yang panjang bergantung kepada amal manusia dan menghubungkan silaturahim.

Rezeqi manusia sudah Allah jamin, tapi jalan dari bertambahnya rezeqi tergantung dari jalan yang kita pilih.

Qada dan Qadar adalah sesuatu yang mutlak harus kita imani sebagai seorang muslim, karena dalam Qada dan Qadar ini Allah mengajarkan kepada kita untuk senantiasa mengingatkan kita bahwa kita ini adalah mahluk yang lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa tanpa izin dan kehendakNya, Qada dan Qadar juga mengajarkan kepada kita untuk tidak mudah putus asa dari Rahmat Allah.

Segala yang berlaku adalah dari Allah semuanya. Kita hanya mampu berusaha dan berdoa akan tetapi Allah Taala jualah yang Maha Berkuasa yang menuntukan segala sesuatu itu.

Saudaraku seiman, saya tidak pernah bermaksud menulis artikel ini untuk mendapat pujian apalagi berkeinginan untuk mengajari saudara-saudaraku seiman yang berada dalam halaman ini, karena saya yakin pengetahuan saya masih sangat sedikit dibandingkan saudara-saudaraku yang ada di halaman ini.

Menulis artikel-artikel ini saya hanya memohon semoga Allah menguatkan iman saya dan bisa menggugurkan kewajiban saya dalam meyampaikan Ayat-ayat Allah dan Hadits Rasulullah.

Mohon maaf jika terdapat kekurangan pada artikel ini karena ada benarnya datangnya dari Allah dan adapun kesalahan yang terdapat pada artikel ini datangnya dari kebodohan dan kekurangan dari ilmu saya pribadi.

..Subhanallah wabihamdi AsyaduAllahilaha Illallah Anta Astagfiruka wa'atubu Ilaik Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..




DEFENISI QADHA DAN QADAR SERTA KAITAN DI ANTARA KEDUANYA
Oleh
Syaikh Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd
PERTAMA : QADAR
Qadar, menurut bahasa yaitu: Masdar (asal kata) dari qadara-yaqdaru-qadaran, dan adakalanya huruf daal-nya disukunkan (qa-dran). [1]
Ibnu Faris berkata, “Qadara: qaaf, daal dan raa’ adalah ash-sha-hiih yang menunjukkan akhir/puncak segala sesuatu. Maka qadar adalah: akhir/puncak segala sesuatu. Dinyatakan: Qadruhu kadza, yaitu akhirnya. Demikian pula al-qadar, dan qadartusy syai’ aqdi-ruhu, dan aqduruhu dari at-taqdiir.” [2]
Qadar (yang diberi harakat pada huruf daal-nya) ialah: Qadha’ (kepastian) dan hukum, yaitu apa-apa yang telah ditentukan Allah Azza wa Jalla dari qadha’ (kepastian) dan hukum-hukum dalam berbagai perkara
.
Takdir adalah: Merenungkan dan memikirkan untuk menyamakan sesuatu. Qadar itu sama dengan Qadr, semuanya bentuk jama’nya ialah Aqdaar. [3]
Qadar, menurut istilah ialah: Ketentuan Allah yang berlaku bagi semua makhluk, sesuai dengan ilmu Allah yang telah terdahulu dan dikehendaki oleh hikmah-Nya. [4]
Atau: Sesuatu yang telah diketahui sebelumnya dan telah tertuliskan, dari apa-apa yang terjadi hingga akhir masa. Dan bahwa Allah Azza wa Jalla telah menentukan ketentuan para makhluk dan hal-hal yang akan terjadi, sebelum diciptakan sejak zaman azali. Allah Subhanahu wa Ta’ala pun mengetahui, bahwa semua itu akan terjadi pada waktu-waktu tertentu sesuai dengan pengetahuan-Nya dan dengan sifat-sifat ter-tentu pula, maka hal itu pun terjadi sesuai dengan apa yang telah ditentukan-Nya. [5]
Atau: Ilmu Allah, catatan (takdir)-Nya terhadap segala sesuatu, kehendak-Nya dan penciptaan-Nya terhadap segala sesuatu tersebut.
KEDUA : QADHA’
Qadha’, menurut bahasa ialah: Hukum, ciptaan, kepastian dan penjelasan.
Asal (makna)nya adalah: Memutuskan, memisahkan, menen-tukan sesuatu, mengukuhkannya, menjalankannya dan menyele-saikannya. Maknanya adalah mencipta. [6]
Kaitan Antara Qadha’ dan Qadar
1. Dikatakan, bahwa yang dimaksud dengan qadar ialah takdir, dan yang dimaksud dengan qadha’ ialah penciptaan, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala
“Maka Dia menjadikannya tujuh langit… .” [Fushshilat: 12]
Yakni, menciptakan semua itu.
Qadha’ dan qadar adalah dua perkara yang beriringan, salah satunya tidak terpisah dari yang lainnya, karena salah satunya berkedudukan sebagai pondasi, yaitu qadar, dan yang lainnya berkedudukan sebagai bangunannya, yaitu qadha’. Barangsiapa bermaksud untuk memisahkan di antara keduanya, maka dia bermaksud menghancurkan dan merobohkan bangunan tersebut. [7]
2. Dikatakan pula sebaliknya, bahwa qadha’ ialah ilmu Allah yang terdahulu, yang dengannya Allah menetapkan sejak azali. Sedangkan qadar ialah terjadinya penciptaan sesuai timbangan perkara yang telah ditentukan sebelumnya. [8]
Ibnu Hajar al-Asqalani berkata, “Mereka, yakni para ulama mengatakan, ‘Qadha’ adalah ketentuan yang bersifat umum dan global sejak zaman azali, sedangkan qadar adalah bagian-bagian dan perincian-perincian dari ketentuan tersebut.’” [9]
3. Dikatakan, jika keduanya berhimpun, maka keduanya berbeda, di mana masing-masing dari keduanya mempunyai pengertian sebagaimana yang telah diutarakan dalam dua pendapat sebelumnya. Jika keduanya terpisah, maka keduanya berhimpun, di mana jika salah satu dari kedunya disebutkan sendirian, maka yang lainnya masuk di dalam (pengertian)nya.
[Disalin dari kitab Al-Iimaan bil Qadhaa wal Qadar, Edisi Indoensia Kupas Tuntas Masalah Takdir, Penulis Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd, Penerjemah Ahmad Syaikhu, Sag. Penerbit Pustaka Ibntu Katsir]
__________
Foote Note
[1]. An-Nihaayah fii Ghariibil Hadiits, Ibnu Atsir, (IV/22).
[2]. Mu’jam Maqaayiisil Lughah, (V/62) dan lihat an-Nihaayah, (IV/23).
[3]. Lihat, Lisaanul ‘Arab, (V/72) dan al-Qaamuus al-Muhiith, hal. 591, bab qaaf - daal - raa’.
[4]. Rasaa-il fil ‘Aqiidah, Syaikh Muhammad Ibnu ‘Utsaimin, hal. 37.
[5]. Lawaami’ul Anwaar al-Bahiyyah, as-Safarani, (I/348).
[6]. Lihat, Ta-wiil Musykilil Qur-aan, Ibnu Qutaibah, hal. 441-442. Lihat pula, Lisaanul ‘Arab, (XV/186), al-Qaamuus, hal. 1708 bab qadhaa’, dan lihat, Maqaa-yiisil Lughah, (V/99).
[7]. Lisaanul ‘Arab, (XV/186) dan an-Nihaayah, (IV/78).
[8]. Al-Qadhaa’ wal Qadar, Syaikh Dr. ‘Umar al-Asyqar, hal. 27.
[9]. Fat-hul Baari, (XI/486).
[10]. Lihat, ad-Durarus Sunniyyah, (I/512-513).
Courtesy of almanhaj.or.id

Sumber :

Oleh : Posted by Bustamam Ismail 

Pengertian Qadha dan Qadar Menurut bahasa  Qadha memiliki beberapa pengertian yaitu: hukum, ketetapan,pemerintah, kehendak, pemberitahuan, penciptaan. Menurut istilah Islam, yang dimaksud dengan qadha adalah ketetapan Allah sejak zaman Azali sesuai dengan iradah-Nya tentang segala sesuatu yang berkenan dengan makhluk. Sedangkan Qadar arti qadar menurut bahasa adalah: kepastian, peraturan, ukuran. Adapun menurut Islam qadar perwujudan atau kenyataan ketetapan Allah terhadap semua makhluk dalam kadar dan berbentuk tertentu sesuai dengan iradah-Nya. Firman Allah: lihat Al-Qur’an on line di google
Artinya: yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya(QS .Al-Furqan ayat 2).
Untuk memperjelas pengertian qadha dan qadar, berikut ini dikemkakan contoh. Saat ini Abdurofi melanjutkan pelajarannya di SMK. Sebelum Abdurofi lahir, bahkan sejak zaman azali Allah telah menetapkan, bahwa seorang anak bernama Abdurofi akan melanjutkan pelajarannya di SMK. Ketetapan Allah di Zaman Azali disebut Qadha. Kenyataan bahwa saat terjadinya disebut qadar atau takdir. Dengan kata lain bahwa qadar adalah perwujudan dari qadha.
2. Hubungan antara Qadha dan Qadar
Pada uraian tentang pengertian qadha dan qadar dijelaskan bahwa antara qadha dan qadar selalu berhubungan erat . Qadha adalah ketentuan, hukum atau rencana Allah sejak zaman azali. Qadar adalah kenyataan dari ketentuan atau hukum Allah. Jadi hubungan antara qadha qadar ibarat rencana dan perbuatan.
Perbuatan Allah berupa qadar-Nya selalu sesuai dengan ketentuan-Nya. Di dalam surat Al-Hijr ayat 21 Allah berfirman, yang artinya sebagai berikut: lihat Al-Qur’an on line di google
Artinya ” Dan tidak sesuatupun melainkan disisi kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.”
Orang kadang-kadang menggunakan istilah qadha dan qadar dengan satu istilah, yaitu
Qadar atau takdir. Jika ada orang terkena musibah, lalu orang tersebut mengatakan, ”sudah takdir”, maksudnya qadha dan qadar.
3.Kewajiban beriman kepada dan qadar
Diriwayatkan bahwa suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh seorang laki-laki yang berpakaian serba putih , rambutnya sangat hitam. Lelaki itu bertanya tentang Islam, Iman dan Ihsan. Tentang keimanan Rasulullah menjawab yang artinya: Hendaklah engkau beriman kepada Allah, malaekat-malaekat-Nya, kitab-kitab-Nya,rasul-rasulnya, hari akhir dan beriman pula kepada qadar(takdir) yang baik ataupun yang buruk. Lelaki tersebut berkata” Tuan benar”. (H.R. Muslim)
Lelaki itu adalah Malaekat Jibril yang sengaja datang untuk memberikan pelajaran agama kepada umat Nabi Muhammad SAW. Jawaban Rasulullah yang dibenarkan oleh Malaekat Jibril itu berisi rukun iman. Salah satunya dari rukun iman itu adalah iman kepada qadha dan qadar. Dengan demikian , bahwa mempercayai qadha dan qadar itu merupakan hati kita. Kita harus yakin dengan sepenuh hati bahwa segala sesuatu yang terjadi pada diri kita, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan adalah atas kehendak Allah.
Sebagai orang beriman, kita harus rela menerima segala ketentuan Allah atas diri kita. Di dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman yang artinya: ” Siapa yang tidak ridha dengan qadha-Ku dan qadar-Ku dan tidak sabar terhadap bencana-Ku yang aku timpakan atasnya, maka hendaklah mencari Tuhan selain Aku. (H.R.Tabrani)
Takdir Allah merupakan iradah (kehendak) Allah. Oleh sebab itu takdir tidak selalu sesuai dengan keinginan kita. Tatkala takdir atas diri kita sesuai dengan keinginan kita, hendaklah kita beresyukur karena hal itu merupakan nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Ketika takdir yang kita alami tidak menyenangkan atau merupakan musibah, maka hendaklah kita terima dengan sabar dan ikhlas. Kita harus yakin, bahwa di balik musibah itu ada hikmah yang terkadang kita belum mengetahuinya. Allah Maha Mengetahui atas apa yang diperbuatnya.
4.Hubungan antara qadha dan qadar dengan ikhtiar
Iman kepada qadha dan qadar artinya percaya dan yakin dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menentukan tentang segala sesuatu bagi makhluknya. Berkaitan dengan qadha dan qadar, Rasulullah SAW bersabda yang artinya sebagai berikut yang artinya
Sesungguhnya seseorang itu diciptakan dalam perut ibunya selama 40 hari dalam bentuk nuthfah, 40 hari menjadi segumpal darah, 40 hari menjadi segumpal daging, kemudian Allah mengutus malaekat untuk meniupkan ruh ke dalamnya dan menuliskan empat ketentuan, yaitu tentang rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya, dan (jalan hidupny) sengsara atau bahagia.” (HR.Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud).
Dari hadits di atas dapat kita ketahui bahwa nasib manusia telah ditentukan Allah sejak sebelum ia dilahirkan. Walaupun setiap manusia telah ditentukan nasibnya, tidak berarti bahwa manusia hanya tinggal diam menunggu nasib tanpa berusaha dan ikhtiar. Manusia tetap berkewajiban untuk berusaha, sebab keberhasilan tidak datang dengan sendirinya.
Janganlah sekali-kali menjadikan takdir itu sebagai alasan untuk malas berusaha dan berbuat kejahatan. Pernah terjadi pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, seorang pencuri tertangkap dan dibawa kehadapan Khalifah Umar. ” Mengapa engkau mencuri?” tanya Khalifah. Pencuri itu menjawab, ”Memang Allah sudah mentakdirkan saya menjadi pencuri.”
Mendengar jawaban demikian, Khalifah Umar marah, lalu berkata, ” Pukul saja orang ini dengan cemeti, setelah itu potonglah tangannya!.” Orang-orang yang ada disitu bertanya, ” Mengapa hukumnya diberatkan seperti itu?”Khalifah Umar menjawab, ”Ya, itulah yang setimpal. Ia wajib dipotong tangannya sebab mencuri dan wajib dipukul karena berdusta atas nama Allah”.
Mengenai adanya kewajiban berikhtiar , ditegaskan dalam sebuah kisah. Pada zaman nabi Muhammad SAW pernah terjadi bahwa seorang Arab Badui datang menghadap nabi. Orang itu datang dengan menunggang kuda. Setelah sampai, ia turun dari kudanya dan langsung menghadap nabi, tanpa terlebih dahulu mengikat kudanya. Nabi menegur orang itu, ”Kenapa kuda itu tidak engkau ikat?.” Orang Arab Badui itu menjawab, ”Biarlah, saya bertawakkal kepada Allah”. Nabi pun bersabda, ”Ikatlah kudamu, setelah itu bertawakkalah kepada Allah”.
Dari kisah tersebut jelaslah bahwa walaupun Allah telah menentukan segala sesuatu, namun manusia tetap berkewajiban untuk berikhtiar. Kita tidak mengetahui apa-apa yang akan terjadi pada diri kita, oleh sebab itu kita harus berikhtiar. Jika ingin pandai, hendaklah belajar dengan tekun. Jika ingin kaya, bekerjalah dengan rajin setelah itu berdo’a. Dengan berdo’a kita kembalikan segala urusan kepada Allah kita kepada Allah SWT. Dengan demikian apapun yang terjadi kita dapat menerimanya dengan ridha dan ikhlas.
Mengenai hubungan antara qadha dan qadar dengan ikhtiar ini, para ulama berpendapat, bahwa takdir itu ada dua macam :
1.Takdir mua’llaq: yaitu takdir yang erat kaitannya dengan ikhtiar manusia. Contoh seorang siswa bercita-cita ingin menjadi insinyur pertanian. Untuk mencapai cita-citanya itu ia belajar dengan tekun. Akhirnya apa yang ia cita-citakan menjadi kenyataan. Ia menjadi insinyur pertanian. Dalam hal ini Allah berfirman: lihat Al-Qur’an on line di google
Artinya: Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. ( Q.S Ar-Ra’d ayat 11)
2.Takdir mubram; yaitu takdir yang terjadi pada diri manusia dan tidak dapat diusahakan atau tidak dapat di tawar-tawar lagi oleh manusia. Contoh. Ada orang yang dilahirkan dengan mata sipit , atau dilahirkan dengan kulit hitam sedangkan ibu dan bapaknya kulit putih dan sebagainya.
B.Hikmah Beriman kepada Qada dan qadar
Dengan beriman kepada qadha dan qadar, banyak hikmah yang amat berharga bagi kita dalam menjalani kehidupan dunia dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat. Hikmah tersebut antara lain:
1.Melatih diri untuk banyak bersyukur dan bersabar
Orang yang beriman kepada qadha dan qadar, apabila mendapat keberuntungan, maka ia akan bersyukur, karena keberuntungan itu merupakan nikmat Allah yang harus disyukuri. Sebaliknya apabila terkena musibah maka ia akan sabar, karena hal tersebut merupakan ujian
Firman Allah: lihat Al-Qur’an on line di google
Artinya:”dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah( datangnya), dan bila ditimpa oleh kemudratan, maka hanya kepada-Nya lah kamu meminta pertolongan. ”( QS. An-Nahl ayat 53).
2.Menjauhkan diri dari sifat sombong dan putus asa
Orang yang tidak beriman kepada qadha dan qadar, apabila memperoleh keberhasilan, ia menganggap keberhasilan itu adalah semata-mata karena hasil usahanya sendiri. Ia pun merasa dirinya hebat. Apabila ia mengalami kegagalan, ia mudah berkeluh kesah dan berputus asa , karena ia menyadari bahwa kegagalan itu sebenarnya adalah ketentuan Allah.
Firman Allah SWT: lihat Al-Qur’an on line di google
Artinya: Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir. (QS.Yusuf ayat 87)
Sabda Rasulullah: yang artinya” Tidak akan masuk sorga orang yang didalam hatinya ada sebiji sawi dari sifat kesombongan.”( HR. Muslim)
3.Memupuk sifat optimis dan giat bekerja
Manusia tidak mengetahui takdir apa yang terjadi pada dirinya. Semua orang tentu menginginkan bernasib baik dan beruntung. Keberuntungan itu tidak datang begitu saja, tetapi harus diusahakan. Oleh sebab itu, orang yang beriman kepada qadha dan qadar senantiasa optimis dan giat bekerja untuk meraih kebahagiaan dan keberhasilan itu.
Firaman Allah: lihat Al-Qur’an on line di google
Artinya : Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS Al- Qashas ayat 77)
4.Menenangkan jiwa
Orang yang beriman kepada qadha dan qadar senangtiasa mengalami ketenangan jiwa dalam hidupnya, sebab ia selalu merasa senang dengan apa yang ditentukan Allah kepadanya. Jika beruntung atau berhasil, ia bersyukur. Jika terkena musibah atau gagal, ia bersabar dan berusaha lagi.lihat Al-Qur’an on line di google
Artinya : Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang tenang lagi diridhai-Nya. Maka masuklah kedalam jamaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah kedalam sorga-Ku.( QS. Al-Fajr ayat 27-30)

Tuesday, August 20, 2013

Chicken Maryland

Bahan untuk saus Maryland 

1. Keju parmesan 10gr
2. Garam 3gr
3. Lada 3gr
4. Mentega 20gr
5. Smoked beef dopotng slice 30gr
6. Bawang putih dicincang 10gr
7. Whipped cream 100ml
8. Susu cair 200gr
Cara Memasak 

1. Setelah dad ayam di fillet beri bumbu garam dan lada.
2. Campurkan tepung terigu 100gr, susu cair 100ml, air 50ml aduk jadi satu, setelah itu celupkan dada ayam fillet.
3.Goreng perlahan hingga warna agak kuning bukan sampai terlalu coklat.

Cara membuat saus maryland 

1. Panaskan mentega
2. Tumis bawang putih dan smoked beef slice
3. Masukkan susu cair dan whipped cream, aduk rata, masak hingga mengental.
4. Beri garam, lada dan keju parmesan, lalu diaduk rata.
5. Siram ke atas dada ayam yang sudah digoreng.

Dengan resep baru dari Berrykitchen semoga akan semakin menambah variasi dalam menu, tentunya agar tidak bosan dengan menu ayam yang biasa. Selamat mencoba ya dan jangan lupa untuk klik dan order di Berrykitchen 

Friday, June 28, 2013

Kumpulan Kata Mutiara dari http://www.al-habib.info

Tanggal 28062013 : Wahai anakku! Jagalah ucapanmu! Sesungguhnya diantara perkataan itu ada yang lebih tajam daripada sabetan pedang, lebih berat daripada batu besar, lebih pahit daripada empedu dan lebih dalam menusuk hati daripada tusukan jarum yang sangat halus sekalipun.

(Salah seorang ahli hikmah berwasiat kepada salah seorang anaknya)

Tidaklah sesat suatu kaum setelah mereka mendapatkan hidayah, melainkan karena terlalu banyak berdebat.

(HR Ahmad dan Tirmidzi)

Tuesday, June 11, 2013

Jodoh Pasti Bertemu-Afgan Syah Reza

Andai engkau tahu betapa ku mencintaSelalu menjadikanmu isi dalam doaku
Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pintaKu pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmuKu berhenti mengharapkanmuJika aku memang tercipta untukmuKu kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Andai engkau tahu betapa ku mencintaSelalu menjadikanmu isi dalam doakuKu tahu tak mudah menjadi yang kau pintaKu pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya
Jika aku bukan jalanmuKu berhenti mengharapkanmuJika aku memang tercipta untukmuKu kan memilikimu, jodoh pasti bertemu
Jika aku (jika aku) bukan jalanmuKu berhenti mengharapkanmuJika aku memang tercipta untukmuKu kan memilikimu
(jika aku bukan jalanmu)Ku berhenti mengharapkanmuJika aku memang tercipta untukmuKu kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Sumber : http://lirik.kapanlagi.com/artis/afgan_syah_reza/jodoh_pasti_bertemu

Pesan Cinta -Afgan Syah Reza

Merah pipi iniSaat ku lihat dirinyaMungkinkah ini yang dinamakan cinta

Malu hati iniSaat ku tatap wajahnyaMungkinkah ini yang dinamakan cinta

Tapi ku malu'Tuk mengatakanPada dirinya

Oh Tuhan, tolong aku sampaikanPesan ini padanyaAgar dia tahu bahwa kiniAku jatuh cintaOh Tuhan, bantu aku temukanCara tuk mendapatkan diaKarena kini ku t'lah jatuh cinta

Malu hati iniSaat ku tatap wajahnyaMungkinkah ini yang dinamakan cinta

Tapi ku malu'Tuk mengatakanPada dirinya

Oh Tuhan, tolong aku sampaikanPesan ini padanyaAgar dia tahu bahwa kiniAku jatuh cintaOh Tuhan, bantu aku temukanCara tuk mendapatkan diaKarena kini ku t'lah jatuh cinta

Tapi ku maluPada dirinya

Tolong aku sampaikanPesan ini padanyaAgar dia tahu bahwa kiniAku jatuh cintaOh Tuhan, bantu aku temukanCara tuk mendapatkan diaKarena kini ku t'lah jatuh cinta
Sumber : http://lirik.kapanlagi.com/artis/afgan_syah_reza/pesan_cinta

Note : Gara-gara Ka Nila Pagi-pagi setel lagu ini dikostan, jadi berbunga-bunga dan semangat @^_^@

Wednesday, May 29, 2013

Gaji Besar Itu Tidak Penting

Sebentar lagi adik saya akan menjadi sarjana S1. Saya jadi teringat masa-masa awal lulus kuliah. Masa itu adalah periode yang sarat dengan gengsi. Kami yang lulus bersama berlomba-lomba melamar ke perusahaan bergengsi. Bagi yang mendapat panggilan kerja dari perusahaan bonafid, tanpa berkata-kata, setiap gerak-geriknya seperti berkata , "Gue berhasil nih!" Dan gengsi ini pun terus terbawa  hingga kini. Tidak hanya melulu soal gaji, apa yang kita “punya” juga menjadi satu indikator status sosial di masyarakat modern saat ini.

Namun apakah gaji yang besar menjamin bahwa kondisi keuangan seseorang itu sehat?

Saya beberapa kali menemukan kondisi keuangan seseorang atau keluarga yang kurang sehat. Gaji mereka seakan-akan selalu kurang dan hampir tidak memiliki tabungan. Apakah mereka orang yang bergaji hanya sedikit di atas UMP? Bukan. Kebanyakan dari kelompok ini justru adalah orang-orang yang memiliki akses sangat baik ke lembaga keuangan. Sayangnya kemudahan akses tersebut seringkali disalahgunakan. Mereka menganggap fasilitas seperti kartu kredit adalah “dana tambahan”, bukannya sekadar alat bantu pembayaran. Jika watak ini dikombinasikan dengan sifat konsumtif yang tinggi, fasilitas tadi mampu membenamkam seseorang ke dalam kolam utang.

Ada juga kisah pribadi atau keluarga dengan penghasilan cukup, yang mampu menjadi tuan atas uang yang dia miliki. Keluarga ini memiliki dana darurat, mampu menyiapkan dana pensiun untuk masa tua, dan siap membayar uang pangkal dan SPP sekolah anak-anak mereka saat diperlukan.

Kualitas kehidupan seseorang atau keluarga bukan tercermin dari penghasilannya, namun dari pengelolaan keuangannya.

Sebelum bergerak maju merencanakan keuangan lebih lanjut, ada baiknya Anda berhenti sejenak dan melakukan review seperti apa kondisi keuangan saat ini. Salah satu yang bisa digunakan adalah rasio keuangan. Rasio keuangan bisa dibuat jika terdapat data keuangan seperti laporan net worth (berisi nilai aset dan utang) serta laporan cashflow (berisi pendapatan dan pengeluaran keluarga). Kejujuran Anda dalam membuat laporan net worth dan cashflow adalah kunci keakuratan perhitungan rasio keuangan. Dengan begitu Anda tahu dari mana harus mulai menata keuangan.

Rasio keuangan yang pertama adalah debt-service ratio atau rasio pembayaran cicilan utang. Rumusnya adalah sebagai berikut:


Debt Service Ratio adalah rasio pembayaran cicilan setiap bulannya. Di bagian total cicilan utang bulanan bisa dimasukkan cicilan KPR, cicilan kendaraan bermotor, cicilan kartu kredit, dan cicilan lainnya. Kondisi keuangan dikatakan sehat jika nilainya dibawah 35%. 

Contohnya, Andi saat ini memiliki pendapatan bulanan sebesar Rp5 juta, lalu dia ambil cicilan motor sebesar Rp1,5 juta per bulan dan ada cicilan kartu kredit sebesar Rp500 ribu per bulan. Dengan total cicilan sebesar Rp2 juta, berarti debt service ratio Andi adalah sebesar 40%. Bisa dikatakan Andi kondisi keuangannya kurang sehat. 

Rasio keuangan yang kedua adalah saving ratio atau rasio menabung. Rumusnya sebagai berikut:


Saving ratio mengukur potensi menabung yang bisa dilakukan. Tabungan bulanan maksudnya adalah tabungan rutin bulanan yang sudah rutin dilakukan, sedangkan sisa cashflow  bulanan biasanya adalah surplus antara pendapatan bulanan dan total pengeluaran bulanan yang mungkin belum teralokasikan. 

Contohnya, Keluarga Danang saat ini memiliki pendapatan gabungan (suami + istri) sebesar Rp10 juta, tabungan rutin Rp500 ribu, dan pengeluaran rutin lainnya sebesar Rp8,5j uta termasuk cicilan utang KPR. Jika dihitung cashflow-nya, terdapat sisa sebesar Rp1j uta. Berarti keluarga Danang memiliki saving ratio sebesar 15%.  Dari pengukuran saving ratio bisa dikatakan kondisi keuangan keluarga Danang sehat.

Ada beberapa rasio keuangan lainnya selain dua rasio keuangan di atas, namun dari kedua rasio keuangan tersebut, Anda bisa membuat acuan untuk mengambil keputusan keuangan. Debt service ratio bisa kita jadikan patokan untuk berpikir apakah kondisi keuangan Anda masih sehat jika mengambil kredit atau pinjaman tambahan. Sedangkan saving ratio bisa dijadikan patokan apakah dengan meningkatnya gaji, diikuti pula dengan peningkatan rasio uang yang ditabung. Jangan-jangan kenaikan gaji habis dimakan oleh kenaikan biaya hidup atau peningkatan lifestyle. 

Saya pernah bertemu orang yang bergaji Rp30 juta, tapi menyisihkan Rp3 juta per bulan saja sulit sekali. Di lain waktu, saya juga bertemu keluarga muda yang berpenghasilan gabungan Rp12 juta dan mampu menyisihkan 41% dari gajinya untuk investasi bulanan. 

Jadi, sekarang sudah bukan jamannya lagi bertanya, “Berapa besar gaji lo?” melainkan “Berapa besar yang bisa disisihkan untuk masa depan?”.

Jerry
Independent Financial Planner
Quantum Magna Financial
QM Financial



Info : http://id.she.yahoo.com/gaji-besar-itu-tidak-penting-110224708.html

Sunday, May 12, 2013

Cara-cara Mengatasi Perut Buncit

Oleh Lauren Tumas Schumacher

Saatnya ucapkan selamat tinggal perut buncit! Perut buncit (yang diakibatkan terperangkapnya cairan di antara sel tubuh Anda) bisa muncul akibat buruknya pencernaan, terlalu banyak natrium, juga menstruasi. Tapi tenang, para ahli bilang, sepanjang Anda menjaga makan, maka perut buncit bisa dihindari. Berita bagus, bukan?

Air dengan perasan lemon

Ketika buncit, banyak orang justru mengurangi minum, padahal yang harusnya mereka lakukan justru sebaliknya. David Grotto, penulis buku kesehatan, mengatakan bahwa menahan air adalah cara tubuh kita menghindari dehidrasi. Jika Anda mengalami perut buncit, itulah waktunya untuk menekan air keluar. Meminum air dengan perasan lemon akan membantu mengurangi jumlah garam yang ditahan dalam tubuh. Pastikan minum langsung dari gelas, jangan dengan sedotan supaya Anda tidak memasukkan udara ekstra.

Seledri

Selama bertahun-tahun, seledri telah digunakan untuk mengobati pencernaan dan mengendalikan gas di usus karena kandungan kimianya terkenal mampu mengurangi pemerangkapan cairan. “Seledri punya kandungan air dan sistem detoksifikasi, yang bisa membantu mengeluarkan racun di tubuh,” kata Grotto. Selain seledri, sayuran lain yang juga bermanfaat adalah ketimun, peterseli, dan tumbuhan berdaun hijau lainnya. Ingat, sayuran yang dimasak lebih mudah dicerna ketimbang yang masih mentah.

Semangka

Semua jenis melon sebenarnya bermanfaat bagi tubuh, tetapi semangka mengandung 92 persen air. Menurut Grotto, semangka juga punya sifat diuretik (membuat ingin kencing) dan sumber kalium. “Keseimbangan natrium dan kalium itu penting dalam mengendalikan perut buncit,” katanya. Cobalah mencampurkan lemon, timun, semangka, dan rosemary untuk membuat perut rata. (Tapi jangan kaget sekiranya Anda jadi sering mengunjungi toilet setelah minum campuran ini.)

Rosemary dan kunyit

Rosemary telah lama digunakan sebagai obat mulai dari sakit kepala, sakit gigi, hingga tekanan darah tinggi. Tapi tanaman ini juga ampuh mengurangi gas di usus dan membantu pencernaan, kata Jackie Newgent, seorang ahli gizi kuliner. Saran dia, masukkan rosemary ke dalam teh, atau kombinasikan dengan seledri atau peterseli. Di Asia, kunyit terkenal sebagai penghilang sakit dan radang. Kunyit juga bisa melawan sakit perut dan perut buncit, kata Newgent.

Kacang-kacangan dan lentil

Kebanyakan pasien berperut buncit yang datang ke Grotto terlalu banyak mengonsumsi natrium dan kekurangan kalium serta serat. Lentil, dengan kandungan serat yang tinggi, adalah pilihan yang bagus. Newgent menambahkan, kacang-kacangan mengandung estrogen dan protein tinggi, sehingga bisa mengurangi buncit karena menstruasi.

Yoghurt
Banyak orang sensitif terhadap laktosa, jadi lebih baik meminum yoghurt daripada susu. Apalagi yoghurt yang punya kultur aktif di dalamnya. “Yoghurt sudah setengah dicerna, dan gula susu di dalamnya sudah pecah, sementara di susu tidak begitu, sehingga bisa menciptakan gas dan buncit,” kata Newgent.

Tip mencegah buncit selamanya:
Untuk membuat perut Anda rata setiap hari, inilah saran Grotto dan Newgent:

1)    Kurang pasokan natrium dan pilihlah makanan segar, jangan makanan dalam kemasan.
2)    Batasi alkohol. Ketika Anda minum alkohol, Anda bisa dehidrasi, sehingga tubuh berusaha menahan cairan.
3)    Untuk buncit karena sembelit (konstipasi), fokuslah pada makanan yang menahan air.
4)    Gaya hidup Anda bisa berpengaruh. Pastikan Anda tidak kurang tidur, dan habiskan 30 menit sehari berolahraga supaya cairan bergerak dalam tubuh Anda.
5)    Kunjungi dokter bila buncit Anda tidak hilang juga.


Sumber : http://id.she.yahoo.com/cara-cara-mengatasi-perut-buncit-091742538.html

MENABUNG

Sudahkah Anda menabung?

Seberapa besar Anda menabung?

Seberapa sering Anda menabung?

Anda tidak pernah menabung?

Mungkin pertanyaan terakhir yang paling keras terdengar. Faktanya hanya 50% masyarakat di Indonesia yang cukup familiar dengan dunia perbankan dan lembaga keuangan.

Penduduk Indonesia cenderung konsumtif, fakta ini diambil dari total konsumsi dibagi dengan pendapatan nasional. Malahan  masih ada yang awam dengan produk keuangan seperti tabungan ataupun deposito.

Apa yang terlintas pertama kali mendengar kata tabungan ?
Peti Uang, Simpanan, Dompet, Celengan, Keruntung.

Menurut Undang-undang No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan, tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan /atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.

Bahasa mudahnya dapat disimpulkan bahwa tabungan adalah produk simpanan di bank yang penyetoran maupun penarikannya dapat dilakukan kapan saja. Saat ini, tabungan tidak hanya digunakan sebagai sarana menyimpan uang, tetapi juga ditambah dengan fasilitas lain seperti debet, ATM, transfer, dan lain sebagainya.

Jika dicermati dari fungsi dan tujuannya maka tabungan dapat didefinsikan sebagai berikut:
1. Penyisihan sebagian hasil pendapatan sebagai cadangan hari tua (dana pensiun).
2. Sebagai alat untuk melakukan transaksi bisnis atau usaha (individu/ kelompok).

Sesuai dengan perkembangan jamannya maka tabungan sudah dibuat jauh lebih mudah dengan hadirnya:
1. Buku tabungan
2. Slip penarikan
3. ATM (Anjungan Tunai Mandiri)
4. Sarana lainnya (Formulir Transfer, Internet Banking, Mobile Banking, dll)

Bagaimana sistem perhitungan dalam penilaian bunga tabungan itu sendiri?
Perhitungan Bunga Tabungan adalah sebagai berikut:

a. Metode Saldo Terendah.
Besarnya bunga tabungan dihitung dari jumlah saldo terendah pada bulan laporan, dikalikan dengan suku bunga per tahun kemudian dikalikan dengan jumlah hari pada bulan laporan dan dibagi dengan jumlah hari dalam satu tahun.
Misalnya untuk menghitung bunga pada bulan Mei, maka besarnya bunga dihitung: Bunga tabungan = (bunga %) x (jumlah hari pada bulan Mei/365) x (saldo terendah pada bulan Mei)

b. Metode Perhitungan Bunga Berdasarkan Saldo Rata-rata.
Pada metode ini, bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan, dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut.

c. Metode Perhitungan Bunga Berdasarkan Saldo Harian.
Pada metode ini bunga dihitung dari saldo harian. Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya.

Maka hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memiliki tabungan adalah:

1. Sebelum Anda menabung, tanyakan metode perhitungan bunga yang diberlakukan oleh bank tersebut.

2. Suku bunga tabungan dapat berubah sewaktu-waktu, karena itu suku bunga ini disebut suku bunga mengambang atau floating rate.

3. Beberapa bank menetapkan suku bunga tabungan tetap untuk jangka waktu tertentu (fixed rate).

4. Atas bunga tabungan yang diperoleh, akan dikenakan pajak sesuai ketentuan berlaku.

Sudah mulai mengenal dan mengetahui tabungan? Kini marui cermati lebih dalam akan kelebihan dan kelemahannya.
Kelebihan:
- Tidak memerlukan dana yang besar untuk membuka rekening awal di bank, karena rata-rata setoran awalnya kecil. Bahkan ada bank yang mensyaratkan setoran awal hanya Rp25.000
- Tabungan juga memberi bunga yang memungkinkan dana Anda dapat terus berkembang.
- Tabungan bersifat cair/likuid. Kapan saja Anda dapat mengambil simpanan Anda.
- Saat ini produk tabungan di bank juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti Kartu ATM, Kartu Debet, bahkan asuransi.
- Produk tabungan biasanya dilengkapi dengan buku tabungan sehingga memudahkan Anda mengetahui jumlah saldo terakhir. Jika tidak ada buku tabungan, bank biasanya akan mengirimkan laporan transaksi bulanan.

Kelemahan:
- Bunga tabungan biasanya kecil, sehingga dana Anda lambat perkembangannya.
- Dikenai biaya administrasi tiap bulannya.

Happy investing!

Yudit Yunanto
Independent Financial Planner
Quantum Magna Financial

www.qmfinancial.com

Sumber : http://id.she.yahoo.com/yang-perlu-diperhatikan-sebelum-buka-tabungan-091416702.html

Friday, April 05, 2013

Ketika Tangan dan Kaki Berkata

Akan datang hari
Mulut dikunci
Kata tak ada lagi

Akan tiba masa
Tak ada suara
Dari mulut kita

Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya

Tidak tahu kita
Bila harinya
Tanggungjawab tiba

Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Mata hati kami
Luruskanlah
Kukuhkanlah
Dijalan cahaya
Sempurna

Mohon karunia
Kepada kami
Hamba-Mu yang hina

Lagu: Chrisye
Lirik: Taufiq Ismail

Tuesday, March 26, 2013

COBALAH MENGERTI

Aku tak kanPernah berhentiAkan terus memahamiMasih terus berfikirBila harus memaksaAtau berdarah untukmuApapun itu asalkanMencoba menerima
Dan kamu hanyaPerlu terimaDan tak harus memahamiDan tak harus berfikirHanya perlu mengertiAku bernafas untukmuJadi tetaplah di siniDan mulai menerimaku
Chorus:Cobalah mengertiSemua ini mencari artiSelamanya takkan berhentiInginkan rasakanRindu ini menjadi satuBiar waktu memisahkan

Monday, February 04, 2013

Allah Maha Mengetahui


bismillah..
jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yg sepertinya sia-sia
Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha..

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih
Allah SWT sudah menghitung air matamu..

Ketika kau berfikir bahawa hidupmu sedang menunggu sesuatu danw aktu terasa berjalan begitu saja
Allah SWT sedang menunggu bersamamu..

Ketika kau berfikir bahwa kau sudah mencuba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi
Allah SWT sudah punya jawapannya..

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan
Allah SWT dapat menenangkanmu..

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelefon
Allah SWT selalu berada disampingmu..

Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang
Allah SWT mempunyai cinta dan kasih sayang..
Yang lebih besar dari segalanya dan Dia telah menciptakan seseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu kelak..

[Al Hadiid:3]
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al Baqarah:29]
Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al Ahzab:54]
Jika kamu melahirkan sesuatu atau menyembunyikannya, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al Hujuraat:16]
Katakanlah: "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu, padahal Allah mengetahui apa yang di langit dan apa yang di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu?"

[An Nuur:35]
Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al Ahzab:40]
Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al Mujaadilah:7]
Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.

[An Nuur:64]
Ketahuilah sesungguhnya kepunyaan Allahlah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada di dalamnya. Dan (mengetahui pula) hati (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha mengehui segala sesuatu.

[An Nisaa':32]
Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[At Taghaabun:11]
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Asy Syuura:12]
Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

[At Taubah:115]
Dan Allah sekali-kali tidak akan menyesatkan suatu kaum, sesudah Allah memberi petunjuk kepada mereka sehingga dijelaskan-Nya kepada mereka apa yang harus mereka jauhi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al Baqarah:231]
Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu mereka mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan cara yang ma'ruf, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang ma'ruf (pula). Janganlah kamu rujuki mereka untuk memberi kemudharatan, karena dengan demikian kamu menganiaya mereka. Barangsiapa berbuat demikian, maka sungguh ia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah permainan, dan ingatlah nikmat Allah padamu, dan apa yang telah diturunkan Allah kepadamu yaitu Al Kitab dan Al Hikmah. Allah memberi pengajaran kepadamu dengan apa yang diturunkan-Nya itu. Dan bertakwalah kepada Allah serta ketahuilah bahwasanya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al Anbiyaa':81]
Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al Fath:26]
Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mukmin dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat-takwa dan adalah mereka berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al Anfaal:75]
Dan orang-orang yang beriman sesudah itu kemudian berhijrah serta berjihad bersamamu maka orang-orang itu termasuk golonganmu. Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Al 'Ankabuut:62]
Allah melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[Saba':47]
Katakanlah: "Upah apapun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu. Upahku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."

[Al Baqarah:282]
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

[An Nisaa':176]
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah: "Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki dan perempuan, maka bahagian seorang saudara laki-laki sebanyak bahagian dua orang saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.




Allah Maha Melihat (Bashor)
 
PenglihatanNya bisa menembus langit dan bumi.
“Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ´arsy Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” [Al Hadiid 4]

Dia bisa melihat semut hitam yang berjalan di atas batu hitam di langit yang kelam.
Tak ada selembar daun pun yang jatuh ke bumi tanpa Allah melihatnya. Tidak pula daun kering atau basah kecuali Allah melihatnya.
“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” [Al An’aam 59]

Allah bisa melihat meski itu hanya sebesar dzarrah.
(Luqman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” [Luqman 16]

Ini beda dengan manusia yang penglihatannya terbatas. Bahkan pada umur 70 tahun ke atas, pandangan manusia rabun bahkan ada yang buta karena katarak atau penyakit mata lainnya.
Pandangan manusia pun terbatas.
Manusia tidak bisa melihat tengkuknya sendiri.
Ada yang pernah melihat tengkuknya sendiri?
Manusia juga tidak bisa melihat jantungnya sendiri.
Saat meleng atau pun tidur, manusia tidak dapat melihat. Sementara Allah selalu Melihat kapan saja dan di mana saja.

Benda yang jauh pun manusia tidak bisa melihatnya.
Padahal pandangan Allah meliputi bumi hingga langit ke 7.
“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” [Al Hujuraat 18]
Penglihatan Allah berbeda dengan penglihatan makhlukNya:
“…Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” [Al Ikhlas 4]

Tidak ada satu pun yang menyerupai Allah karena Allah jauh berbeda dengan makhluqnya (Mukhollafatuhu lil hawaadits)
Subhanallah.
Allah Maha Melihat!

Karena itu jika kita ingin berbuat jahat seperti korupsi, mencuri, mencopet, dan sebagainya, ingatlah: meski tidak ada orang yang tahu, tapi Allah melihat perbuatan kita.Allah melihat kita setiap saat. Allah melihat kita di setiap waktu!
Yakinlah selalu meski tidak ada orang lain yang melihat perbuatan jahat kita, namun Allah selalu melihatnya.

Begitu pula malaikat Roqib dan ‘Atid yang ada di sisi kanan dan kiri kita mencatat perbuatan kita. Kelak perbuatan kita akan dibalas oleh Allah SWT.
“…Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” [Al Baqarah 233]
“…Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala apa yang kamu kerjakan.” [Al Baqarah 237]
“…Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.” [Al Mu'min 44]

Dari ceramah Ustad Dayat ditambah-tambah sedikit dengan pikiran saya….
Di bawah ada beberapa tulisan yang mudah-mudahan makin menambah keimanan kita:
Allah Maha Melihat
Abu Bakar r.a. Ketika menjadi khalifah kerapkali menginspeksi keadaan rakyatnya dan wilayahnya sampai ke pelosok negeri hanya dengan berjalan kaki. Hingga pada suatu hari ia berjalan ke padang rumput dekat pegunungan. Udara sangat sejuk tapi tenggorokannya kering kehausan. Dilihatnya seorang penggembala sedang menggembalakan dombanya. Abu Bakar pun memanggilnya, bermaksud meminta air.

“Hai penggembala! Penggembala!”, teriaknya sambil melambaikan tangan.
“Ada apa, tuan? Ada perlu apa denganku?” jawab penggembala sambil mendatangi Abu Bakar r.a.
“Aku kehausan, mungkin engkau bisa memberiku air susu untukku. Aku ingin membeli susu dari domba gembalaanmu. Aku lelah berjalan seharian dan tenggorokanku kering. Mungkin air susu domba ini dapat menyegarkan badan dan menghilangkan dahagaku.” kata Abu Bakar r.a.
“Maaf, tuan. Aku hanya penggembala. Domba-domba ini bukan milikku. Pemiliknya ada di balik gunung itu. Aku tidak dapat bertransaksi dengan tuan. Namun, jika tuan kehausan dan ingin mendapatkan air susu domba ini, tuan boleh mengambilnya. Nanti aku akan memintakan izin pada pemiliknya atau kupotongkan upahku untukmu.”jawab penggembala.

Abu Bakar terkesan dengan kebaikan hati sang penggembala, ia ingin menguji iman sang penggembala.
“Hai penggembala, bagaimana jika kubeli saja domba yang gemuk ini. Satu ini saja. Ini uangnya. Ambillah.” desak Abu Bakar r.a.
“Maaf tuan, domba ini bukan milikku, aku hanya menggembalakannya. Jika tuan ingin membelinya, aku akan mengantar tuan ke pemiliknya.” kata penggembala sambil mengembalikan uangnya.

“Tapi kau kan dapat mewakilinya. Begini saja, kubeli domba ini dan ini uangnya. Katakan saja pada pemiliknya dombanya hilang atau dimakan serigala. Bukankah daerah ini banyak serigala? Lagipula dengan banyaknya domba pemiliknya tidak akan tahu telah kehilangan seekor. apa pemiliknya menghitung setiap hari? Ambillah, akan kubawa domba ini. Tak akan ada yang tahu.” desak Abu Bakar r.a. lagi.

“Tuan benar. Tak akan ada seorang pun yang tahu kecuali kita. Dan serigala memang banyak berkeliaran di daerah ini. Majikanku juga tidak pernah menghitung jumlah dombanya. Semuanya dipercayakan padaku.” jawab penggembala. “Tapi tuan, katakan padaku, dimanakah Allah? Yang Maha Melihat, Maha Mendengar, Yang Selalu Mengawasi dan Yang Tak Pernah Tidur? Dimanakah Allah, wahai tuan?”

Abu Bakar tersenyum, sangat terkesan dengan jawaban penggembala itu. Hatinya terharu, tak menyangka di tengah padang rumput, di balik gunung, ada seseorang yang begitu agung dan teeguh imannya. Gembira hatinya menyaksikan kualitas iman rakyatnya meski berada di pelosok negeri.

Sesungguhnya denyut hati yang tersirat atau bisikan di tengah kegelapan malam, semuanya selalu dalam pengawasanNya..
Subhanallah………………………by diding
http://didingwk.wordpress.com/2009/05/15/allah-maha-melihat

Allah Maha Melihat
Suatu hari, seorang guru meminta tiga muridnya untuk menyembelih tiga ekor ayam ditempat yang berbeda dan yang tidak terlihat oleh siapapun. Ketiga muridnya pun langsung membawa ayamnya masing-masing dan berlari ketempat yng mereka perkirakan tidak ada yang melihat.

Murid pertama pergi ke puncak gunung. Disana, ia melihat tidak ada satupun yang melihat perbuatannya. Lalu dengan cepat, ia menyembelih ayam tersebut. Setelah selesai, ia segera kembali menghadap gurunya.
Murid kedua pergi ke gua. Setelah merasa tidak ada seorangpun melihatnya ia segera menyembelih ayamnya dan segera menghadap gurunya.

Sementara itu, murid ketiga tampak kebingungan. Ia berlari kesana kemarimencari tempat yang dimaksud gurunya. Lama ia mencari namun tak kunjung menemukan tempat tersebut. Ia segera menghadap gurunya.
Setelah ketiganya sampai, guru mereka meminta laporan hasil tugas yang yang ia berikan. Murid pertama segera melaporkan bahwa dia telah berhasil menyembelih ayam tersebut dan yakin tidak ada yang melihatnya. Begitu juga murid kedua, dia melaporkan bahwa berhasil menyembelih ayamnya di gua dan tidak seorangpun melihatnya saat itu. Sementara murid ketiga, tidak dapat memberikan laporannya. Sang guru bertanya kepadanya, ” Muridku, apa kamu sudah melaksanakan tugasmu?”
Si murid menjawab,” Maaf guru, saya tidak dapat melaksanakan tugas yang diperintahkan.”
Sang guru bertanya lagi, “Kamu bisa memebrikan alasannya?”
“Saya tidak bisa menyembelih ayam ditempat yang tidak terlihat oleh siapapun karena yang saya tahu ditempat manapun dibumi ini selalu diawasi dan terlihat oleh Allah.”
Mendengar jawaban muridnya sang guru tersenyum dan berkata, ” Kamu benar muridku, tidak ada tempat didunia ini yang tidak dalam pengawasan Allah, Allah Maha Melihat.
Allah Maha Melihat apapun yang dilakukan oleh makhluknya didunia ini.”
( Multiple inteligences For Islamic Teaching )

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

http://uyuni.multiply.com/reviews/item/6?&show_interstitial=1&u=%2Freviews%2Fitem


Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2010/05/04/allah-maha-melihat-bashor/


Sumber :
1. http://epilogseorangan-nisa.blogspot.com/2011/08/allah-maha-mengetahui.html
2. http://pembinaanpribadi.blogspot.com/2012/12/allah-maha-melihat-bashor.html
3. http://detakhidup.blogspot.com/2009/03/allah-maha-mengetahui-segala-sesuatu.html
4. http://asysyariah.com/bisa-jadi-kamu-benci-sesuatu-tapi-itu-baik-bagimu.html

Saturday, November 24, 2012

Obrolan Kost : UMR (Upah Minimum Regional)-Komunis

Setelah membicarakan redenominasi, kami membahas UMR (Upah Minimum Regional).
Menurut berita yang terbaru, Gubernur baru Jakarta, Jokowi akan menaikan UMR di daerah Jakarta. Yang saya kurang mengetahui apakah UMR itu berdasarkan tingkat pendidikan atau dipukul rata semua pekerja UMRnya segitu(ada yang bisa menjelaskan, karena tidak dibahas dalam obrolan).
Mba Vonney cerita, ada pembatu rumah tangga temen kantornya, yang minta di gaji berdasarkan UMR yang baru. Nah kan, apa UMR itu pukul rata, kenapa tidak berdasarkan pendidikan yang mereka raih, bukan maksud membeda-bedakan, tapi kan masa disamakan.
Apapun itulah, semua kebijakan ada disetiap perusahaan. Tetap saja para pekerja membutuhkan upah untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Menurut obrolan, kalau upah kerja para pekerja meningkat, itu berdampak pada perusahaan yang dikelola. Contoh perusahaan asing yang membuat lapangan kerja diIndonesia, nanti karena upah kerja pekerja pada naik, itu membuat pengeluaran perusahaan menaik, dan mau ga mau perusahaan mengambil solusi, pindah penanaman modal kenegara lain yang upah tenaga kerjanya lebih minim. Dampaknya nanti perusahaan bisa menutup perusahaannya dan peningkatan pengangguran. Yang bisa mengakibatkan tingkat kriminalitas juga meningkat. Karena menurut info, upah di China atau filipina itu jauh lebih rendah. Kenapa barang buatan China, biayanya jauh lebih murah, karena mereka mempekerjkan anak kecil juga (menurut cerita). Mereka memproduksi barang dan jasa dengan biaya serendah-rendahnya. Hampir diseluruh negara pasti ada. Barang buatan China.
Menurut cerita yang kami bahas, dulu china itu komunis, karena semua aset(rumah beserta isinya, tanah, dll), kekayaan alamnya milik pemerintah, rakyatnya harus siap-siap diusir dari rumahnya oleh pemerintahnya. Saya jadi ingat novel yang saya baca minggu kemarin "Kisah Oei Hui Lan" kisah seorang anak perempuan yang bapaknya pengusaha tebu/gula, rempah2 yang sebelumnya kakeknya diusir oleh pemerintah China, akhirnya dia ke Indonesia, Semarang. Setelah di Indonesia dia memulai bekerja sampai akhirnya mempunyai usaha sendiri dan menjadi orang terkaya di asia. Oei Hui Lan meninggal tahun 1992.
Betapa hebatnya kekayaan diIndonesia, yang bisa membuat orang yang bekerja keras menjadi kaya raya.

Selanjutnya kami membahas tentang Komunis, menurut cerita Negara komunis itu enaknya adalah semuanya disamain (maksudnya adalah jika 1 orang sekolah sampai SMA, yang lain sekolah juga sampai SMA), apa yang dibawa dari luar negaranya tidak boleh masuk ke negara tersebut. Tapi Ga enaknya, katanya semua diatur dan pemiliknya adalah pemerintahnya.

Senangnya obrolan malam ini nambah pengetahuan. Semoga Bermanfaat.

Salam,
Nurina Utami

Obralan DiKostan : Redenominasi(1)

Malam ini anak kostan kumpul ngobrol-ngobrol, entah kenapa langsung membahas masalah redenominasi. Kata Redenominasi sepertinya saya bahas karena setelah membaca berita dari link yang didapat dari kakak senior waktu kuliah, berikut linknya : http://finance.detik.com/read/2012/11/21/105948/2096746/5/agus-marto-siap-sosialisasikan-redenominasi-rupiah-rp-1000-jadi-rp-1
Dilink tersebut rencana sosialisasi pemerintah yang akan me-redenominasi-kan mata uang.
Dapat pengetahuan dari mba Vonney (temen kostan), ada temennya di Rumania, kakeknya dulunya kaya raya, dia menyimpan uang dirumahnya, karena belum ada Bank, kalau dibayangkan benar-benar seperti Paman Gober salah satu tokoh kartun dari Walt Disney dalam film anak-anak Donald Duck. Sang kakek tersebut tinggal dipelosok negaranya. Dulu Rumania negara komunis, sekarang sudah berubah jadi liberal. Sang kakek yang tinggal pelosok, tidak mengenal Bank dan menyimpan uangnya dalam karung. Saat sudah liberal barulah sang kakek mengenal adanya bank, untuk itu sang kakek berniat memindahkan uang yang ada dalam satu kamar tersendiri ke bank. Tapi apa yang terjadi uang yang sebanyak itu yang sudah dikumpulkan, ditolak sama bank karena sudah tidak ada nilainya, menurut mba vonney ya itu semacam redenominasi yang terjadi. Sang kakek hanya menerima hal itu sebagai cobaan. Kenapa harus ada redenominasi? Katanya biar nol salam nilai uang tidak terlalu banyak, emang sudah sebanyak apa angka nol yang telah dimiliki. Kan bisa menggunakan ilmu matematika yang 10 pangkat berapa jumlah nolnya. Aneh kenapa harus kembali ke zaman dulu, yang nilai mata uangnya ada 5 sen, 1 sen, nanti muncul lg donk uang Rp.25.

Salam,
Nurina Utami

Puisi : Tanah Surga Katanya

anah Surga .. katanya

Bukan lautan hanya kolam susu .. katanya.
Tapi kata kakekku, hanya orang-orang kaya yang bisa minum susu.

Kail dan jala cukup menghidupimu, tiada badai tiada topan kau temui .. katanya.
Tapi kata kakekku, ikannya diambil nelayan-nelayan asing.

Ikan dan udang datang menghampirimu .. katanya.
Tapi kata kakekku, ssstt.. ada udang di balik batu.

Orang bilang tanah kita tanah surga .. katanya.
Tapi kata dokter intel, yang punya surga cuma pejabat-pejabat.

Tongkat kayu dan batu jadi tanaman .. katanya.
Tapi kata dokter intel, kayu-kayu kita dijual ke negara tetangga.

Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman .. katanya.
Tapi kata kakekku, belum semua rakyatnya sejahtera, banyak pejabat yg menjual kayu dan batu untuk membangun surganya sendiri.

Puisi dalam film "Tanah Surga .. katanya"

Catatan Saya :
Film tentang perbatasan indonesia dengan malaysia dikalimantan, dimana masyarakat disana rasa Nasionalisme terhadap Indonesia jadi sedikit. Hmm, Jangankan yang dipelosok, yang dikota pun sudah menurun rasa Nasionalismenya. Tapi tenang walaupun munurun pasti akan tetap mencintai tanah ini, tanah air Indonesia...

Salam,
Nurina Utami