CLOCK


Mutiara Harian

Friday, September 18, 2009

Percikan Iman dan Taqwa (1)

Terkait kepastian, bahwa manusia pasti mati, sebagaimana dalam ayat 185 Ali Imran dan 49 Yunus, tapi bukan lalu lemah amal, karena kehidupan adalah sarana amal. Rasul Muhammad SAW bersabda :'' jangan ada diantaramu yang mengharapkan mati, jangan pula berdoa agar mati sebelum ajalnya datang, ketahuilah bahwa seorang yang mati putus segala amalnya, dan bahwa seorang mukmin yang bertambah umurnya menambah juga kebaikannya.'' Doa Nabi Saw. : Ya Allah hidupkan kami selagi hidup itu baik bagi kami, dan matikan kami, jika itu yang baik bagi kami.'' (Muslim II/468, syirkah Ma'arif, Bandung)
Terkait seorang mukmin harus tabah dan husnudzon atas musibah yang dialaminya, lihat ayat 155-157 Albaqarah dan 22-23 Al Hadid. Sabda Nabi : '' Tiada seorang muslim yang terkena musibah melainkan sebagai kifarat (tebusan) atas dosanya, walaupun ia hanya terkena duri.'' (Muslim II/428, syirkah Ma'arif, Bandung)
Seorang mukmin harus berharap selalu akan rahmat-NYa dan jangan malas, lemah apalagi putus asa. Lihat ayat 87 Yusuf, 4 Maryam dan 104 An-Nisaa. Rasul Saw. Berdoa minta perlindungan : ''Ya Allah aku berlindung dengan-Mu dari gelisah, sedih, lemah, malas, penakut, kikir, terjerat hutang, dan dibawah pengaruh seseorang.'' (bukhari IV/108, Syrkah Ma'arif, Bandung)
Terkait samudra rahmat-Nya dan ampunan-Nya sebagaimana tertera diberbagai ayat. Sabda Nabi, Rasul pilihan-Nya :'' Sungguh Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia membuka lebar-lebar tangan rahmat-Nya di siang hari untuk menerima tobat hamba-Nya yang salah di malam hari, dan membuka tangan rahmat-Nya dimalam hari untuk menerima tobat hamba-Nya yang salah di siang hari, sampai matahari terbit dari tempat tenggelamnya (kiamat).,, (Muslim II, hlm 496, Syirkah Ma'arif, Bandung)
Terkait keharusan menjauhkan rasa benci, iri dan buruk sangka. Lihat ayat 12 dan 10 Al- Hujaraat, dan 10 Al-Hasyr. Rasul Sae bersAbda :'' Hindari olehmu jauh-jauh prasangka buruk. Prangka buruk adalah kebohongan tertinggi, jangan kau mereka-reka dan memata-matai orang lain, jangan saling mendengki, jangan saling membelakangi, jangan saling membenci, jadilah hamba Allah yang bersaudara.'' (bukhari IV/60, syirkah Ma'arif, Bandung)
Terkait anjuran Alquran tentang pentingnya menyambung hak-hak rahim. Lihat ayat 1,26 AnNisaa, 26 Al Isra, 180 Albaqarah, 14 Luqman dan ayat-ayat yang semakna. Rasul bersabda :'' Barangsiapa yang ingin berusia panjang hendaknya menyambung kasih sayang(silahtuhrahmi).'' (Bukhari IV/49, Syirkah Ma'arif, Bandung).
Terkait ayat-ayat sujud, sabda Nabi : '' Saat terdekat seorang hamba dengan Tuhannya adalah ketika ia bersujud, maka perbanyaklah berdoa. (Muslim I, 201, Syirkah Ma'aris, Bandung)

(sumber : Alquran yang dari UII 2009/1430 H)

No comments:

Post a Comment